Connect With Us

Dana Hibah di Tangsel mendadak naik drastis

Denny Bagus Irawan | Selasa, 29 September 2015 | 14:14

Ilustrasi Uang Hasil Korupsi (Dira Derby / TangerangNews)

 

TANGERANG SELATAN-Dana untuk belanja hibah di Kota Tangerang Selatan (Tangsel) mendadak naik drastis pada tahun 2015 ini dari Rp29,5 miliar menjadi Rp105 miliar. Hal itu dinilai Suhendar pengamat politik di Tangsel yang juga dosen di salah satu perguruan swasta di Tangsel menduga sebagai bagian dari langkah persiapan untuk Pilkada incumbent.

"Pemberian hibah tidak taat pada asas pengelolaan keuangan daerah, yaitu tidak transparan, berupa pencantuman nama penerima, alamat penerima dan besarannya," kata Suhendar yang juga Koordinator TRUTH Tangsel, Selasa (29/09).

Menurut dia, pada APBD murni saja yang sebesar ± Rp29 miliar Pemkot Tangsel tidak mempublikasikannya kepada masyarakat.

Padahal berdasarkan ketentuan yang berlaku seharusnya Peraturan Wali Kota yang memuat pencantuman nama penerima dan alamat.  "Artinya, dengan sikap tertutup ini, maka potensi penyalahgunaan dana hibah sangat besar,” katanya.

Dia menilai, pola lama masih dipertontonkan dengan membagi-bagikan dana hibah yang berasal dari APBD kepada masyarakat, namun di design sedemikian rupa sehingga seolah-olah, masyarakat yang mendapat dana hibah ini adalah atas kemurahan hati Airin-Benyamin.

“Padahal dana ini bersumber dari uang masyarakat juga, bukan kantong pribadi pertahana,” katanya.

Suhendar juga berani menyampaikan bahwa kenaikan dana hibah ini bertentangan dengan UU No.23 tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah dan Surat Edaran Kemendagri No.900/4627/SJ yang keduanya berintikan bahwa belanja hibah dianggarkan setelah memperioritaskan pemenuhan belanja urusan wajib dan urusan pemerintahan pilihan. “Ada kemungkinan juga sengaja tertutup karena berpotensi bisa disalah gunakan penyalurannya,” kata Suhendar.

 

TOKOH
KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

Senin, 7 September 2026 | 15:29

‎Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

BANDARA
Jadi Pintu Gerbang Indonesia, Menteri Pendidikan Sayangkan Tulisan Bahasa Inggris Dominan di Bandara Soekarno-Hatta

Jadi Pintu Gerbang Indonesia, Menteri Pendidikan Sayangkan Tulisan Bahasa Inggris Dominan di Bandara Soekarno-Hatta

Kamis, 29 Oktober 2026 | 20:58

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti menyinggung penggunaan bahasa Indonesia di ruang publik yang dinilainya masih kalah dominan dibandingkan bahasa Inggris.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill