Connect With Us

2000 Pendatang Diprediksi Masuk ke Tangsel

Yudi Adiyatna | Senin, 3 Juli 2017 | 19:00

Wali kota Tangsel Airin Rachmi Diany saat melakukan halal bihalal dengan para pegawai di Lapangan Cilenggang, Serpong, Senin (3/7/2017). (@TangerangNews2017 / Yudi Adiyatna)

TANGERANGNEWS.com-Seperti kebiasaan musim lebaran sebelumnya, beberapa pemudik yang kembali datang dari kampung halaman biasanya turut serta mengajak kerabat atau rekan di kampung halaman, untuk beradu nasib mencari peruntungan di kota.

 

Hal itu pun jadi perhatian Pemerintahan Kota Tangsel yang meyakini pasca Idul Fitri akan ada sejumlah pendatang baru yang merantau dari berbagai daerah ke Kota Tangsel.

 

Wali Kota Tangsel Airin Rachmi Diany menegaskan, pendatang baru di Kota Tangsel harus memiliki potensi keahlian dan bisa berinvestasi sehingga tidak menjadi beban bagi Tangsel. Diprediksi pendatang baru tahun ini mencapai lebih dari 2000 jiwa.

 

"Pendatang dari luar juga dapat berinvestasi. Tangsel sebagai bagian dari NKRI memang tak boleh melarang siapa pun untuk tidak datang mengadu nasib di daerah mana pun termasuk Tangsel. Tapi tetap jangan nanti malah jadi beban Kota Tangsel," ungkapnya seusai apel gabungan di Lapangan Cilenggang, Serpong, Senin (3/7/2017).

Menurut Airin, lapangan pekerjaan di Tangsel masih terbuka luas. Hal itu karena meningkatnya jumlah orang yang berinvestasi di Tangsel, sehingga ketersediaan lapangan pekerjaan merupakan efek multiplayer  dari banyaknya inventasi.

 

"Makanya kita dorong untuk meningkatkan investasi. Lapangan pekerjaan kita buka secara rutin. Tapi di era persaingan terbuka ini tetap keahlian faktor utama agar dapat bekerja," imbuh mantan Finalis Putri Indonesia ini.

 

Sementara itu, ditempat yang sama Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kota Tangsel Toto Sudarto memperkirakan jumlah pendatang baru di Tangsel meningkat dibandingkan dari tahun 2016 lalu.

 

"Pada tahun 2016 lalu, terdata jumlah pendatang baru sebanyak 1900 jiwa lebih. Diperkirakan saat ini pendatang baru jumlahnya naik hingga lebih dari 2000 jiwa, kebanyakan mereka datang jadi pedagang di pasar-pasar," ungkap Toto.

 

Dirinya pun berharap agar para pendatang baru nantinya bisa tertib mengurus berbagai administrasi kependudukan. Maka itu, selain menggelar Operasi Yustisi, Disdukcapil juga akan mendata warga yang tinggal non-permanen di sejumlah wilayah Tangsel.

 

"Beberapa kantong-kantong warga yang Non-Permanen itu akan kita data dengan berkoordinasi dengan kecamatan. Tapi yang perlu ditekankan adalah keahlian agar tidak kemudian membebani seperti yang ditegaskan Wali Kota tadi,” tutupnya.

NASIONAL
Dapat Subsidi Rp3 Juta, Pelunasan Haji Reguler 2027 Cuma Rp23,2 Juta

Dapat Subsidi Rp3 Juta, Pelunasan Haji Reguler 2027 Cuma Rp23,2 Juta

Rabu, 7 Oktober 2026 | 21:41

Komisi VIII DPR RI bersama Pemerintah resmi menyepakati Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) Tahun 1448 H/2027 M.

BANDARA
Liburan ke Tanjung Lesung Banten Kini Bisa Naik Bus Damri dari Bandara Soetta, Ini Jadwal dan Tarifnya

Liburan ke Tanjung Lesung Banten Kini Bisa Naik Bus Damri dari Bandara Soetta, Ini Jadwal dan Tarifnya

Jumat, 9 Oktober 2026 | 20:02

Akses menuju Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Tanjung Lesung, kini semakin praktis. Perum DAMRI secara resmi mengoperasikan rute pemadu moda baru yang menghubungkan Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta), Kota Tangerang langsung ke Tanjung Lesung

BISNIS
Bos Media Lokal Khawatir Link Tax Putus Trafik, Tolak Sentralisasi Kompensasi Lewat LMK

Bos Media Lokal Khawatir Link Tax Putus Trafik, Tolak Sentralisasi Kompensasi Lewat LMK

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 09:33

Sejumlah pimpinan media lokal menolak wacana sentralisasi kompensasi penggunaan konten berita melalui Lembaga Manajemen Kolektif (LMK) dalam pembahasan revisi Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill