Connect With Us

Ada Mahasiswa Demo Kadishub Tangsel

| Kamis, 19 Februari 2015 | 15:10

Dishub Tangsel Merazia Sejumlah Truk (Dens Bagoes Irawan / TangerangNews)

TANGSEL- Sejumlah mahasiswa yang tergabung dalam aliansi pemuda dan mahasiswa peduli Kota Tangsel, menggelar aksi demonstrasi di depan pintu Kantor Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informasi (Dishubkominfo) Kota Tangsel, kemarin.

Mahasiswa yang tergabung dari beberapa universitas yang berada di Kota Tangsel ini berorasi menyampaikan sejumlah tuntutan mereka.

 Massa juga menyampaikan hasil koreksi dan evaluasi serta kritikan kepada Dinas Perhubungan Tangsel, yang diantaranya masih terdapat parkir liar yang terdapat disejumlah titik di Kota Tangsel. Hal itu berimbas pada kemacetan arus lalu lintas akibat adanya parkir liar tersebut.

 "Pada aksi kali ini kami berharap agar Dinas Perhubungan untuk menerbitkan satu peraturan baru untuk meminimalisir parkir liar yang ada," ungkap Kosim Rahman salah seorang koordinator aksi.

 Ketika ditanyakan beberapa titik, dan berada dititik mana saja parkir liar dan pusat kemacetan tersebut, Kosim tidak menyebutkan pasti letak lokasi titik parkir liar yang dimaksud.

 Apabila pada aksinya kali ini aspirasi yang mereka sampaikan tidak ditanggapan dari pihak terkait, maka para mahasiswa ini akan membawa massa dengan jumlah lebih besar guna menduduki kantor Dishub Tangsel.

 Tak hanya itu, mereka juga menuntut  agar Kepala Dishubkominfo Tangsel Sukanta turun dari jabatannya  karena  mereka  dinilai gagal menjalankan tugas dan fungsinya. Kedua mereka meminta adanya penertiban parkir liar dan berikan jaminan keamanan bagi para pengguna parkir.

Ketiga, tindak tegas lahan Pemerintah yang masih dikuasai oleh pihak swasta. Sementara, Dito Chandra Wirastyo, Kepala Seksi Parkir dan Terminal Dishubkominfo Tangsel, saat ditemui disela-sela aksi demo tersebut menyatakan, bahwa pihaknya akan melakukan survei kelapangan.

 "Kami akan mengajak perwakilan dari  pihak Dishub, untuk terjun kelapangan, survei titik mana saja yang mereka maksud," pungkas Dito.

 Dito juga menambahkan, bahwa sebenarnya tidak ada yang namanya parkir liar di wilayah Tangsel, melainkan pihak-pihak yang belum bekerjasama dengan dinas perhubungan untuk mengelola lahan parkir. Parkir yang dimaksud Dito belum bekerjasama, adalah parkir yang berada di bahu jalan (On Street).

 Sementara parkir yang sudah berizin (Off Street) seperti mall, hotel dan juga apartement. Dinas perhubungan menemui hampir merata diseluruh wilayah Kota Tangsel, parkir yang belum berizin.  Bagi jasa parkir yang belum berizin atau bekerjasama dengan Dishubkominfo akan ditindak lebih lanjut.

 "Kami akan menindak tegas bagi para juru parkir yang sudah menarik restribusi pada pengguna jasa parkir, tetapi mereka belum mengajukan izin," tambah Dito.

WISATA
Sambut Ramadan 2026, VIVERE Hotel Luncurkan Paket Menu Timur Tengah dan Nusantara

Sambut Ramadan 2026, VIVERE Hotel Luncurkan Paket Menu Timur Tengah dan Nusantara

Jumat, 13 Februari 2026 | 21:14

VIVERE Hotel, ARTOTEL Curated menghadirkan pengalaman berbuka puasa bertajuk “A Wishful Ramadan” yang digelar di Yin & Yum All Day Dining, lantai 8

BISNIS
JHL Group Tegaskan Standar Kinerja dan Daya Saing Lewat JHL Award 2026

JHL Group Tegaskan Standar Kinerja dan Daya Saing Lewat JHL Award 2026

Rabu, 11 Februari 2026 | 19:49

Di tengah dinamika industri hospitality, F&B, otomotif, hingga pengembangan bisnis yang semakin kompetitif, JHL Group menegaskan standar kinerja baru melalui gelaran JHL Award 2026.

TEKNO
Terbaru! Ini Rekomendasi Software Absensi Terbaik Tahun 2026

Terbaru! Ini Rekomendasi Software Absensi Terbaik Tahun 2026

Selasa, 3 Februari 2026 | 20:28

Di tahun 2026, sistem kerja perusahaan semakin dinamis. Banyak bisnis sudah menerapkan hybrid working, multi-shift, hingga operasional lintas lokasi. Karena itu, absensi manual seperti tanda tangan atau spreadsheet sudah tidak lagi relevan.

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill