Connect With Us

Erick Thohir Bakal Gelar Pertandingan Timnas di Stadion Internasional Banten Tahun 2026

Rangga Agung Zuliansyah | Jumat, 22 Agustus 2025 | 20:30

Ketua Umum PSSI Erick Thohir saat meninjau Stadion Internasional Banten, Jumat 22 Agustus 2025. (@TangerangNews / Rangga Agung Zuliansyah)

TANGERANGNEWS.com-Ketua Umum Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) Erick Thohir meninjau sejumlah fasilitas di Stadion Internasional Banten atau Banten International Stadium (BIS), Jumat 22 Agustus 2025.

Erick Thohir mengaku terkejut dengan sejumlah fasilitas di dalam stadion tersebut.  "Saya terkejut, walaupun sebenarnya sudah tahu. Cuma saya tidak menyangka fasilitas Banten International Stadium ini bagus sekali," ujarnya saat didampingi Gubernur Banten Andra Soni dan Ketua Asprov PSSI Provinsi Banten Pilar Saga Ichsan.

Bahkan, Menteri BUMN ini juga menilai fasilitas pendukung sepak bola di Banten International Stadium dapat dikatakan salah satu terbaik di Indonesia. 

"Saya rasa ini salah satu yang terbaik di Indonesia, karena saya sendiri sudah melihat beberapa stadion sepak bola," jelasnya.

Dalam kesempatan itu, Erick Thohir juga mendorong kepada kepada pemerintah daerah untuk melengkapi fasilitas pendukung infrastruktur di luar stadion

"Ini memang menjadi hal-hal yang harus kita dorong bersama. Saya juga akan berbicara dengan pemerintah pusat untuk mencari solusi," imbuhnya.

Selanjutnya, Erick Thohir menuturkan jika kondisi dan fasilitas Banten International Stadium terus baik, pihaknya akan memprioritaskan untuk menggelar pertandingan Tim Nasional Indonesia.

"Saya sampaikan kalau semuanya sudah baik, bulan Juni (tahun 2026) kita coba prioritaskan Banten agar bisa menggelar pertandingan tim nasional kelompok umur apa pun nantinya," pungkasnya.

Sementara itu, Andra Soni mengaku mendapatkan kehormatan atas kunjungan Ketua Umum PSSI.

"Alhamdulillah Ketua Umum PSSI datang untuk berdiskusi dan berkenan meninjau aset kita bersama yaitu sebuah stadion megah berkapasitas 30 ribu penonton," ungkapnya.

Andra Soni menyampaikan selama peninjauan terdapat beberapa hal yang dibahas, mulai dari masukan dan saran kepada Pemprov Banten terkait tata kelola BIS.

"Kami juga memohon dukungan serta arahan agar stadion ini bisa dimaksimalkan untuk kepentingan masyarakat, baik sebagai hiburan, peningkatan prestasi olahraga maupun banyak hal lainnya," katanya.

Sebelum melakukan peninjauan, pihaknya bersama Ketua PSSI dan Asosiasi Provinsi (Asprov) PSSI serta PSSI kabupaten/kota membahas terkait rencana pelaksanaan Liga 4 yang akan dilaksanakan dalam waktu dekat.

"Nanti akan dipandu oleh tim PSSI terkait dengan regulasi dan sebagainya, supaya kompetisi ini bisa memberikan hiburan kepada masyarakat, juga memberikan kegiatan positif bagi anak-anak muda. Karena syarat pemainnya harus ber-KTP Banten" imbuhnya.

"Kemudian nanti akan ditindaklanjuti menjadi Piala Gubernur, dan berikutnya tahun depan akan menjadi Piala Presiden," sambung Andra Soni.

TEKNO
Komdigi Buka Opsi Blokir Permanen Grok AI

Komdigi Buka Opsi Blokir Permanen Grok AI

Kamis, 29 Januari 2026 | 10:29

Aplikasi kecerdasan buatan Grok masih diblokir sementara di Indonesia sejak 10 Januari 2026. Hampir tiga pekan setelah pemblokiran diberlakukan, belum ada kepastian kapan akses terhadap layanan tersebut akan kembali dibuka.

TANGSEL
Warga Tangsel Didorong Atasi Sampah Mandiri Lewat Budidaya Maggot

Warga Tangsel Didorong Atasi Sampah Mandiri Lewat Budidaya Maggot

Rabu, 28 Januari 2026 | 23:36

Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) mendorong budidaya maggot sebagai solusi pengelolaan sampah organik rumah tangga yang menjadi penyumbang besar tumpukan sampah di wilayah tersebut.

KAB. TANGERANG
890 Rumah di Kronjo Masih Terendam Banjir, Warga Desak Normalisasi dan Pembangunan Tanggul Sungai

890 Rumah di Kronjo Masih Terendam Banjir, Warga Desak Normalisasi dan Pembangunan Tanggul Sungai

Rabu, 28 Januari 2026 | 21:15

Sebanyak 890 rumah di Desa Cirumpak, Kecamatan Kronjo, Kabupaten Tangerang, masih terendam banjir yang diakibatkan luapan Sungai Cimanceuri dan Cipasilian hingga saat ini, Rabu 28 Januari 2026.

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill