Connect With Us

Ini Alasan Orangtua Kandung Serahkan Kimora ke Pembantu

Denny Bagus Irawan | Rabu, 16 Maret 2016 | 14:17

Kimora (Raden Bagus Irawan / TangerangNews.com)

TANGERANG SELATAN-Novi orangtua kandung Kimora atau Kimmy menyatakan, dirinya menyerahkan anaknya itu kepada saudaranya Taufik untuk diasuh karena ada masalah dengan suami. Sehingga Kimora begitu lahir langsung dirawat Taufik dan Mira.

 

“Jadi menurut pengakuan Novi, awalnya si Novi ini kan mengandung empat bulan, karena ada masalah keluarga, Novi kebingungan karena suami tak pulang,” kata Kasat Reskrim Polres Kota Tangerang Selatan AKP Samian, Rabu (16/3).  

 

Karena Novi ini kenal dengan Taufik sebagai saudara, menurut Kasat, Novi lalu bilang kepada Taufik agar nanti kalau lahir, Taufik mengasuh anaknya. 

 

“Taufik akhirnya pada saat Novi melahirkan merawat Kimora menyanggupinya dan menunggu sampai kelahiran Kimora . Kebetulan Mira dan Taufik bekerja di tempat Partahi Sihombing dan Rosi yang berdomisili di Perumahan Bintaro Sektor 7, Pondok Aren, Tangerang Selatan,” katanya.

 

Dia juga mengatakan, hasil mediasi bukan polisi yang meminta agar Kimora dikembalikan ke Novi, tetapi berdasarkan kesepakatan antar tiga pihak.

 

“Polisi tak punya hak. Polisi memidiasi hasilnya seperti itu kembali ke orangtua asuhnya,” katanya.  

 

Saat ini, Mira dan Taufik sendiri menurut Kasat sudah berhenti bekerja di rumah Partahi Sihombing. Keduanya bilang sudah bekerja selama 13 tahun, karena sudah lama bekerja mereka ingin istirahat dulu,” tandasnya.

 

 

BISNIS
Rupiah Melemah ke Rp17.400 per Dolar AS, Bank Indonesia Bakal Lakukan Intervensi

Rupiah Melemah ke Rp17.400 per Dolar AS, Bank Indonesia Bakal Lakukan Intervensi

Selasa, 5 Mei 2026 | 18:14

Bank Indonesia buka suara setelah nilai tukar rupiah menyentuh kisaran Rp17.400 per dolar AS, salah satu level terlemah di tengah tekanan global.

OPINI
May Day dan Gugatan Marx di Balik Penjara Digital

May Day dan Gugatan Marx di Balik Penjara Digital

Jumat, 1 Mei 2026 | 16:57

Sejarah dari seluruh masyarakat yang ada hingga sekarang adalah sejarah perjuangan kelas." Kalimat pembuka Karl Marx dalam Manifesto Komunis (1848) ini sering kali dianggap sebagai peninggalan masa lalu yang tak lagi relevan.

KAB. TANGERANG
Tidak Istitha'ah, 7 Jemaah Calon Haji Asal Banten Gagal Berangkat

Tidak Istitha'ah, 7 Jemaah Calon Haji Asal Banten Gagal Berangkat

Selasa, 5 Mei 2026 | 21:24

Sebanyak tujuh jamaah calon haji asal Provinsi Banten Banten gagal berangkat ke tanah suci dan dipulangkan dari Embarkasi Grand El Hajj, Cipondoh, Kota Tangerang lantaran tidak istitha'ah atau tidak memenuhi syarat kemampuan.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill