Connect With Us

Pelatih Persita Sebut Pemain PSS Dapat Tekanan dari Suporter

Fahrul Dwi Putra | Senin, 28 Oktober 2024 | 11:05

PSS Sleman melawan Persita Tangerang dalam laga pekan ke-9 BRI Liga 1 2024-2025 yang berlangsung di Stadion Manahan, Solo, pada Minggu, 27 Oktober 2024, sore. (@TangerangNews / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com- Persita Tangerang berhasil mencatat kemenangan atas PSS Sleman dengan skor 2-1 dalam laga pekan ke-9 BRI Liga 1 2024-2025 yang berlangsung di Stadion Manahan, Solo, pada Minggu, 27 Oktober 2024, sore. 

Kemenangan ini diperoleh melalui gol bunuh diri dari Ifan Nanda di menit ke-2, diikuti tendangan bebas dari Javlon Guseynov pada menit ke-15. 

PSS hanya mampu membalas satu gol pada babak kedua lewat sundulan Gustavo Tocantins di menit ke-74 yang berawal dari umpan Dominikus Dion.

Usai pertandingan, pelatih Persita, Fabio Lefundes, mengakui bahwa pertandingan melawan PSS tidaklah mudah. 

Dukungan langsung suporter PSS justru menjadi tekanan bagi tim tuan rumah, terutama setelah kebobolan dua gol cepat. Menurut Fabio, situasi ini membuat Persita harus bermain lebih bertahan menghadapi serangan demi serangan dari PSS.

Ia juga menjelaskan bahwa sejak awal timnya sudah siap menghadapi laga berat ini, mengingat PSS baru saja memenangkan pertandingan sebelumnya dan mendapat dukungan penuh dari suporter. 

"Tapi saya bicara ke pemain sebelum pertandingan kalau kita cetak gol di awal nanti penonton akan memberi tekanan kepada PSS," lanjut Fabio.

Di sisi lain, pelatih asal Brasil ini pun berharap pada pertandingan selanjutnya, Persita bisa bermain di depan suporter sendiri saat melawan Malut United. 

Fabio mengungkapkan, situasi seperti pertandingan tandang yang terus-menerus dilakoni Persita sejak awal musim membuat pemain merasa jenuh.

"Sekarang sudah ada waktu main di kandang dan kami akan beristirahat lalu siap bermain," tutupnya.

KOTA TANGERANG
Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau Bisa Picu Sesak Napas, Ini Penjelasan Dokter Tangerang

Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau Bisa Picu Sesak Napas, Ini Penjelasan Dokter Tangerang

Selasa, 8 September 2026 | 19:47

Paparan abu vulkanik Gunung Anak Krakatau (GAK) yang sempat menyebar di Kota Tangerang Sejak Minggu 6 September 2026 patut diwaspadai, terutama karena partikel abu dapat masuk ke saluran pernapasan dan mengganggu kesehatan.

TOKOH
KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

Senin, 7 September 2026 | 15:29

‎Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.

KAB. TANGERANG
Pemkab Tangerang Kaji Kondisi Abu Vulkanik, Kepastian Sekolah Tatap Muka Diputuskan Besok

Pemkab Tangerang Kaji Kondisi Abu Vulkanik, Kepastian Sekolah Tatap Muka Diputuskan Besok

Selasa, 8 September 2026 | 21:10

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang terus mengkaji serta memantau perkembangan sebaran abu vulkanik akibat erupsi Gunung Anak Krakatau (GAK).

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill