Connect With Us

Pulang Salat Subuh, 2 Remaja di Tangsel Dibacok Orang Tak Dikenal

Yudi Adiyatna | Senin, 15 Mei 2017 | 10:00

Ilustrasi Pisau Berdarah (istimewa / TangerangNews)


TANGERANGNEWS.com-Dua orang remaja warga Kampung Gunung RT 2/9 Kelurahan Jombang, Kecamatan Ciputat, Kota Tangsel harus dilarikan ke rumah sakit lantaran dibacok orang tidak dikenal ,Minggu (14/5/2017) pagi kemarin.


Keduanya MA (14) dan M (16) ,  mereka dibacok usai melaksanakan Salat Subuh di musala dekat rumahnya, sekitar pukul 05.00. Sepulang dari musala mereka  melihat ada beberapa orang berlarian di Gang Betawi, Jombang Ciputat. Karena penasaran, keduanya mendatangi sekumpulan orang yang berlarian tersebut. Namun nahas MA dan M malah dihadiahi sabetan clurit dari kelompok orang tersebut.

Beberapa orang warga yang ikut menyaksikan kejadian pembacokan tersebut langsung mengejar dan mengeroyok teman dari pelaku penusukan tersebut. 
MA dan M oleh warga langsung dilarikan ke RS terdekat untukmendapat pertolongan. Awaqlnya, MA dibawa ke RS Premier Bintaro. Namun karena kendala biaya yang tinggi MA dilarikan ke RS Tarakan Jakarta Pusat. Sedangkan M dilarikan ke RS Suroso Rempoa, Jakarta Selatan.

Kapolres AKBP Fadli Widiyanto menyampaikan, hingga kini jajarannya masih terus mengejar pelaku terduga pembacokan tersebut. Saat ini tim dari Polres Kota Tangsel sudah melakukan olah TKP dan memeriksa saksi-saksi yang melihat kejadian tersebut.

“Pelaku masih kita kejar. Untuk sementara, kita sudah melakukan olah TKP dan memeriksa saksi,” ungkap Fadli.  Selain itu pihak kepolisian hingga kini masih terus mencari penyebab motif para pelaku pembacokan tersebut.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

BANTEN
Daratan Seluas 30,3 Hektare Muncul di Sekitar Anak Krakatau, Bukan “Cucu” Krakatau

Daratan Seluas 30,3 Hektare Muncul di Sekitar Anak Krakatau, Bukan “Cucu” Krakatau

Rabu, 23 September 2026 | 19:21

Daratan baru seluas sekitar 30,3 hektare muncul di antara Pulau Gunung Anak Krakatau dan Pulau Sertung, Lampung Selatan. Kemunculan daratan tersebut berasal dari material vulkanik yang terakumulasi selama aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau (GAK).

KOTA TANGERANG
Jawab Kebutuhan Listrik Besar untuk AI dan Pusat Data, Wärtsilä Unjuk Teknologi Pembangkit Modular di Enlit Asia ICE BSD

Jawab Kebutuhan Listrik Besar untuk AI dan Pusat Data, Wärtsilä Unjuk Teknologi Pembangkit Modular di Enlit Asia ICE BSD

Rabu, 23 September 2026 | 19:38

Indonesia kini memasuki fase baru dalam transisi energi yang didorong oleh pesatnya ekspansi energi terbarukan serta peningkatan permintaan listrik dari sektor industrialisasi, elektrifikasi, dan perkembangan pusat data berbasis kecerdasan buatan

BISNIS
PT Selaras Jaya Sakti Gathering Bersama Konsumen, Perkuat Akses Cat dan Coating Anti Karat Industri di Banten

PT Selaras Jaya Sakti Gathering Bersama Konsumen, Perkuat Akses Cat dan Coating Anti Karat Industri di Banten

Kamis, 17 September 2026 | 16:01

PT Selaras Jaya Sakti, distributor resmi produk marine coating dan protective coating dari merek International Paint (AkzoNobel), memperkuat jaringan bisnis dan kedekatan dengan mitra industri di wilayah Banten.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill