Meritokrasi Tanpa Jiwa
Senin, 17 Agustus 2026 | 19:33
Peringatan kemerdekaan republik ini sejatinya memanggil kembali janji emansipasi yang paling mendasar, yakni pembebasan nalar manusia dari segala bentuk perhambaan feodal.
TANGERANG-Hasil visum yang dilakukan polisi terhadap jasad Putri Mariska Sakinah, 13, ditemukan dugaan adanya kekerasan seksual sebelum siswi kelas 1 MTS Al-Islamiyah Ciledug tersebut dibunuh.
Kepala Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Bidokkes) Polda Metro Jaya Kombes Pol Musyafak mengatakan, dari visum ditemukan ada sperma kering di dekat kemaluan korban.
“Dan dari hasil pemeriksaa ditemukan positif sperma dari Mr X dengan golongan darah O dengan Rhesus Positf,” katanya, Jumat (12/6).
Pihaknya juga mengambil sampel darah kakak korban, Muhammad Rizky Silaban yang juga menjadi korban penusukan pada peristiwa tersebut, beserta darah ibu kandung korban sebagai pembanding.
“Sampel darah tersebut juga telah dibawa ke Lab DNA Dokpol Pusdokkes di Cipinang untuk diperiksakan,” jelas Musyafak.
Sementara Kasat Reskrim Polres Metro Tangerang AKBP Sutarmo enggan menyebutkan apakah pembunuhan tersebut mengarah kepada adanya dugaan kekerasan seksual. Dia mengaku telah mendapat hasil visum tapi dia juga enggan mengungkapkan karena kepentingan penyelidikan.
“Sampai serkarang kita masih bekerja, jadi belum ada perkembangan yang mengarah kepada tersangka. Hasil visum ada, tapi tidak bisa kita ungkapkan,” jelasnya.
Peringatan kemerdekaan republik ini sejatinya memanggil kembali janji emansipasi yang paling mendasar, yakni pembebasan nalar manusia dari segala bentuk perhambaan feodal.
TODAY TAGPerayaan Hari Kemerdekaan ke-81 Republik Indonesia di Kecamatan Curug tahun ini tidak hanya diwarnai kegiatan seremonial. Tetapi juga menjadi sarana pembinaan atlet muda melalui gelaran Paramount Petals Cup 2026.
Ajang pameran otomotif GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026 resmi menutup rangkaian kegiatannya melalui malam penghargaan Exhibitor Night yang dihelat di ICE BSD City, Kabupaten Tangerang, pada Sabtu, 8 Agustus 2026.
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten bersama sektor industri terus berupaya menekan angka pengangguran terbuka melalui pengembangan pendidikan vokasi dan penguatan kompetensi tenaga kerja.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews