Connect With Us

Prita Rasakan Perbedaaan Tulisan

| Rabu, 4 November 2009 | 15:32

TANGERANGNEWS-Prita Mulyasari, terdakwa kasus pencemaran nama baik RS Omni Internasional mengaku kalau barang bukti Jaksa Penuntut Umum (JPU) yang berisi email tentang buruknya pelayanan RS Omni Internasional di Alam Sutera, Serpong, Kota Tangsel ada perubahan tulisan. “Kalau kata-kata dan kalimat keseluruhannya saya tidak ingat, tapi isi email itu bukan punya saya. Sepertinya ada perbedaan tulisan yang dibawa JPU,” ungkapnya kepada ketua majelis hakim Arthur Hangewa saat persidangan di Pengadilan Negeri (PN) Tangerang, hari ini. Sementara itu, kuasa hukum Prita, Slamet Yuwono menjelaskan, dari sejumlah saksi ahli teknologi informasi yang telah dihadirkan dalam sidang sebelumnya telah menjelaskan surat elektronik yang dibuat Prita bukan disebarkan oleh Prita melainkan pihak lain yang mungkin telah merubahnya. "Surat email yang ditunjukkan majelis hakim tidak benar tulisannya, jadi kebenarannya diragukan karena bisa saja sudah dirubah" katanya usai persidangan. Menanggapi hal itu, JPU Riyadi menjelaskan, didalam Berita Acara Pemberkasan (BAP) No.13 yang berisi keterangan Prita saat di kepolisian, tertulis bahwa Prita membenarkan kalau barang bukti tersebut adalah tulisannya. “Kepada penyidik Prita sudah mengakui itu tulisannya. Jadi kalau dia tidak membenarkan itu hak dia,” terangnya.(rangga/dira)
MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

NASIONAL
Polisi Selidiki Viral Teh Kemasan Berbusa yang Dibagikan ke Massa Aksi 28 Oktober

Polisi Selidiki Viral Teh Kemasan Berbusa yang Dibagikan ke Massa Aksi 28 Oktober

Kamis, 29 Oktober 2026 | 21:04

Polda Metro Jaya akan menyelidiki viralnya video teh kemasan berbusa yang beredar di media sosial setelah aksi penyampaian aspirasi pada 28 Oktober 2026.

TOKOH
KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

Senin, 7 September 2026 | 15:29

‎Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.

BANDARA
Teken MoU di Bandara Soetta, Citilink dan Krispy Kreme Luncurkan Layanan Kejutan Spesial bagi Penumpang

Teken MoU di Bandara Soetta, Citilink dan Krispy Kreme Luncurkan Layanan Kejutan Spesial bagi Penumpang

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:53

Maskapai penerbangan Citilink menghadirkan inovasi baru untuk memperkuat pengalaman terbang pelanggannya melalui kolaborasi strategis bersama Krispy Kreme Indonesia.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill