Connect With Us

Kota Tangsel Rawan Longsor

| Minggu, 27 September 2009 | 18:27

TANGERANGNEWS-Sejumlah kawasan pemukiman di Kota Tangerang Selatan (Tangsel), terutama yang berada di sepanjang Jalan Surya Kencana dan Jalan Raya Puspitek, rawan longsor. Kontur tanah yang naik turun dan pebukitan yang berada persis di atas atau disamping pemukiman, membuat warga di sana banyak yang menjual rumah dan memilih pindah ke wilayah lain. Terlebih pasca tragedy maut jebolnya tanggul Situ Gintung. Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Tangsel, Rahmat Suhendar membernakan hal tersebut. Menurutnya, meski sampai kini pihaknya belum pernah melakukan pemeriksaan mendalam atas kondisi kontur tanah di sejumlah kawasan rawan longsor dimaksud, khususnya dikawasan Situ Gintung, namun tak ada salahnya bila warga selalu bersikap waspada. “Dilihat secara kasat mata, kemungkinan longsor masih tetap akan terjadi. Oleh karenanya, lebih baik warga bersikap lebih wasapda. Terlebih dimasa-masa musim penghujan,” katanya saat bertemu TANGERANGNEWS di Kota Tangerang. Selain kontur tanah yang tidak stabil karena model tanah yang berbukit, banyak juga lokasi tebing yang dijadikan tempat pembuangan sampah oleh masyarakat. “Kondisi ini tentu sangat membahayakan keselamatan warga yang ada disekitarnya,” kata Rahmat Suhendar. Kedepan, lanjut Rahmat, pihaknya tidak akan mengeluarkan izin kepada pengembang yang tidak memperhatikan keselamatan pembeli rumah. Dan, bila terjadi hal-hal yang tidak diinginkan pada warga atas kondisi itu, tentunya developer harus bertanggungjawab. Sebagai langkah antisipasi longsor, saat ini pihaknya bersama Dinas Pekerjaan Umum dan Dinas Kebersihan, bersamamenggalang himbauan besar-besaran agar masyarakat bersikap lebih waspada. Kampanye waspada longsor dimaksud juga melibatkan para Ketua Rukun Tetangga (RT) dan Ketua Rukun Warga (RT) yang ada di wilayah Kota Tangsel.(dira)
KAB. TANGERANG
WFH ASN Kabupaten Tangerang Belum Berdampak Signifikan pada APBD

WFH ASN Kabupaten Tangerang Belum Berdampak Signifikan pada APBD

Senin, 4 Mei 2026 | 19:33

Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Muhammad Hidayat menyebut Work From Home (WFH) untuk Aparatur Sipil Negara (ASN) di wilayahnya tidak begitu memberikan dampak pada efisiensi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

OPINI
May Day dan Gugatan Marx di Balik Penjara Digital

May Day dan Gugatan Marx di Balik Penjara Digital

Jumat, 1 Mei 2026 | 16:57

Sejarah dari seluruh masyarakat yang ada hingga sekarang adalah sejarah perjuangan kelas." Kalimat pembuka Karl Marx dalam Manifesto Komunis (1848) ini sering kali dianggap sebagai peninggalan masa lalu yang tak lagi relevan.

WISATA
Bus ke Baduy Tarif Rp 1 Berlaku Terbatas, Hanya Akhir Pekan Selama Sebulan

Bus ke Baduy Tarif Rp 1 Berlaku Terbatas, Hanya Akhir Pekan Selama Sebulan

Senin, 27 April 2026 | 07:36

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten meluncurkan program pembayaran berbasis QRIS untuk akses transportasi menuju kawasan wisata Baduy.

MANCANEGARA
Dampak Perang Timur Tengah, Prabowo Sebut Indonesia Harus Siap-siap

Dampak Perang Timur Tengah, Prabowo Sebut Indonesia Harus Siap-siap

Selasa, 10 Maret 2026 | 09:21

Presiden Prabowo Subianto mengingatkan situasi geopolitik dunia yang memanas, terutama konflik di kawasan Timur Tengah, berpotensi menimbulkan dampak bagi berbagai sektor di Indonesia.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill