Simak Cara Memberikan Dukungan Psikologi Awal untuk Cegah Kekerasan Perempuan dan Anak
Kamis, 18 Juni 2026 | 16:48
Kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak masih menjadi perhatian serius di Kota Tangerang Selatan (Tangsel).
TANGERANGNEWS.com-Warga Perumahan Ciledug Indah 1 di Kelurahan Pedurenan, Kecamatan Karang Tengah, Kota Tangerang mulai sibuk membersihkan harta benda mereka yang terendam banjir dan sisa lumpur, Senin (22/2/2021) siang.
Sebelumnya, mereka berada di posko pengungsian setelah rumah mereka terendam banjir akibat luapan kali angke dengan ketinggian 100 hingga 200 sentimeter, sejak Sabtu (19/2/2021).
Salah satu warga Perumahan Ciledug Indah 1, Suryo, mengatakan seluruh harta bendanya tidak terselamatkan dari banjir karena air datang dengan cepat, sehingga untuk sementara dirinya akan tetap mengungsi sampai kondisi rumah benar-benar bersih.
“Saya juga kesulitan mendapatkan air bersih karena mesin pompa air rusak gara-gara ikut terendam banjir,” katanya.
Sementara itu, petugas Dinas Pekerjaan Umum Dan Penataan Ruang Kota Tangerang diterjunkan untuk membantu warga membersihkan material puing yang berserakan menutup akses jalan, serta sampah sisa banjir yang dibuang warga.
Lurah Pedurenan Ashari Hermawan meminta Dinas PUPR untuk menerjunkan petugas dan armada truk sampah lebih banyak lagi, guna mempercepat proses pembersihan sisa banjir.
“Warga juga meminta bantuan untuk segera menyediakan air bersih untuk membersihkan lumpur sisa banjir di sekitar rumah, karena khawatir dapat menjadi sumber penyakit,” jelasnya.
Kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak masih menjadi perhatian serius di Kota Tangerang Selatan (Tangsel).
TODAY TAGPasar kendaraan listrik di Indonesia kembali kedatangan pemain baru yang menawarkan beragam fitur canggih.
Demo yang digelar Mahasiswa beberapa waktu lalu, terkait protes kenaikan harga BBM menunjukan jika kenaikan harga BBM menjadi masalah besar di negeri ini, membuat kehidupan masyarakat bertambah sulit.
Slamet Suradio, masinis yang selamat dari peristiwa tabrakan kereta api dalam Tragedi Bintaro 1987, meninggal dunia pada Rabu, 3 Juni 2026, dini hari.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews