Connect With Us

Mahasiswa Tangsel Tolak Pertemuan WTO

Bastian Putera Muda | Selasa, 3 Desember 2013 | 17:47

Mahasiswa Tangsel Gelar Penolakan Terhadap Pertemuan WTO (Bastian / TangerangNews)



TANGSEL-Puluhan pengunjuk rasa dari Keluarga besar Mahasiswa (KBM) Universitas Pamulang (Unpam) berunjuk rasa di depan kampusnya untuk menolak pelaksanaan pertemuan World Trade Organization (WTO) di Bali.

Mahasiswa menilai, WTO hanya membuat rakyat semakin tertindas. Dalam aksinya, mahasiswa membawa atribut unjuk rasa berupa poster yang berisikan penolakan pertemuan tingkat tinggi dan menteri perdagangan dunia dalam WTO.

Mahasiswa mengatakan, pertemuan WTO merupakan skema politik imperialisme Amerika yang hanya menyengsarakan rakyat di dunia, karenanya harus ditolak.

WTO dituding sebagai awal liberalisasi perdagangan dunia yang akan menindas rakyat. Selain itu, WTO juga merupakan skema dagang Amerika yang mengeksploitasi alam, menyengsarakan buruh, petani, dan kaum terpinggirkan lainnya.

Koordinator Aksi , Boma Angkasa mengatakan, rakyat harus  melakukan perlawanan terhadap WTO yang mendatangkan malapetaka bagi pendidikan, pekerjaan, dan pengikisan budaya nasionalis.

"WTO telah dikendalikan kekuatan imperialisme rezim asing," katanya dalam orasi, Selasa (3/12).

Menurutnya Presiden SBY telah menjadi marketing pemasaran untuk menjajakan sumber daya alam yang ada di indonesia.

"Untuk itu kita himpun kekuatan untuk menolak WTO," ujarnya.

Penjajah asing mengatasnamakan investasi yang dituangkan pada UU PMA (penanaman modal asing) merupakan pintu gerbang masuknya imperialis asing untuk masuk ke Indonesia.

"Makanya kami menolak pertemuan WTO dan menolak liberalisasi ekonomi," tegasnya.

Aksi demonstrasi mahasiswa yang mengenakan kemeja almamater biru tersebut tanpa kawalan aparat kepolisian. Aksi tersebut juga memacetkan arus kendaraan di depan kampus Unpam.

 
HIBURAN
Duet Perdana Dian Sastrowardoyo dan Roy Sungkono dalam Film 'Yang Datang dan Yang Pergi', Ini Kisahnya

Duet Perdana Dian Sastrowardoyo dan Roy Sungkono dalam Film 'Yang Datang dan Yang Pergi', Ini Kisahnya

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:26

Dian Sastrowardoyo dan Roy Sungkono dipertemukan dalam kisah penuh makna yang merangkai romansa, rahasia keluarga, dan konflik lintas generasi melalui film layar lebar terbaru bertajuk Yang Datang dan Yang Pergi.

BANTEN
Gelontorkan Rp8,15 Miliar Tahun Ini, Pemprov Banten Targetkan Anggaran Bansos Naik pada 2027

Gelontorkan Rp8,15 Miliar Tahun Ini, Pemprov Banten Targetkan Anggaran Bansos Naik pada 2027

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:43

Gubernur Banten Andra Soni menargetkan alokasi anggaran bantuan sosial (bansos) akan mengalami peningkatan pada tahun 2027 mendatang, sebagai upaya memperkuat perlindungan sosial dan menekan angka kemiskinan.

BISNIS
Catat Pendapatan Rp30,9 Triliun, Bank Danamon Naik ke Peringkat 44 Daftar Fortune Indonesia 100

Catat Pendapatan Rp30,9 Triliun, Bank Danamon Naik ke Peringkat 44 Daftar Fortune Indonesia 100

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:16

PT Bank Danamon Indonesia Tbk (Danamon) berhasil naik peringkat dalam jajaran 100 perusahaan terbesar di Indonesia versi Fortune Indonesia 100 Tahun 2026.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill