Connect With Us

Tenaga Pelipat Suara di Tangsel Ngamuk

Bastian Putera Muda | Senin, 31 Maret 2014 | 19:48

Ilustrasi Kertas Suara (Bastian / TangerangNews)



TANGSEL-Ratusan tenaga pelipat suara yang dipekerjakan KPU kota Tangsel marah karena  kompensasi untuk tenaga pelipat suarat suara ditunda.

Kejadian ini berawal saat anggota komisioner KPU Kota Tangsel Sam'ani mengumumkan penundaan kompensasi dari jadwal Sabtu (29/3) tetapi molor hingga Rabu (2/4).
 Mendengar kabar tersebut, tenaga pelipat sebanyak 229 tersebut marah. Pasalnya, mereka sudah antre untuk menerima imbalan. Tetapi pada kenyataannya tak cair.

"Sebelumnya tidak ada pengumuman pembayaran ditunda. Kok langsung ditunda, Rabu lagi lama sekali. Kita kan kepengen liburan juga," ujar Amir salahseorang pelipat suara.

Ratusan tenaga pelipat suara antre di gedung serba guna (GSG) Kecamatan Pondok Aren.
Anggota KPU Tangsel Sam'ani menjelaskan tenaga pelipat kertas suara bakal dibayarkan dalam dua tahap.
Hal tersebut disebabkan karena proses pencairan anggaran yang ada di KPU Tangsel belum diterima sepenuhnya. Selain itu, para pelipat surat suara juga tidak sepenuhnya menerima honor secara keseluruhan.

"Kami belum sepenuhnya menerima anggaran untuk pembayaran secara keseluruhan. Jadi, untuk tenaga pelipat suara yang mendapat 10 kardus selama bekerja, hari ini dibayar separuhnya, makanya hari Rabu besok (2/4) akan dilunasi semua," katanya.
 
BANTEN
Gelontorkan Rp8,15 Miliar Tahun Ini, Pemprov Banten Targetkan Anggaran Bansos Naik pada 2027

Gelontorkan Rp8,15 Miliar Tahun Ini, Pemprov Banten Targetkan Anggaran Bansos Naik pada 2027

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:43

Gubernur Banten Andra Soni menargetkan alokasi anggaran bantuan sosial (bansos) akan mengalami peningkatan pada tahun 2027 mendatang, sebagai upaya memperkuat perlindungan sosial dan menekan angka kemiskinan.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

TOKOH
KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

Senin, 7 September 2026 | 15:29

‎Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.

KAB. TANGERANG
Bapenda Tangerang Sebut Aturan LSD Berpotensi Kurangi Pendapatan Daerah dari Properti dan Investasi

Bapenda Tangerang Sebut Aturan LSD Berpotensi Kurangi Pendapatan Daerah dari Properti dan Investasi

Jumat, 30 Oktober 2026 | 19:14

Regulasi lahan sawah dilindungi (LSD) dalam Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 4 Tahun 2026 berpotensi memengaruhi pendapatan asli daerah (PAD) Kabupaten Tangerang pada 2027 mendatang.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill