Connect With Us

Ratusan PKL di Ciputat & Serpong Ditertibkan

Bastian Putera Muda | Kamis, 23 Januari 2014 | 18:38

Petugas Satpol PP Tangsel saat melakukan penertiban (Dens Bagoes Irawan / TangerangNews)



TANGSEL-Ratusan pedagang kaki lima penjual sayur mayur yang berdagang di bahu jalan di Pasar Ciputat dan Pasar Serpong, ditertibkan petugas Satpol PP Kota Tangsel, Kamis (23/1). Pedagang mengaku rugi jutaan rupiah akibat barang dagangan diangkut oleh petugas.

"Enggak ada yang mau memfasilitasi kami. Biaya sewa juga mahal, bingung mau jualan dimana lagi," kata salah seorang pedagang di Pasar Serpong Dedi, Kamis (22/1). Menurutnya, akibat penertiban tersebut, pihaknya mengalami kerugian jutaan rupiah. Lantaran, sayuran yang didagangkannya tidak laku dan dipastikan membusuk.

"Kalau sudah begini, saya tidak bisa jualan. Dagangan saya tak laku," ucapnya. Kalau tempatnya berjualan, kata dia, bukanlah lapak yang resmi dan juga melanggar aturan.

"Ya sih, tapi mau dimana lagi kami berjualan," ucapnya. Kasie Penertiban Usaha Satpol PP Kota Tangsel, Pranajaya mengatakan, pihaknya menertibkan PKL di dua lokasi. Pasar Serpong dan Ciputat.
Dari kedua pasar tersebut, total yang ditertibkan mencapai ratusan PKL.

"PKL yang berjualan di bahu jalan maupun trotoar jalan kami sikat," tegasnya. Menurutnya, penertiban tersebut dilakukan karena keberadaan para pedagang kaki lima itu dirasa sangatlah membuat akses jalan utama di kedua tempat tersebut semeraut. Padahal, para PKL di kedua pasar tersebut  sudah berkali-kali diberitahukan untuk tak lagi berjualan ditempat tersebut.

"Sudah berkali-kali, petugas kami juga selalu piket berjaga di dua pasar ini tiap harinya. Tapi tetap saja mereka membandel," terangnya.
WISATA
Pusat Kuliner G Town Square Gading Serpong Tutup, Pindah Lokasi ke Tigaraksa

Pusat Kuliner G Town Square Gading Serpong Tutup, Pindah Lokasi ke Tigaraksa

Senin, 18 Mei 2026 | 11:09

Pusat kuliner G Town Square di kawasan Gading Serpong dipastikan menghentikan operasionalnya mulai 15 Mei 2026.

KOTA TANGERANG
39,7 Ton Sampah Diangkut dari Aliran Kali Sabi Tangerang untuk Cegah Banjir

39,7 Ton Sampah Diangkut dari Aliran Kali Sabi Tangerang untuk Cegah Banjir

Sabtu, 23 Mei 2026 | 21:51

Sebanyak 39,7 ton sampah berhasil diangkut dari aliran Kali Sabi, Kelurahan Cibodas, Kota Tangerang, dalam aksi pembersihan massal yang berlangsung pada Sabtu, 23 Mei 2026.

MANCANEGARA
Geger Virus Baru Hantavirus, Gejalanya Mirip Flu tapi Bisa Berujung Fatal

Geger Virus Baru Hantavirus, Gejalanya Mirip Flu tapi Bisa Berujung Fatal

Senin, 11 Mei 2026 | 08:11

Kasus hantavirus kembali menjadi sorotan setelah muncul laporan infeksi virus langka tersebut di kapal pesiar MV Hondius yang dikabarkan menyebabkan korban meninggal dunia.

BANTEN
Pemprov Banten Usulkan Perampingan Dinas PUPR dan Perkim agar Gampang Eksekusi Program

Pemprov Banten Usulkan Perampingan Dinas PUPR dan Perkim agar Gampang Eksekusi Program

Jumat, 22 Mei 2026 | 22:46

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten mulai mengusulkan perampingan dua Organisasi Perangkat Daerah (OPD) ke Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill