Connect With Us

Tahap Awal Pilkada , KPU Tangsel Rekrut PPK

| Selasa, 17 Februari 2015 | 19:44

KPU Tangsel melakukan sosialisasi Pilkada Tangsel. (tangerangnews / dira)



TANGSEL-Ketua KPU Tangsel Subhan mengatakan, tahapan Pilkada di Tangsel akan dimulai Juni 2015 ini berlaku,  apabila regulasi Pilkada disahkan DPR. “Kalau perubahan-perubahan dalam undang-undang pilkada disahkan, otomatis tahapannya lebih pendek,” kata Subhan kepada wartawan.
Menurutnya, jika ada uji publik, paling tidak pihaknya membutuhkan waktu delapan bulan. “Bila diputuskan dalam UU pilkada tidak ada uji public, maka waktu yang dibutuhkan semakin berkurang,” jelasnya.


Subhan juga mengatakan, tahapan awal yang akan dilakukan adalah dengan membentuk badan adhoc, Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK), Panitia Pemungutan Suara (PPS).

Setelah pembentukan badan adhoc selesai, tahapan selanjutnya sosialisasi terhadap perangkat pilkada serta pelengkapan dukungan parpol untuk calon.

“Agustus dimulai pendaftaran calon wali kota,” tuturnya. Rancangan tahapan pilkada yang sudah disiapkan KPU Tangsel ini akan dikoordinasikan dengan Pemkot Tangsel. Selasa (17/2) tadi. 

Salah satu isi yang akan dikoordinasikan adalah meminta Pemkot Tangsel untuk menyiapkan data kependudukan.  Hal ini dilakukan agar pada pelaksanaannya nanti Pemkot Tangsel sudah siap memberikan data dan tinggal diverifikasi bersama KPU Tangsel.

“Kami berkoordinasi dengan asumsi pilkada 2015. Kami akan meminta Pemkot Tangsel untuk menyiapkan kelembagaan yang menjadi tugas pemda pemenuhan sarananya, seperti PPK, dan PPS,” katanya.

Selain itu, hal yang tak kalah pentignya adalah soal keuangan. Dalam hal ini, KPU Tangsel bakal mengomunikasikan masalah pendanaan pilkada dengan Pemkot Tangsel untuk celah masuk dana pelaksanaan pilkada.

 “Silakan Pemkot Tangsel mencari dasar hukumnya untuk pendanaan itu bagaimana mekanismenya. Pada saat penetapan dan jadwal pilkada dilakukan Desember ini, kami tinggal langsung membahas teknis,” papar Subhan.

Soal etimasi dana yang dibutuhkan KPU Tangsel, Subhan masih belum bisa memastikannya.  “Kalau usulan dulu Rp45 miliar. Tapi kalau sekarang tidak ada uji publik terus ada alokasi anggaran dari APBN, bisa jadi berkurang usulan kita. Kami belum bisa memastikan nilai kebutuhan dana karena belum tahu berapa porsi anggaran dari APBN,” jelasnya.

TEKNO
Hadapi Tantangan Industri Ritel, Aprindo Gandeng UBM Serpong Kembangkan Data Sains dan AI

Hadapi Tantangan Industri Ritel, Aprindo Gandeng UBM Serpong Kembangkan Data Sains dan AI

Rabu, 9 September 2026 | 19:46

Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo) berkolaborasi dengan Universitas Bunda Mulia (UBM) dalam pengembangan inovasi serta pemanfaatan data science dan artificial intelligence (AI) di sektor ritel.

BANTEN
Dindikbud Banten Berlakukan Sekolah Tatap Muka Mulai 14 September, Diwajibkan Pakai Masker

Dindikbud Banten Berlakukan Sekolah Tatap Muka Mulai 14 September, Diwajibkan Pakai Masker

Sabtu, 12 September 2026 | 16:27

Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Provinsi Banten resmi mengumumkan Pembelajaran Tatap Muka (Luring) bagi seluruh satuan pendidikan jenjang SMA, SMK, dan SKh negeri maupun swasta mulai Senin, 14 September 2026.

BISNIS
Kampung Telkomsel Ajak Warga Seru-seruan, Jangkau 121 Titik Sampai Tangerang

Kampung Telkomsel Ajak Warga Seru-seruan, Jangkau 121 Titik Sampai Tangerang

Kamis, 10 September 2026 | 22:13

Telkomsel menghadirkan program Kampung Telkomsel dan Pesta Jawara khusus di area Jakarta, Bogor, Tangerang, Bekasi dan Jawa Barat (Jabotabek Jabar), sebagai wadah interaktif bagi masyarakat dan generasi muda untuk berkumpul, beraktivitas

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill