Connect With Us

Rampok Berpistol Vs Security Bank Mandiri Rawa Buntu Serpong

Denny Bagus Irawan | Kamis, 9 Maret 2017 | 20:21

Rampok Berpistol Vs Security Bank Mandiri Rawa Buntu Serpong, Kamis (09/03/2017). (Tangerangnews / Denny Bagoes Irawan )

TANGERANGNews.com- Jepri Iskandar (33) seorang security Bank Mandiri cabang Serpong dekat Stasiun Rawa Buntu, Kota Tangsel dianiaya komplotan perampok bersenjata api. Peristiwa itu terjadi pada Kamis (9/3/2017). 

Akibat kejadian itu, Jepri Iskandar mengalami luka parah. 
 
Kasat Reskrim Polres Tangsel, AKP Alexander menjelaskan insiden tersebut terjadi ketika karyawan Bank sedang jam istirahat. Di kantor tersebut hanya tersisa korban dan Rifai (24) yang merupakan teller Bank. 
 
Para pelaku langsung menghampiri dan menganiaya korban. Korban sempat melakukan perlawanan dan mengalami luka di bagian kepala bagian atas serta samping.
 
"Saat itu tiba-tiba masuk empat orang pelaku lewat pintu depan membawa senjata jenis pistol," ujar Alexander, Rabu (9/3/2017).
 
Menurut Alexander saat ini korban masih dilakukan perawatan di Puskesmas Rawa Buntu, Serpong. Komplotan rampok ini berhasil menjarah uang dari Bank tersebut. 
 
"Korban menderita luka yang cukup serius. Sedangkan pelaku berhasil membawa uang belasan juta," ujarnya.
OPINI
Darurat Perundungan, Saatnya Islam Menjadi Solusi Hakiki

Darurat Perundungan, Saatnya Islam Menjadi Solusi Hakiki

Senin, 12 Oktober 2026 | 21:02

Orang tua mana yang tidak hancur hatinya, ketika melihat anaknya tersakiti? Terlebih jika peristiwa menyakitkan itu terjadi di lingkungan sekolah, tempat yang semestinya menjadi ruang aman bagi anak untuk belajar, bertumbuh

TEKNO
Fundamental dan Teknikal Solana di Akhir Tahun 2026

Fundamental dan Teknikal Solana di Akhir Tahun 2026

Selasa, 13 Oktober 2026 | 18:16

Solana memasuki akhir 2026 dengan sejumlah katalis yang dapat menentukan arah harga SOL. Pertumbuhan ekosistem, aktivitas jaringan, pengembangan aplikasi terdesentralisasi, serta kondisi pasar kripto menjadi faktor fundamental yang perlu

WISATA
Tak Maksimal Sumbang PAD, Wisata Kabupaten Tangerang Terkendala Regulasi dan Lahan

Tak Maksimal Sumbang PAD, Wisata Kabupaten Tangerang Terkendala Regulasi dan Lahan

Selasa, 6 Oktober 2026 | 19:40

Potensi pariwisata di Kabupaten Tangerang belum memberikan kontribusi maksimal terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill