Connect With Us

2 Kali Memperkosa Santri SMP di Tangerang, Pria Bertato ditangkap

ADOK | Senin, 31 Agustus 2015 | 13:43

AR saat digelandang ke Mapolsek Balaraja. (Iday / Tangerangnews)

 

TANGERANG-Habis sudah kehormatan seorang gadis muda berinisial IW,14, yang juga santri di sebuah sekolah SMP di Sukamulya,Balaraja, Kabupaten Tangerang direnggut oleh pria bertato berinisial AR,35.

Dua kali AR menggagahi IW yang tak lain tetangganya sendiri warga Kampung Kepuh RT 7/3 Desa Saga, Kecamatan Balaraja, Kabupaten Tangerang. Aksi bejat yang kedua kalinya diketahui saat orangtua mendatangi sekolah untuk menjemput putrinya, Senin (31/8/2015).

Peristiwa pertama kali terjadi pada Sabtu malam lalu di rumah pelaku. Namun, AR yang  merasa korban tak akan membocorkan ‘pengambilan bulan’ itu  nekat menjemput IW dari sekolahnya untuk kembali  ‘mengulanginya’ pada Minggu (30/8).

“Saya kaget katanya anak saya sudah ada yang jemput. Dan, katanya yang jemput adalah dia (AR). Saat ditanya, awalnya enggak mau ngaku anak saya, setelah berkali-kali ditanya baru ngaku ‘digituin’,” ujar Rumsah ,45, ibu korban.

Sementara Kanit Reskrim Polsek Balaraja IPTU Mulyadi membenarkan peristiwa pemerkosaan yang dilakukan pria bertato tersebut. Pelaku sudah diamankan di Polsek Balaraja atas laporan keluarga korban. 

"Saat ini kepolisian tengah melakukan pemeriksaan dan penyelidikan. Korban sudah menjalani visum," tandasnya.

[Mau Memperkosa, IS Merokok Dulu ]

BANTEN
25 Tahun Dibiarkan Rusak, Pemprov Banten Akhirnya Perbaiki Jembatan Piano Penghubung Serang-Tangerang

25 Tahun Dibiarkan Rusak, Pemprov Banten Akhirnya Perbaiki Jembatan Piano Penghubung Serang-Tangerang

Selasa, 21 Juli 2026 | 18:21

Setelah penantian selama 25 tahun, perbaikan Jembatan Piano yang menghubungkan Kabupaten Serang dan Kabupaten Tangerang akhirnya mulai dikerjakan.

AYO! TANGERANG CERDAS
Pemprov Banten Prioritaskan Jurusan Berbasis AI dan Industri di SMK

Pemprov Banten Prioritaskan Jurusan Berbasis AI dan Industri di SMK

Rabu, 15 Juli 2026 | 19:47

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten menyiapkan evaluasi sejumlah program keahlian di sekolah menengah kejuruan (SMK) untuk menyesuaikan kebutuhan dunia kerja dan perkembangan teknologi.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill