AI Helita Tangsel Respon Keluhan Warga Hanya dalam 49 Milidetik, Sudah Terima 4 Ribu Pesan
Kamis, 14 Mei 2026 | 10:06
Helita, asisten digital berbasis Artificial Intelligence (AI) milik Pemkot Tangsel, langsung menjadi primadona baru sejak dirilis.
TANGERANGNEWS.com-Sebuah mobil boks bermuatan sabun mandi mengalami kecelakaan tunggal di ruas Jalan Ciater Raya Serpong Kota Tangerang Selatan pagi tadi.
Akibatnya, ruas jalan yang rusak dan licin itu belum bisa dilalui kendaraan bertonase berat. Kendaraan dengan berat 8 ton ini terguling pada pagi ini Jumat (20/02/2015). Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut.
Namun akibat kejadian ini, ruas jalan ciater raya yang menuju ke Pamulang, juga sebaliknya sempat mengalami kemacetan hampir 1 km.
Saefudin, sopir mobil box ini mengatakan bahwa dirinya tidak bisa mengendalikan kendaraannya karena menghindari pembatas jalan, hingga mengakibatkan kendaraan yang dikendarainya tergelincir.
Kanit II Lantas Polsek Serpong, Aipda Sudarso mengungkapkan, bahwa awalnya mobil yang terperosok sempat diupayakan sendiri oleh sang pengemudi dan juga kernetnya, tapi malah semakin terperosok semakin dalam. " Gardannya mentok," imbuh Aipda Sudarso. Evakuasi memakan waktu yang cukup lama, dan kendaraan baru bisa diangkat pada jam 12 siang.
"Proses pengangkatan cukup lama, dari jam delapan selsai jam duabelas siang tadi," pungkas Muhlis, petugas Dishub yang ada dilokasi. Sebenarnya pada malam hari jalur ini tidak belum bisa dilalui kendaraan besar, dengan adanya peristiwa ini pihak Dishub akan menindak para pengendara mobil bertonase berat pada malam hari.
Helita, asisten digital berbasis Artificial Intelligence (AI) milik Pemkot Tangsel, langsung menjadi primadona baru sejak dirilis.
TODAY TAGKasus hantavirus kembali menjadi sorotan setelah muncul laporan infeksi virus langka tersebut di kapal pesiar MV Hondius yang dikabarkan menyebabkan korban meninggal dunia.
Sejarah dari seluruh masyarakat yang ada hingga sekarang adalah sejarah perjuangan kelas." Kalimat pembuka Karl Marx dalam Manifesto Komunis (1848) ini sering kali dianggap sebagai peninggalan masa lalu yang tak lagi relevan.
Kepala Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Kota Tangerang Muhdorun mengingatkan masyarakat agar tidak sembarangan membeli hewan kurban dan memastikan lapak penjualan memiliki stiker resmi dari Pemkot Tangerang.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews