Connect With Us

LIRA Banten Protes APBD Perubahan ditahan Dewan Tangsel

Denny Bagus Irawan | Selasa, 6 Oktober 2015 | 17:35

Lumbung Informasi Rakyat (LIRA) Provinsi Banten menggelar jumpa pers di Kantor Badan Peleliti Independen (BPI) di Gang Mawar, Rawa Buntu, Serpong, Kota Tangsel, Selasa (6/10/2015). (Dira Derby / Tangerangnews)

TANGERANG SELATAN- Lumbung Informasi Rakyat (LIRA) Provinsi Banten menggelar jumpa pers di Kantor Badan Peleliti Independen (BPI) di Gang Mawar, Rawa Buntu, Serpong, Kota Tangsel, Selasa (6/10/2015).

 

Mereka mengancam akan melaporkan anggota DPRD Kota Tangsel yang tak menyetujui apa yang diusulkan Pemerintah Kota Tangsel terkait dana bansos dan hibah yang pada APBD-P. "Kita akan laporan kan ke yang berwajib," ujar Suhalimi Ismedi Ketua LIRA, Selasa (6/10).

 

Dia juga mengklaim, LIRA tidak pernah mendapatkan dana hibah serta tak pernah mendapat proyek dari pemerintah. Dia mengaku selama ini LIRA selalu netral dalam Pilkada.

 

Justru kehadiran Lira di sini sebagai netralitas agar apa-apa yang dilakukan pertahana Airin tak selalu dikaitkam dengan Pilkada. "LIRA pernah mau dikasih uang Rp350 juta, tapi saya tolak. Dan ini tolong dicatat, saya tak pernah mendapat proyek, " ujarnya seraya berteriak.

 

Dampak jika dana hibah dan bantuan sosial dicoret hanya karena kepentingan Pilkada, menurut dia, terlalu politis dan mengada-ada.

"Itu kan namanya mengada-ada, bayangkam kalau memang dana itu diperuntukan untuk memperbaiki masjid yang mau roboh, gimana ini," katanya.

 

Saat ditanya apakah LIRA selama ini sudah pernah mengecek kemama bantuan dana hibah dan bantuan sosial di Tangsel, menurut dia itu bukan domaim dia untuk melakukan pengecekan apakah dana tersebut sampai kepada yang berhak.

"Kami belum pernah memang, karena itu bukan kewenangan kami. Kami mencurigai dewan ini hanya minta bergaining position," tuntas.

OPINI
May Day dan Gugatan Marx di Balik Penjara Digital

May Day dan Gugatan Marx di Balik Penjara Digital

Jumat, 1 Mei 2026 | 16:57

Sejarah dari seluruh masyarakat yang ada hingga sekarang adalah sejarah perjuangan kelas." Kalimat pembuka Karl Marx dalam Manifesto Komunis (1848) ini sering kali dianggap sebagai peninggalan masa lalu yang tak lagi relevan.

PROPERTI
Fasilitasi Ibadah Warga, Perumahan MGK Serang Resmikan Masjid Ar-Rahmah

Fasilitasi Ibadah Warga, Perumahan MGK Serang Resmikan Masjid Ar-Rahmah

Senin, 27 April 2026 | 11:47

Perumahan Mulia Gading Kencana (MGK) di Kibin, Kabupaten Serang, yang dikembangkan oleh PT Infiniti Triniti Jaya, menambah fasilitas kawasan dengan membangun Masjid Ar-Rahmah

AYO! TANGERANG CERDAS
Mahasiswa Pascasarjana UNPAM Gelar PKM di SMPN 7 Tangsel, Bekali OSIS dengan Growth Mindset

Mahasiswa Pascasarjana UNPAM Gelar PKM di SMPN 7 Tangsel, Bekali OSIS dengan Growth Mindset

Rabu, 29 April 2026 | 16:09

Mahasiswa Pascasarjana Manajemen Pendidikan Universitas Pamulang menggelar kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) di SMPN 7 Kota Tangerang Selatan, Rabu 29 April 2026.

SPORT
Bintang Persita Asal Korsel Bakal dinaturalisasi, PSSI Masih Tunggu Proses di DPR

Bintang Persita Asal Korsel Bakal dinaturalisasi, PSSI Masih Tunggu Proses di DPR

Senin, 27 April 2026 | 07:52

Gelandang Persita Tangerang asal Korea Selatan (Korsel) Bae Sin-yeong berpeluang akan segera membela Timnas Indonesia melalui proses naturalisasi.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill