3 Pemain Persita Dipanggil Timnas untuk FIFA Matchday Juni 2026, Wakili Indonesia hingga Guinea Khatulistiwa
Jumat, 29 Mei 2026 | 14:39
Persita Tangerang melepas sejumlah pemainnya untuk agenda internasional FIFA Matchday Juni 2026.
TANGERANG SELATAN-Usaha kerja keras pengrajin batik asal Tangsel dra Nelty Fariza yang terus mengembangkan batik Tangsel berbuah hasil. Atas karyanya, dia diundang ikut kompetisi batik se-Dunia yang berlangsung di Naning, Cina, pada tanggal 15 September 2015.
Nelty mengatakan, sangat terharu karena hasil kerja keras dirinya dianggap sebelah mata oleh orang-orang bisa berlaga dengan 11 negara ini. Dalam festival batik dunia ini, Nelty akan membawa nama Indonesia, Tangerang Selatan dan Banten. Batik yang dipamerkan diberi nama Pesona Krakatau.
"Batik Krakatau yang dipamerkan merupakan produk inovasi kreatif batik Tangsel dan handi craf dibuat dari pisang abaka (malimping) Provinsi Banten," jelasnya kepada wartawan saat mengikuti acara penutupan pelatihan pembatikan di Rumah Makan Remaja Kuring, Setu, Tangsel, Kamis (13/8/2015).
Keikutan serta batik Tangsel dalam festival batik se-dunia, lantaran batik Tangsel sendiri sudah dipasarkan ke Malaysia dan Jepang. Bahkan Jepang sudah memasarkan batik Tangsel di wilayahnya. "Kalau kita datangi setiap outlet baju di jepang pasti ada yang menjual batik asli tenunan Tangsel," pungkasnya.
Wanita yang tinggal di Villa Bintaro Regency Pondok Aren, Tangsel itu menegaskan batik Tangsel hasil karyanya dicondongkan dengan ke aripan lokal, artinya dengan ciri khas Tangsel seperti gambar Anggrek, Melati, Anggrek, Flora dan Pesona Krakatau.
"Tema ini mengambarkan budaya baru yang bisa mengangkat Batik Tangsel Tangsel menjadi budaya Tangsel," tandasnya.
Persita Tangerang melepas sejumlah pemainnya untuk agenda internasional FIFA Matchday Juni 2026.
TODAY TAGUsai ditunjuk oleh Presiden Prabowo Subianto untuk menjabat sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) menggantikan Dadan Hindayana, Nanik S. Deyang langsung membeberkan sejumlah langkah strategis ke depan.
Kini wajah Situ Cihuni, Kecamatan Pagedangan, Kabupaten Tangerang, berubah total. Situ seluas 22 hektar ini dulunya dikenal sebagai area terbengkalai. Ilalang tinggi, semak liar, hingga kesan menyeramkan pernah melekat di kawasan tersebut.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews