Connect With Us

Sebelum Dibantai Putri Diduga Diperkosa

Rangga Agung Zuliansyah | Jumat, 12 Juni 2015 | 19:50

Jenazah Putri Mariska Sakina saat dimakamkan di TPU Lompong, Kelurahan Sudimara Selatan, Kecamatan Ciledug, Kota Tangerang, Senin (8/6) pukul 11.00 WIB . (Rangga A Zuliansyah / TangerangNews)

TANGERANG-Hasil visum yang dilakukan polisi terhadap jasad Putri Mariska Sakinah, 13, ditemukan dugaan adanya kekerasan seksual sebelum siswi kelas 1 MTS Al-Islamiyah Ciledug tersebut dibunuh.
 

Kepala Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Bidokkes) Polda Metro Jaya Kombes Pol  Musyafak mengatakan, dari visum ditemukan ada sperma kering di dekat kemaluan korban.

“Dan dari hasil pemeriksaa ditemukan positif sperma dari Mr X dengan golongan darah O dengan Rhesus Positf,” katanya, Jumat (12/6).

 

Pihaknya juga mengambil sampel darah kakak korban, Muhammad Rizky Silaban yang juga menjadi korban penusukan pada peristiwa tersebut, beserta darah ibu kandung korban sebagai pembanding.

 

“Sampel darah tersebut juga telah dibawa ke Lab DNA Dokpol Pusdokkes di Cipinang untuk diperiksakan,” jelas Musyafak.

 

Sementara Kasat Reskrim Polres Metro Tangerang AKBP Sutarmo enggan menyebutkan apakah pembunuhan tersebut mengarah kepada adanya dugaan kekerasan seksual. Dia mengaku telah mendapat hasil visum tapi dia juga enggan mengungkapkan karena kepentingan penyelidikan.

 
“Sampai serkarang kita masih bekerja, jadi belum ada perkembangan yang mengarah kepada tersangka. Hasil visum ada, tapi tidak bisa kita ungkapkan,” jelasnya.

KAB. TANGERANG
Aniaya dan Paksa Masturbasi Pegawai Bank Keliling di Tangerang, 8 Terduga Pelaku Diringkus

Aniaya dan Paksa Masturbasi Pegawai Bank Keliling di Tangerang, 8 Terduga Pelaku Diringkus

Jumat, 7 Agustus 2026 | 21:29

Aparat kepolisian berhasil mengamankan terduga pelaku yang menganiaya dan memaksa masturbasi seorang pria berinisial PG, 25, yang merupakan pegawai bank keliling di Panongan, Kabupaten Tangerang.

OPINI
Cara Islam Memberantas Korupsi

Cara Islam Memberantas Korupsi

Senin, 27 Juli 2026 | 20:32

Kasus megakorupsi yang merugikan negara terus terjadi, seolah tidak memiliki solusi yang pas, walaupun telah dibentuk lembaga untuk memberantas kasus korupsi ini, yaitu KPK. Namun kasus korupsi terus berulang dengan nilai yang sangat fantastis.

TANGSEL
BRIN Serpong Bikin Sepatu Karet Seharga Rp75 Ribuan untuk Siswa Sekolah Rakyat

BRIN Serpong Bikin Sepatu Karet Seharga Rp75 Ribuan untuk Siswa Sekolah Rakyat

Jumat, 7 Agustus 2026 | 07:00

Tim peneliti Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) BRIN di Serpong, Tangerang Selatan (Tangsel), merancang sepatu berbahan dasar karet yang memiliki bobot ringan, nyaman digunakan, serta ramah di kantong.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill