Pemuda di Kosambi Ditangkap Edarkan 1.918 Obat Keras Ilegal
Kamis, 6 Agustus 2026 | 13:42
1.918 butir obat keras jenis Tramadol dan Hexymer dalam operasi yang dilakukan di wilayah Kosambi, Kabupaten Tangerang.
TANGERANG SELATAN-Amas Mashudin, 48, seorang penjaga indekos yang berasal dari Ciamis nekat mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri, Rabu (17/2/2016) sekitar pukul 04.30 WIB.
Mayat Amas ditemukan tergelantung dibawah tangga rumah kos di ruang dapur milik Ikin Sadikin yang berada di Kampung Lengkong Gudang, RT 03/09 Kelurahan Lengkong Gudang, Kecamatan Serpong, Kota Tangerang Selatan (Tangsel).
Kasubag Humas Polres Kota Tangsel AKP Mansuri mengatakan, kejadian tersebut diketahui pertama kali oleh Ngasripah istri korban sekitar pukul 04.30 WIB. Ketika itu dia bangun tidur, lalu keluar dari kamar.
Tiba-tiba dia melihat di dapur korban ditemukan sudah dalam keadaan tergantung di anak tangga dapur.
“Korban ditemukan terlilit tambang warna merah dan masih mengenakan pakaian jaket parasit warna biru,” terang Mansuri.
Pihak kepolisian tidak menemukan tanda tanda kekerasan atau pun bekas luka pada tubuh korban.
“Istri korban menduga Amas mengalami sakit stres yang dideritanya sejak dua bulan yang lalu,” katanya.
1.918 butir obat keras jenis Tramadol dan Hexymer dalam operasi yang dilakukan di wilayah Kosambi, Kabupaten Tangerang.
TODAY TAGWarga Tangerang kini memiliki pilihan transportasi baru untuk menuju Jakarta. Paramount Petals menghadirkan layanan shuttle bus harian yang menghubungkan kawasan Paramount Petals dengan Counter DayTrans Grogol, Jakarta Barat.
Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang memperkuat langkah-langkah mitigasi dan kesiapsiagaan guna menghadapi musim kemarau yang diprediksi masih akan berlangsung hingga September 2026 mendatang.
Empat maskapai internasional resmi bergabung untuk melayani keberangkatan dan kedatangan jemaah umrah di Terminal Khusus Haji dan Umrah 2F Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta), Kota Tangerang, mulai 7 Agustus 2026.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews