Connect With Us

Pedagang Kelontong di Pondok Aren Dibunuh karena mengajak berhubungan Intim Lagi

Denny Bagus Irawan | Rabu, 14 September 2016 | 08:00

Petugas Polsek Pondok Aren, Kota Tangerang Selatan (Tangsel) menemukan jasad Sumarmin,40, di warung kelontong miliknya di Pondok Aren, Sabtu (10/09/2016) (@TangerangNews.com 2016 / Raden Bagus Irawan)

 

TANGERANGNEWS.com-Terkuak sudah motif pembunuhan pedagang toko kelontong yang terjadi pada Sabtu (10/09/2016) lalu di Pondok Pucung Indah I, Pondok Aren , Kota Tangsel.

Korban bernama Sumarmin,40, tewas karena menghina kekasih sejenisnya, yakni JPS,33. Pelaku pun berhasil ditangkap petugas Polsek Pondok Aren bekerjasama dengan petugas Polres Kota Tangsel, Selasa (13/09/2016).

Menurut Kasat Reskrim Polres Kota Tangsel AKP Samian, tersangka diketahui berinisial JPS,33, emosi lantaran diledek korban. “JPS dihububungi korban sekira jam 21.30 WIB, lalu dia meluncur ke TKP warung milik korban. Saat JPS tiba, warung ditutup dan korban mengajak hubungan intim,” ujar Samian, Rabu (14/09/2016).

Baca Juga :

Kasat menjelaskan, Sumarmin dengan tersangka JPS memang sudah lama menjalin hubungan, sekitar bertahun-tahun lamanya. Namun, karena JPS pada malam itu sakit hati dengan perkataan korban, hingga akhirnya korban dibunuh.

 “Selanjutnya setelah berhubungan sekali, kurang lebih setengah jam korban kembali mengajak hubungan intim sejenis dan kali ini ditolak JPS. Akhirnya, cekcok mulut dan tersangka JPS dimaki hingga tersinggung,” ujarnya.

Akhirnya tersangka JPS mengambil pisau dapur dan menusuk dada korban, kemudian korban berontak dipukul dengan panci. Pasagan tak lazim itu pun saling serang dan berakhir dengan korban ditusuk pada bagian lehernya serta dibekap dengan bantal hingga korban meninggal.

 

“Tersangka mengaku kepada kami itu sudah akumulasi, karena korban sering menghina dina dia,” ujarnya.

Setelah membunuh korban, JPS langsung mencuri uang korban Rp500 ribu, rokok berbagai merk, serta membuang barang bukti berupa  baju celana, sendal dan pisau di buang di rmah kosong dekat lokasi.

Tersangka lalu pergi dan dijemput seorang wanita yakni kekasihnya di sekitar lokasi untuk kabur ke Klaten Jawa Tengah. Setelah sampai di Yogyakarta JPS menjual ponsel Nokia E73 dan ponsel Nokia yang sudah rusak Rp200 ribu.

“JPS kemudian menginap di rumahtantenya di sana, namun dia pulang kemarin Senin ke Pondok Aren, dan kami berhasil menangkapnya di rumah makan cepat saji di Bintaro sektor 9,” terangnya. (RAZ)

 

AYO! TANGERANG CERDAS
7 Sekolah Swasta Mundur dari Program Sekolah Gratis, DPRD Minta Pemprov Carikan Solusi untuk Siswa

7 Sekolah Swasta Mundur dari Program Sekolah Gratis, DPRD Minta Pemprov Carikan Solusi untuk Siswa

Selasa, 28 Juli 2026 | 14:04

Sekretaris Komisi V DPRD Provinsi Banten, Rifky Hermansyah, meminta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Provinsi Banten menjamin hak siswa yang terdampak setelah tujuh SMA swasta mengundurkan diri dari Program Sekolah Gratis.

SPORT
Cari Bibit Unggul Sepak Bola di Tangerang, 48 Tim Bakal Berlaga dalam Rajawali Junior League 2026

Cari Bibit Unggul Sepak Bola di Tangerang, 48 Tim Bakal Berlaga dalam Rajawali Junior League 2026

Senin, 3 Agustus 2026 | 22:17

Ajang kompetisi sepak bola usia dini bertajuk Rajawali Junior League (RJL) 2026 siap digulirkan oleh RTV pada 29–30 Agustus 2026 di Sport Center Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang.

HIBURAN
Gelar Pesta Rakyat 2026, D'Masiv hingga Juicy Luicy Bakal Meriahkan HUT RI di GWK Cultural Park  

Gelar Pesta Rakyat 2026, D'Masiv hingga Juicy Luicy Bakal Meriahkan HUT RI di GWK Cultural Park  

Selasa, 4 Agustus 2026 | 18:20

GWK Cultural Park kembali menggelar Pesta Rakyat 2026 untuk menyambut Hari Kemerdekaan ke-81 Republik Indonesia.

BANTEN
PLN UID Banten Resmikan Posko Pelayanan Teknik 24 Jam di PIK 2, Percepat Penanganan Gangguan Listrik

PLN UID Banten Resmikan Posko Pelayanan Teknik 24 Jam di PIK 2, Percepat Penanganan Gangguan Listrik

Selasa, 4 Agustus 2026 | 07:22

PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Banten melakukan upaya layanan kelistrikan di kawasan Pantai Indah Kapuk (PIK) 2 melalui peresmian Posko Pelayanan Teknik (Yantek) yang beroperasi selama 24 jam.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill