Connect With Us

Kampus Baru Universitas Atma Jaya Resmi Dibuka di BSD City

Yudi Adiyatna | Kamis, 27 Juli 2017 | 12:30

Rektor Univ Atmajaya, A Prasetyantoko bersama Managing Director President Office Sinar Mas Land Dhony Rahajoe saat meresmikan operasional Kampus III Atma Jaya, BSD City Tangerang, Selasa (25/7/2017). (@TangerangNews2017 / Yudi Adiyatna)

TANGERANGNEWS.com-Universitas Katolik Indonesia Atma Jaya, Selasa (25/7/2017) kemarin, meresmikan kampus barunya di kawasan BSD City, Kota Tangerang Selatan. Kampus ketiga milik Yayasan Atma Jaya ini dibangun di atas lahan seluas 20 hektar dan didedikasikan sebagai Center for Human Development.

Ketua Yayasan Atma Jaya Ir Aswin Wirjadi menyatakan, menandai usia Atma Jaya ke-57, pihaknya bersyukur atas terealisasinya peresmian kampus ke tiga di BSD ini.

“Dengan luas lahan 20 hektar, ruang gerak mahasiswa di sini didesain 6,5 meter per orang lebih besar dari kampus Semanggi yang 1,5 meter per orang, sehingga suasana kampus menjadi lebih baik,” ungkap Aswin Wirjadi.

Adapun perkuliahan mahasiswa di Kampus baru tersebut  baru akan dimulai pada 7 Agustus 2017 nanti. Fakultas Teknik,Teknobiologi dan Hospitality and Tourism Management diberikan prioritas menempati dua gedung utama yang akan dilengkapi laboratorium modern.

Jenis laboratorium antara lain engineering design center, Aerodinamika, Mekanika Eksperimental untuk Fakultas Teknik dan Laboritorium Mikrobiologi dan Tekno DNA untuk Fakultas Teknobiologi.

“Kampus BSD ini didedikasikan sebagai Center for Human Development yang dikonsentrasikan untuk mendidik S1.  Di sini komitmen kami yang utama yaitu pengembangan dan pembentukan karakter mahasiswa. Mempersiapkan para mahasiswanya dengan kompetensi kelas Internasional, memiliki karakter keindonesiaan dan kepedulian,” jelas A Prasetyantoko, Rektor Unika Atma Jaya.

 

Selain itu, keberadaan kampus yang berada di kawasan BSD City Sinar Mas Land ini telah dilengkapi berbagai fasilitas modern, seperti Kawasan Intermoda station untuk akses transportasi, cluster-cluster perumahan dan apartemen untuk tempat tinggal, tempat rekreasi, sarana olah raga, pusat belanja, serta berbagai fasilitas komersil dan industry yang tentunya akan sangat membantu peningkatan kualitas SDM dan kelancaran operasional  Kampus III Unika Atma Jaya di BSD City ini.

 

Dhony Rahajoe, Managing Director President Office Sinar Mas Land mengatakan, dengan  kehadiran Unika Atma Jaya di kawasan BSD City akan berperan menjadi 'talent pool' bagi sejumlah perusahaan khususnya yang bergerak di bidang teknologi di Digital Hub.

“Kehadiran Unika Atma Jaya akan memperkaya ekosistem BSD City sebagai Smart City khususnya di sektor pendidikan. Hal ini sejalan dengan pengembangan proyek Digital Hub BSD yang akan menjadi Sillicon Valley – nya Indonesia.”  ungkap Dhony.(RAZ)

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

TOKOH
KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

Senin, 7 September 2026 | 15:29

‎Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.

TEKNO
Fundamental dan Teknikal Solana di Akhir Tahun 2026

Fundamental dan Teknikal Solana di Akhir Tahun 2026

Selasa, 13 Oktober 2026 | 18:16

Solana memasuki akhir 2026 dengan sejumlah katalis yang dapat menentukan arah harga SOL. Pertumbuhan ekosistem, aktivitas jaringan, pengembangan aplikasi terdesentralisasi, serta kondisi pasar kripto menjadi faktor fundamental yang perlu

BISNIS
Bos Media Lokal Khawatir Link Tax Putus Trafik, Tolak Sentralisasi Kompensasi Lewat LMK

Bos Media Lokal Khawatir Link Tax Putus Trafik, Tolak Sentralisasi Kompensasi Lewat LMK

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 09:33

Sejumlah pimpinan media lokal menolak wacana sentralisasi kompensasi penggunaan konten berita melalui Lembaga Manajemen Kolektif (LMK) dalam pembahasan revisi Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill