Connect With Us

Nyaris Kalah, Persita Tahan Imbang Malut United 1-1

Fahrul Dwi Putra | Selasa, 5 November 2024 | 11:14

Persita Tangerang vs Malut United dalam BRI Liga 1 2024/2025 di Stadion Pakansari, Bogor, Senin, 4 November 2024. (@TangerangNews / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com- Persita Tangerang berhasil menghindari kekalahan di pekan ke-10 BRI Liga 1 2024/25 setelah menahan imbang Malut United FC dengan skor 1-1. 

Laga yang berlangsung di Stadion Pakansari, Bogor, pada Senin, 4 November 2024, sore itu sempat membuat Pendekar Cisadane harap-harap cemas usai tim tamu justru memimpin jalannya pertandingan.

Pertandingan dimulai dengan gol cepat dari Malut United di awal babak pertama. Yakob Sayuri memanfaatkan momen dari bola mati dan menyundul umpan Tahar ke gawang Persita, membuat timnya unggul 1-0. 

Meski Persita berusaha membalas serangan melalui upaya dari Irsyad Maulana, peluang tersebut belum membuahkan hasil.

Hingga istirahat turun minum, Malut United masih unggul 1-0. Pelatih Persita Fabio Lefundes, merespons situasi ini dengan melakukan beberapa pergantian pemain di babak kedua untuk meningkatkan tekanan. 

Penjaga gawang Kurniawan Kartika Ajie menjadi salah satu kunci pertahanan Persita usai melakukan penyelamatan-penyelamatan krusial, seperti menggagalkan tembakan Jorge Correa dan spekulasi jarak jauh dari Yance Sayuri.

Di tengah ketegangan akhir pertandingan, usaha Persita akhirnya terbayar pada menit ke-91. Marios Ogkmpoe, yang masuk sebagai pemain pengganti, berhasil menyambut umpan silang dari Muhammad Toha dengan tandukan yang mengoyak jala gawang Malut United. 

Di menit-menit akhir, Kartika Ajie kembali melakukan aksi dua penyelamatan penting dengan menggagalkan peluang Rifal Lastori dan sundulan Tatsuro Nagamatsu. Skor imbang 1-1 bertahan hingga peluit panjang dibunyikan.

Tambahan satu poin dari hasil imbang ini membawa Persita mengoleksi 15 poin dan menduduki posisi ke-8 klasemen sementara. 

Pelatih Persita Tangerang Fabio Lefundes mengakui bahwa permainan tim saat itu tidak berjalan sesuai rencana, terlebih Pendekar Cisadane malah kebobolan lebih dulu. 

"Kita terlalu banyak memberikan ruang bagi mereka dalam melakukan transisi. Dan di babak kedua kita melakukan pergantian pemain, yang merupakan aspek taktikal," ujar Lefundes dalam sesi konferensi pers.

Pelatih asal Brasil ini menambahkan, timnya sempat menghadapi tantangan besar akibat absennya beberapa pemain kunci yang cedera selama sepekan terakhir. 

"Selama sepekan ada sedikit kesulitan yang kita alami, kalian bisa melihat sendiri pemain yang kita turunkan hari ini," ujarnya.

KAB. TANGERANG
38 Hektare Lahan Milik Pemprov DKI di Legok Tangerang Bakal Dibuat Tandon dan Pertanian

38 Hektare Lahan Milik Pemprov DKI di Legok Tangerang Bakal Dibuat Tandon dan Pertanian

Rabu, 20 Mei 2026 | 20:09

Puluhan hektare lahan tidur milik Pemerintah Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta yang berada di Kecamatan Legok, Kabupaten Tangerang rencananya akan disulap menjadi kawasan produktif, mulai dari infrastruktur pengendali banjir

BANTEN
Pemprov Banten-Pusat Rakor Bahas Kebutuhan dan Tagihan Listrik PJU Jalan Nasional

Pemprov Banten-Pusat Rakor Bahas Kebutuhan dan Tagihan Listrik PJU Jalan Nasional

Selasa, 19 Mei 2026 | 23:06

Masalah minimnya fasilitas Penerangan Jalan Umum (PJU) pada ruas jalan nasional di wilayah Provinsi Banten mendapat atensi serius.

SPORT
Carlos Pena Bongkar Titik Lemah Persita Usai Dibantai Persijap

Carlos Pena Bongkar Titik Lemah Persita Usai Dibantai Persijap

Rabu, 13 Mei 2026 | 12:47

Pelatih Carlos Pena mengakui Persita Tangerang sedang menghadapi masalah serius di lini depan setelah kekalahan telak 0-3 dari Persijap Jepara pada pekan ke-32 BRI Super League 2025/26 di Banten International Stadium.

MANCANEGARA
Geger Virus Baru Hantavirus, Gejalanya Mirip Flu tapi Bisa Berujung Fatal

Geger Virus Baru Hantavirus, Gejalanya Mirip Flu tapi Bisa Berujung Fatal

Senin, 11 Mei 2026 | 08:11

Kasus hantavirus kembali menjadi sorotan setelah muncul laporan infeksi virus langka tersebut di kapal pesiar MV Hondius yang dikabarkan menyebabkan korban meninggal dunia.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill