Connect With Us

Ehem..PDIP & Gerindra Pedekate, Cari Wali Kota Tangsel yang Revolusioner

Denny Bagus Irawan | Sabtu, 4 April 2015 | 05:00

Kantor KPUD Kota Tangsel. (Agung Ceria / TangerangNews)

TANGSEL-PDIP dan Gerindra ditingkat elite nasional saat ini sedang berbeda koalisi. PDIP dengan koalisi Indonesia Hebat, sedangkan Gerindra mantap dengan koalisi merah putih. Tetapi hal itu sepertinya tak terjadi di Kota Tangerang Selatan (Tangsel).

PDIP dan Gerindra melakukan silaturahmi politik. Bahkan sang ketua berbeda haluan ditingkat lokal itu copy darat  di salahsatu rumah makan yang ada  Serpong pada Rabu (1/4) lalu.

 Meski ketahuan wartawan sedang bertemu, Ketua DPC PDIP Kota Tangsel, Bayu murdani mengelak bahwa PDIP sudah berkoalisi dengan Gerindra Tangsel. Padahal dirinya langsung bertemu dengan Ketua DPC Gerindra Kota Tangsel Zaid El Habib.

“Komunikasi politik tetap kami lakukan dengan beberapa partai. Ya Gerindra salah satunya. Jika pertemuan kami disini dikait- kaitkan dengan pilkada, saya rasa kami harus menyelaraskan visi-misi dulu antara PDIP dengan Gerindra, kalau kita samakan persepsi kita akan jalan bareng," ujar Bayu.

 Tetapi, Bayu mengakui, PDIP menginginkan sosok pemimpin Wali Kota Tangsel yang revolusioner. "Kita mencari pemimpin yang revolusioner. Sama halnya dengan partai Gerindra," ujarnya.

 Dia bahkan menyatakan, falsafah penggabungan banteng dengan garuda sangat kuat. Jaya di darat dan di udara. "Kita harapkan, kalau kita bersama bisa lebih kuat," imbuhnya.  Selain itu, sambung Bayu, Banteng dan Garuda menginginkan pemimpin muda dengan pemikiran revolusioner. Artinya, memilih pemimpin yang mempunyai ide-ide yang dapat menjawab tantangan permasalahan di Kota Tangsel.

 Ketua DPC Gerindra Kota Tangsel Zaid El Habib menuturkan, dinamika politik di Kota Tangsel butuh pemimpin revolusioner. Dengan memunculkan pemimpin revolusioner dapat merubah kota Tangsel lebih maju. "Tangsel butuh pemimpin baru yang revolusioner," katannya.

 

OPINI
Supervisi yang Membina, Bukan Sekadar Menilai

Supervisi yang Membina, Bukan Sekadar Menilai

Jumat, 30 Oktober 2026 | 18:29

Bagi sebagian guru, kata “supervisi” masih terdengar seperti jadwal ujian: tegang, penuh persiapan dadakan, lalu lega ketika selesai. Padahal supervisi dirancang untuk membantu guru bertumbuh. Jika hanya berhenti pada pengisian instrumen

WISATA
Catat Jadwalnya, Festival Layang-layang Meriahkan Akhir Pekan di Paramount Petals

Catat Jadwalnya, Festival Layang-layang Meriahkan Akhir Pekan di Paramount Petals

Minggu, 18 Oktober 2026 | 12:15

Paramount Petals Tangerang menghadirkan Festival Layang-layang Paramount Petals sebagai pilihan aktivitas akhir pekan bagi keluarga.

BANDARA
Jadi Pintu Gerbang Indonesia, Menteri Pendidikan Sayangkan Tulisan Bahasa Inggris Dominan di Bandara Soekarno-Hatta

Jadi Pintu Gerbang Indonesia, Menteri Pendidikan Sayangkan Tulisan Bahasa Inggris Dominan di Bandara Soekarno-Hatta

Kamis, 29 Oktober 2026 | 20:58

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti menyinggung penggunaan bahasa Indonesia di ruang publik yang dinilainya masih kalah dominan dibandingkan bahasa Inggris.

KAB. TANGERANG
Bapenda Tangerang Sebut Aturan LSD Berpotensi Kurangi Pendapatan Daerah dari Properti dan Investasi

Bapenda Tangerang Sebut Aturan LSD Berpotensi Kurangi Pendapatan Daerah dari Properti dan Investasi

Jumat, 30 Oktober 2026 | 19:14

Regulasi lahan sawah dilindungi (LSD) dalam Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 4 Tahun 2026 berpotensi memengaruhi pendapatan asli daerah (PAD) Kabupaten Tangerang pada 2027 mendatang.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill