Connect With Us

Gadis 16 Tahun Digilir 5 Pemuda Tangerang di Lapangan Bola Pakuhaji

Denny Bagus Irawan | Selasa, 6 Oktober 2015 | 12:58

Ilustrasi pemerkosaan. (Shutterstock / Shutterstock)

 

TANGERANGNEWS.com-AJ, seorang gadis berusia 16 tahun yang masih duduk dibangku sekolah SMK di Pakuhaji, Kabupaten Tangerang mendatangi Polresta Tangerang, Selasa (6/10/2015). Kedatangannya tidak sendiri, dia ditemani Pamannya, Usman Sapta,32, serta ibunya Aisiyah,40.

Ketika ditanya wartawan, wanita cantik itu mengaku menjadi korban pemerkosaan. “Iya benar dia digilir lima orang pemuda,” ujar Usman Sapta, Selasa (6/10/2015).

AJ adalah warga Desa Kiara Payung, Pakuhaji, Kabupaten Tangerang. Dia diperkosa sekitar tiga malam lalu pukul 20.00 WIB oleh kawanan lima pemuda.

Cerita tentang AJ diperkosa berawal dari seorang temannya bernama Wiwi menjemputnya ke rumah untuk main di lapangan bola.

Tersangka

#Perkosa Korban, Pembius 2 TKW Ditembak Polres Bandara Soekarno-Hatta

“Dia dijemput sekitar pukul 19.00,” katanya. Setelah sampai di Lapangan Bola, mereka kemudian berbaur bersama para tersangka. Saat malam mulai larut, AJ kemudian meminta agar Wiwi mengantarnya pulang. Namun, permintaan AJ ditolak Wiwi. Malah AJ diberi minuman kaleng oleh para pemuda di lokasi.

“Rupanya minuman itu telah dicampur sesuatu, seperti obat bius, sehingga AJ tak sadarkan diri. Dia pun akhirnya diperkosa secara bergantian,” katanya.

Setelah keesokan harinya, diantar oleh salah seorang pelaku. AJ langsung menceritakan kejadian itu kepada orangtuanya karena kemaluannya sakit.

“Awalnya tak mau mengaku soal adanya pemerkosaan, tetapi akhirnya mau buka mulut juga. Kami langsung laporkan ke sini (Polres). Ini No Laporannya,  LP/TBL/X/2015 /Resta Tangerang. Saya harap para pelaku dihukum sesuai dengan perbuatannya,” terangnya. (RAZ)

BANTEN
Andra Soni Susuri Kali Angke, Temukan Dua Penyebab Utama Banjir Tangerang

Andra Soni Susuri Kali Angke, Temukan Dua Penyebab Utama Banjir Tangerang

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 05:42

Gubernur Banten Andra Soni bersama Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo meninjau langsung kondisi Kali Angke menggunakan perahu

OPINI
Supervisi yang Membina, Bukan Sekadar Menilai

Supervisi yang Membina, Bukan Sekadar Menilai

Jumat, 30 Oktober 2026 | 18:29

Bagi sebagian guru, kata “supervisi” masih terdengar seperti jadwal ujian: tegang, penuh persiapan dadakan, lalu lega ketika selesai. Padahal supervisi dirancang untuk membantu guru bertumbuh. Jika hanya berhenti pada pengisian instrumen

BISNIS
Mau Jualan saat Ramadan 2027? Simak Perubahan Kebiasaan Belanja Konsumen Mulai dari 10 Hari Pertama Puasa

Mau Jualan saat Ramadan 2027? Simak Perubahan Kebiasaan Belanja Konsumen Mulai dari 10 Hari Pertama Puasa

Jumat, 30 Oktober 2026 | 18:30

Bulan suci Ramadan 2027 tinggal beberapa bulan lagi. Moment ini biasanya dimanfatkan banyak orang untuk berjualan mulai dari takjil, busana muslim dan beragam produk lainnya.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill