Connect With Us

Ini Cerita Bupati Tangerang saat Arsid Minta Restu Nyalon di Tangsel

Denny Bagus Irawan | Selasa, 31 Maret 2015 | 19:00

Ahmed Zaki Iskandar (Dira Derby / TangerangNews)

 

TANGSEL-Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar mengatakan, dirinya telah dimintai semacam restu atau permintaan izin dari anak buahnya Arsid yang berniat akan mencalonkan diri sebagai wali kota di Kota Tangerang Selatan (Tangsel).

“Secara informal sudah, dia (Arsid) sudah menyampaikan, bahwa dia ingin mencalonkan diri di sana (Tangsel),” jelas Zaki, saat ditemui di sebuah rumah makan, Selasa (31/3).

Apa yang disampaikan Arsid saat itu kepada Zaki, menurut Zaki, bisa saja  berubah dan  masih belum pasti. Karena, kata dia, meski Arsid sudah memiliki pengalaman saat Pilkada 2010 lalu, tetap saja ada hal-hal yang harus dipikirkan oleh Arsid.

“Belum formal, masih sekedar lisan. Sebab, kondisinya kan berbeda. Saat ini dia harus mundur, sedangkan Arsid masih muda sebagai PNS, masih cukup lama dari pensiun. Makanya, saya bilang ke Pak Arsid agar berpikir dulu, karena peraturannya harus mundur dari PNS,” tutur Zaki.

Ditanya apakah dirinya memberikan restu kepada Arsid agar maju di Tangsel?

“Saya jawab ke dia pikir-pikir saja dulu,” tuturnya.

Zaki juga mengatakan soal isu adiknya akan maju tidak benar adanya. “Intan enggak, dia enggak maju,” ucap Zaki.

 

HIBURAN
Meriahkan Halloween di Tangerang, RJ’s Sports Bar & Grill Hadirkan MIDNIGHT SPELL 

Meriahkan Halloween di Tangerang, RJ’s Sports Bar & Grill Hadirkan MIDNIGHT SPELL 

Kamis, 29 Oktober 2026 | 20:36

ARYADUTA Lippo Village, Tangerang, menghadirkan perayaan Halloween bertajuk MIDNIGHT SPELL: A Night of Music, Magic & Mystery pada Sabtu, 31 Oktober 2026.

TOKOH
KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

Senin, 7 September 2026 | 15:29

‎Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.

OPINI
Supervisi yang Membina, Bukan Sekadar Menilai

Supervisi yang Membina, Bukan Sekadar Menilai

Jumat, 30 Oktober 2026 | 18:29

Bagi sebagian guru, kata “supervisi” masih terdengar seperti jadwal ujian: tegang, penuh persiapan dadakan, lalu lega ketika selesai. Padahal supervisi dirancang untuk membantu guru bertumbuh. Jika hanya berhenti pada pengisian instrumen

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill