KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan
Senin, 7 September 2026 | 15:29
Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.
TANGERANGNEWS.com-Sebuah mobil boks bermuatan sabun mandi mengalami kecelakaan tunggal di ruas Jalan Ciater Raya Serpong Kota Tangerang Selatan pagi tadi.
Akibatnya, ruas jalan yang rusak dan licin itu belum bisa dilalui kendaraan bertonase berat. Kendaraan dengan berat 8 ton ini terguling pada pagi ini Jumat (20/02/2015). Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut.
Namun akibat kejadian ini, ruas jalan ciater raya yang menuju ke Pamulang, juga sebaliknya sempat mengalami kemacetan hampir 1 km.
Saefudin, sopir mobil box ini mengatakan bahwa dirinya tidak bisa mengendalikan kendaraannya karena menghindari pembatas jalan, hingga mengakibatkan kendaraan yang dikendarainya tergelincir.
Kanit II Lantas Polsek Serpong, Aipda Sudarso mengungkapkan, bahwa awalnya mobil yang terperosok sempat diupayakan sendiri oleh sang pengemudi dan juga kernetnya, tapi malah semakin terperosok semakin dalam. " Gardannya mentok," imbuh Aipda Sudarso. Evakuasi memakan waktu yang cukup lama, dan kendaraan baru bisa diangkat pada jam 12 siang.
"Proses pengangkatan cukup lama, dari jam delapan selsai jam duabelas siang tadi," pungkas Muhlis, petugas Dishub yang ada dilokasi. Sebenarnya pada malam hari jalur ini tidak belum bisa dilalui kendaraan besar, dengan adanya peristiwa ini pihak Dishub akan menindak para pengendara mobil bertonase berat pada malam hari.
Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.
TODAY TAGGelaran turnamen sepak bola Dewa United Jawara Cup 1 2026 resmi berakhir di Stadion Gelora Maja, Kabupaten Lebak, Banten, Minggu 27 September 2026.
Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) bersama Kepolisian melakukan uji coba rekayasa lalu lintas di Jalan Raya Rawa Buntu, Serpong, selama tiga hari, 28-30 September 2026.
Erupsi Gunung Anak Krakatau di Selat Sunda yang berlangsung sejak awal September 2026 mulai mereda. Namun, paparan abu vulkanik yang sebelumnya menyebar ke sejumlah wilayah tetap perlu menjadi perhatian karena dapat berdampak pada kesehatan
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews