Connect With Us

Tim Gacho Merasa Aneh, KPU Tangsel Keterangantungan Acep

Putri Rahmawati | Selasa, 16 Juni 2015 | 01:35

Tim Gacho kesal dengan KPU Tangsel (Putri Rahmawati / TangerangNews)


TANGSEL-Buntut tak diloloskannya Gatot Sunarso atau Gacho - Ahmad Yani menjadi calon dari jalur perseorangan, dianggap
Rizal selaku ketua Tim Pemenangan Gacho Sunarso bukti ada ketidakberesan dalam KPU.

"Saya heran dengan KPU yang ada di Tangsel ini, kenapa sih sedikit-dikit panggil M Acep, sedikit-dikit M. Acep? Dia kan Panwaslu. Dimana ketegasan KPU Tangsel, Seakan-akan sudah terbangun sinergitas yang sangat kuat antara KPU dan Panwaslu," ujar Rizal.

Rizal menambahkan bahwa demokrasi di Kota Tangerang Selatan sudah mati dikarenakan KPU Tangsel tidak memiliki rasa kemanusiaan.

"Kami merasa sangat dimainkan oleh KPU Tangsel. Karena KPU memutuskan secara sepihak, padahal tim kami sudah hadir. Dan syarat dukungan pun sudah datang beberapa menit sebelum pukul 23.00 WIB, hanya saja syarat dukungan tidak diperbolehkan masuk dengan informasi yang saya dapat bahwa KPU sedang menggelar jumpa pers penutupan jalur perseorangan," terang Rizal.

PROPERTI
Pengamat Nilai Konsep Kota Mandiri Seperti Paramount Gading Serpong Kian Dilirik, Tak Hanya Soal Rumah Hunian

Pengamat Nilai Konsep Kota Mandiri Seperti Paramount Gading Serpong Kian Dilirik, Tak Hanya Soal Rumah Hunian

Kamis, 2 April 2026 | 10:54

Perkembangan kawasan perkotaan di Indonesia dalam beberapa waktu terakhir menunjukkan perubahan dalam pola pengembangan hunian. 

SPORT
Persita Tumbang di Kandang Persebaya, Posisi Pendekar Cisadane Tergusur dari Lima Besar

Persita Tumbang di Kandang Persebaya, Posisi Pendekar Cisadane Tergusur dari Lima Besar

Senin, 6 April 2026 | 12:01

Persita Tangerang gagal membawa pulang poin dari lawatan ke markas Persebaya Surabaya pada pekan ke-26 BRI Super League 2025/2026.

BANDARA
Kemenekraf Dorong IP Lokal Mendunia Lewat Instalasi di Bandara Soekarno-Hatta

Kemenekraf Dorong IP Lokal Mendunia Lewat Instalasi di Bandara Soekarno-Hatta

Jumat, 3 April 2026 | 21:18

Kementerian Ekonomi Kreatif (Kemenekraf) mendorong brand lokal berbasis Intellectual Property (IP) atau kekayaan intelektual agar mampu bersaing di panggung global.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill