2 Penerbangan Dibatalkan Dampak Kabut Asap Karhutla, Bandara Soetta Siapkan Langkah Mitigasi
Jumat, 16 Oktober 2026 | 19:40
Bencana kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di sejumlah wilayah Indonesia berdampak langsung pada sektor penerbangan.
TANGERANG SELATAN-Usaha kerja keras pengrajin batik asal Tangsel dra Nelty Fariza yang terus mengembangkan batik Tangsel berbuah hasil. Atas karyanya, dia diundang ikut kompetisi batik se-Dunia yang berlangsung di Naning, Cina, pada tanggal 15 September 2015.
Nelty mengatakan, sangat terharu karena hasil kerja keras dirinya dianggap sebelah mata oleh orang-orang bisa berlaga dengan 11 negara ini. Dalam festival batik dunia ini, Nelty akan membawa nama Indonesia, Tangerang Selatan dan Banten. Batik yang dipamerkan diberi nama Pesona Krakatau.
"Batik Krakatau yang dipamerkan merupakan produk inovasi kreatif batik Tangsel dan handi craf dibuat dari pisang abaka (malimping) Provinsi Banten," jelasnya kepada wartawan saat mengikuti acara penutupan pelatihan pembatikan di Rumah Makan Remaja Kuring, Setu, Tangsel, Kamis (13/8/2015).
Keikutan serta batik Tangsel dalam festival batik se-dunia, lantaran batik Tangsel sendiri sudah dipasarkan ke Malaysia dan Jepang. Bahkan Jepang sudah memasarkan batik Tangsel di wilayahnya. "Kalau kita datangi setiap outlet baju di jepang pasti ada yang menjual batik asli tenunan Tangsel," pungkasnya.
Wanita yang tinggal di Villa Bintaro Regency Pondok Aren, Tangsel itu menegaskan batik Tangsel hasil karyanya dicondongkan dengan ke aripan lokal, artinya dengan ciri khas Tangsel seperti gambar Anggrek, Melati, Anggrek, Flora dan Pesona Krakatau.
"Tema ini mengambarkan budaya baru yang bisa mengangkat Batik Tangsel Tangsel menjadi budaya Tangsel," tandasnya.
Bencana kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di sejumlah wilayah Indonesia berdampak langsung pada sektor penerbangan.
TODAY TAGPemerintah Kota (Pemkot) Tangsel memastikan mengawal penanganan medis dan pembiayaan perawatan korban ledakan ruko di kawasan Pasar Cimanggis yang terjadi pada Rabu 14 Oktober 2026, malam.
Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut
Solana memasuki akhir 2026 dengan sejumlah katalis yang dapat menentukan arah harga SOL. Pertumbuhan ekosistem, aktivitas jaringan, pengembangan aplikasi terdesentralisasi, serta kondisi pasar kripto menjadi faktor fundamental yang perlu
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews