Refleksi 1 Tahun Kepemimpinan Gubernur Banten: Sebuah Surat Terbuka
Kamis, 5 Februari 2026 | 20:38
Dalam balutan seminar nasional itu, Anda memamerkan angka 60 ribu siswa sekolah gratis seolah-olah itu adalah tiket emas menuju surga kesejahteraan.
TANGERANGNEWS.com- Persita Tangerang berhasil menghindari kekalahan di pekan ke-10 BRI Liga 1 2024/25 setelah menahan imbang Malut United FC dengan skor 1-1.
Laga yang berlangsung di Stadion Pakansari, Bogor, pada Senin, 4 November 2024, sore itu sempat membuat Pendekar Cisadane harap-harap cemas usai tim tamu justru memimpin jalannya pertandingan.
Pertandingan dimulai dengan gol cepat dari Malut United di awal babak pertama. Yakob Sayuri memanfaatkan momen dari bola mati dan menyundul umpan Tahar ke gawang Persita, membuat timnya unggul 1-0.
Meski Persita berusaha membalas serangan melalui upaya dari Irsyad Maulana, peluang tersebut belum membuahkan hasil.
Hingga istirahat turun minum, Malut United masih unggul 1-0. Pelatih Persita Fabio Lefundes, merespons situasi ini dengan melakukan beberapa pergantian pemain di babak kedua untuk meningkatkan tekanan.
Penjaga gawang Kurniawan Kartika Ajie menjadi salah satu kunci pertahanan Persita usai melakukan penyelamatan-penyelamatan krusial, seperti menggagalkan tembakan Jorge Correa dan spekulasi jarak jauh dari Yance Sayuri.
Di tengah ketegangan akhir pertandingan, usaha Persita akhirnya terbayar pada menit ke-91. Marios Ogkmpoe, yang masuk sebagai pemain pengganti, berhasil menyambut umpan silang dari Muhammad Toha dengan tandukan yang mengoyak jala gawang Malut United.
Di menit-menit akhir, Kartika Ajie kembali melakukan aksi dua penyelamatan penting dengan menggagalkan peluang Rifal Lastori dan sundulan Tatsuro Nagamatsu. Skor imbang 1-1 bertahan hingga peluit panjang dibunyikan.
Tambahan satu poin dari hasil imbang ini membawa Persita mengoleksi 15 poin dan menduduki posisi ke-8 klasemen sementara.
Pelatih Persita Tangerang Fabio Lefundes mengakui bahwa permainan tim saat itu tidak berjalan sesuai rencana, terlebih Pendekar Cisadane malah kebobolan lebih dulu.
"Kita terlalu banyak memberikan ruang bagi mereka dalam melakukan transisi. Dan di babak kedua kita melakukan pergantian pemain, yang merupakan aspek taktikal," ujar Lefundes dalam sesi konferensi pers.
Pelatih asal Brasil ini menambahkan, timnya sempat menghadapi tantangan besar akibat absennya beberapa pemain kunci yang cedera selama sepekan terakhir.
"Selama sepekan ada sedikit kesulitan yang kita alami, kalian bisa melihat sendiri pemain yang kita turunkan hari ini," ujarnya.
TODAY TAGDalam balutan seminar nasional itu, Anda memamerkan angka 60 ribu siswa sekolah gratis seolah-olah itu adalah tiket emas menuju surga kesejahteraan.
Nama Habib Bahar bin Smith kembali muncul dalam kasus perkara hukum. Ulama kontroversial ini ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan penganiayaan terhadap seorang anggota Barisan Ansor Serbaguna (Banser) di wilayah Cipondoh,
Komisi X DPR RI menyoroti sejumlah masalah di Banten. Fokus utama pada tingginya angka pemuda dalam kategori NEET atau tidak bekerja (not in employment), tidak bersekolah (education) dan tidak mengikuti pelatihan (training).
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews