Connect With Us

Asep Ditembak, Dua Begal Dikeroyok di Serpong

Denny Bagus Irawan | Rabu, 27 April 2016 | 19:00

Barang bukti kedua tersangka begal yang ditangkap massa di Serpong. (Istimewa / Raden Bagus Irawan)

 

TANGERANG SELATAN-Asep,25, warga asal Ciater II, Lengkong Karya, Serpong Utara, Kota Tangerang Selatan (Tangsel) ditembak dua tersangka begal pada Rabu (27/04/2016). Peristiwa yang terjadi pada pagi hari sekitar pukul 08.30 WIB.

 

Kasubag Humas Polres Kota Tangsel, AKP Mansuri mengatakan, meski pelaku menembak Asep. Namun aksi tersangka berhasil dihentikan warga, kedua pelaku pun juga bernasib sial karena kritis akibat dikeroyok massa.

 

“Penembakan terhadap Asep terjadi di Jalan Lengkong Raya, belakang sekolah plus BLM Lengkong Wetan, Kecamatan Serpong Utara,” katanya.

 

Peristiwa itu berawal saat pelaku yang berjumlah dua orang itu melakukan pencurian motor, namun aksinya diketahui oleh Asep.  Kemudian korban ditembak. “Tembakan tersebut mengenai korban, kemudian warga yang mendengar  suara tembakan mengepung kedua tersangka,” katanya.

 

Setelah terkepung, warga pun berhasil menangkap keduanya. Melihat kenekatan kedua tersangka yang menembak Asep, warga pun dibuat berang sehingga melakukan penghakiman ditempat. Beruntung petugas Polsek Serpong yang datang ke lokasi dengan segera menyelamatkan kedua tersangka dari amuk massa.

 

“Kedua tersangka kritis dibawa ke RSUD Kabupaten Tangerang, sedangkan korban dirawat di RS Premiere Bintaro. Kemarahan warga tidak hanya sampai di situ, motor pelaku juga dibakar,” jelasnya.

 

Adapun barang bukti yang berhasil ditemukan dari kedua tersangka yang belum diketahui identitasnya tersebut yakni satu kunci leter T,   satu pucuk senpi rakitan jenis, revolver dengan dua slongsongnya, dua butir utuh dan satu pucuk senjata air soft gun jenis FN.

 

NASIONAL
Polisi Selidiki Viral Teh Kemasan Berbusa yang Dibagikan ke Massa Aksi 28 Oktober

Polisi Selidiki Viral Teh Kemasan Berbusa yang Dibagikan ke Massa Aksi 28 Oktober

Kamis, 29 Oktober 2026 | 21:04

Polda Metro Jaya akan menyelidiki viralnya video teh kemasan berbusa yang beredar di media sosial setelah aksi penyampaian aspirasi pada 28 Oktober 2026.

KAB. TANGERANG
Bapenda Tangerang Sebut Aturan LSD Berpotensi Kurangi Pendapatan Daerah dari Properti dan Investasi

Bapenda Tangerang Sebut Aturan LSD Berpotensi Kurangi Pendapatan Daerah dari Properti dan Investasi

Jumat, 30 Oktober 2026 | 19:14

Regulasi lahan sawah dilindungi (LSD) dalam Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 4 Tahun 2026 berpotensi memengaruhi pendapatan asli daerah (PAD) Kabupaten Tangerang pada 2027 mendatang.

TOKOH
KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

Senin, 7 September 2026 | 15:29

‎Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill