ITTS Jadi Kampus Pertama di Asia Tenggara yang Masuk Ekosistem WordPress Credits
Kamis, 17 September 2026 | 18:01
Institut Teknologi Tangerang Selatan (ITTS) menorehkan pencapaian membanggakan di kancah pendidikan tinggi internasional.
TANGERANG-Hasil visum yang dilakukan polisi terhadap jasad Putri Mariska Sakinah, 13, ditemukan dugaan adanya kekerasan seksual sebelum siswi kelas 1 MTS Al-Islamiyah Ciledug tersebut dibunuh.
Kepala Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Bidokkes) Polda Metro Jaya Kombes Pol Musyafak mengatakan, dari visum ditemukan ada sperma kering di dekat kemaluan korban.
“Dan dari hasil pemeriksaa ditemukan positif sperma dari Mr X dengan golongan darah O dengan Rhesus Positf,” katanya, Jumat (12/6).
Pihaknya juga mengambil sampel darah kakak korban, Muhammad Rizky Silaban yang juga menjadi korban penusukan pada peristiwa tersebut, beserta darah ibu kandung korban sebagai pembanding.
“Sampel darah tersebut juga telah dibawa ke Lab DNA Dokpol Pusdokkes di Cipinang untuk diperiksakan,” jelas Musyafak.
Sementara Kasat Reskrim Polres Metro Tangerang AKBP Sutarmo enggan menyebutkan apakah pembunuhan tersebut mengarah kepada adanya dugaan kekerasan seksual. Dia mengaku telah mendapat hasil visum tapi dia juga enggan mengungkapkan karena kepentingan penyelidikan.
“Sampai serkarang kita masih bekerja, jadi belum ada perkembangan yang mengarah kepada tersangka. Hasil visum ada, tapi tidak bisa kita ungkapkan,” jelasnya.
Institut Teknologi Tangerang Selatan (ITTS) menorehkan pencapaian membanggakan di kancah pendidikan tinggi internasional.
TODAY TAGLembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Tangerang memperkuat langkah deteksi dini pencegahan gangguan keamanan dan ketertiban melalui inspeksi mendadak (sidak) gabungan, serta tes urine bagi warga binaan pada Rabu 16 September 2026, malam.
Toys Kingdom menghadirkan program ON THE WHEELS yang berlangsung hingga 7 Oktober 2026.
Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews