Hujan Datang, Tangerang Kembali Tergenang
Kamis, 12 Maret 2026 | 17:17
Intensitas hujan yang tinggi mengakibatkan beberapa wilayah di Tangerang terdampak banjir dan macet di berbagai titik hampir selalu muncul setiap musim hujan datang.
TANGERANGNEWS.com-Pandemi COVID-19 memukul seluruh pelaku usaha pedagang bahan atau kain, di Pasar Cipadu, Kecamatan Larangan, Kota Tangerang, Banten dengan penurunan omset penjualan cukup signifikan.
Mensiasatinya, beberapa pedagang mengandalkan penjualan secara daring dengan memanfaatkan aplikasi tertentu.
Tampak sepi dari aktifitas jual beli di pasar tersebut. Situasi seperti ini terjadi sepanjang pandemi COVID-19. Namun, terparah pada tahun 2021 ini.
Dampaknya kepada pendapatan pedagang, dikarenakan penjualan bahan mengalami penurunan cukup signifikan. Meskipun pedagang telah memberikan potongan harga pada jenis bahan tertentu.
Para pedagang mengaku beberapa bulan terakhir hanya mendapatkan Rp500 ribu per bulan atau perharinya pendapatan hanya Rp30 ribu. Padahal tahun 2020 lalu, masih mampu meraih omset minimal Rp5 juta per bulan.
Sehingga mereka terpaksa menjual harta benda untuk membayarkan gaji karyawan / serta sewa toko, untuk dapat mampu bertahan.”Ya kalau sewa tempat dan gaji karyawan kan enggak mungkin kita tunda,” ujar Wayan salah seorang pedagang bahan di Pasar Cipadu.
Sementara, pedagang lain mulai beralih menjual secara daring, dengan memanfaatkan pekerja perempuan yang memahami teknologi dan cara kerja aplikasi dagang daring.
Beralihnya penjualan secara daring mampu menambah pendapatan mereka, terlebih pelanggan enggan keluar rumah dan beralih membeli secara daring.
“Kami berharap pemerintah mampu memberikan solusi bagi pedagang bahan, agar kami dapat tetap bertahan di tengah pandemi COVID-19 ini,” ujar Novia pedagang lainnya.
Intensitas hujan yang tinggi mengakibatkan beberapa wilayah di Tangerang terdampak banjir dan macet di berbagai titik hampir selalu muncul setiap musim hujan datang.
TODAY TAGPendaftaran Tes Kemampuan Akademik (TKA) untuk jenjang SD dan SMP dijadwalkan mulai dibuka pada Senin 19 Januari 2026.
Dalam inspeksi mendadak (sidak) yang dilakukan di Pasar Modern BSD, Serpong, pada Rabu 11 Maret 2026, tim gabungan dari Komisi IX DPR RI, BPOM, dan Pemkot Tangsel menemukan sejumlah bahan pangan berbahaya yang masih beredar bebas.
Pekerja yang belum menerima Tunjangan Hari Raya (THR) menjelang Lebaran 2026 dapat melaporkannya melalui posko pengaduan yang disediakan pemerintah.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews