Connect With Us

Wali Kota Tangsel Raih Penghargaan Kepala Daerah Inovatif

Advertorial | Rabu, 2 Agustus 2017 | 15:00

Wali Kota Tangsel Airin Rachmi Diany saat menerima Penghargaan Kepala Daerah Inovatif 2017 dari Mendagri Tjahjo Kumolo, Selasa (1/8/2017). (@TangerangNews2017 / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com-Kebijakan-kebijakan atau diskresi yang dilakukan oleh kepala daerah, kerap berujung pada perkara pidana. Hal inilah yang akhirnya menimbulkan ketakutan pada sebagian kepala daerah dan mengakibatkan kurangnya inovasi-inovasi baru yang dilakukan oleh kepala daerah dan minimnya penyerapan anggaran. 

Meski demikian, hal tesebut tidak menjadi hambatan bagi Wali Kota Tangerang Selatan (Tangsel) Airin Rachmi Diany untuk terus melakukan berbagai inovasi guna memajukan daerah yang dipimpinnya.

Akhirnya kerja kerasnya membuahkan hasil, Airin mendapatkan Penghargaan Kepala Daerah Inovatif (KDI) 2017 berkat inovasi-inovasi yang diterapkan pada daerahnya.

"Tentunya kami berterima kasih atas penghargaan ini dan menjadi motivasi bagi kami untuk terus memberikan pelayanan lebih baik lagi. Bagaimana kami meningkatkan inovasi, menggunakan teknologi untuk meningkatkan pelayanan publik bagi masyarakat," ujar Airin usai menerima penghargaan yang diserahkan langsung oleh Menteri Dalam Negeri Cahyo Kumolo, di Hotel Westin Jakarta, Selasa (1/8/2017) malam.

Airin dinilai inovatif berkat melakukan optimalisasi pelayanan masyarakat dengan meluncurkan aplikasi Sistem Pelaporan dan Penugasan Tangerang Selatan yang disebut “Siaran Tangsel”.

Aplikasi pengaduan resmi secara online ini mampu mengakomodasi berbagai keluhan masyarakat mulai dari masalah banjir, pedagang kaki lima, hingga jalan rusak. Aplikasi berbasis Android ini pun rupanya bisa mudah didapatkan dengan mengunduh melalui Google Play Store.

Menurut Airin, melalui “Siaran Tangsel”, Pemkot Tangsel mampu untuk mendapatkan informasi  “tangan pertama” dan untuk selanjutnya laporan maupun masukan yang diterima akan segera ditindaklanjuti oleh SKPD-SKPD terkait.

Aplikasi ini pun memiliki dua manfaat, yakni memangkas waktu, artinya mekanisme pelaporan dan penugasan menjadi lebih singkat, serta memangkas jarak, artinya masyarakat memiliki akses langsung untuk berinteraksi dengan pihak Pemerintah Kota, tanpa harus melakukan mobilisasi secara fisik.

“Dari aplikasi tersebut, saya pun bisa melihat sudah sejauh mana tindaklanjut laporan dari masyarakat. Jadi, memudahkan saya melakukan monitoring,” kata Airin.

Airin mengungkapkan, dengan diraihnya penghargaan ini, tentunya memotivasi dirinya untuk bekerja lebih giat lagi  untuk memajukan daerah yang dipimpinnya.

Selain itu juga memberikan pelayanan yang lebih baik lagi, dengan meningkatkan inovasi dan menggunakan teknologi untuk meningkatkan pelayanan publik bagi masyarakat, sehingga sesuai visi misi Tangsel 2016-2021.

"Maka daerah pemekaran Kabupaten Tangerang itu harus menjadi kota cerdas, berkualitas berbasis teknologi informasi," katanya.

Sementara itu, Menteri Dalam Negeri, Cahyo Kumolo menyebutkan bahwa inovasi yang dilakukan oleh kepala daerah merupakan salah satu kunci suksesnya pembangunan di daerah. Tanpa adanya inovasi di daerah, pembangunan hanya akan berjalan di tempat.

“Dengan inovasi maka kepala daerah juga mampu menggerakkan dan mengorganisir masyarakatnya. Di sisi lain inovasi akan membuat penyerapan anggaran di daerah tidak saja untuk pos-pos rutin semata, sehingga fokus dalam hal inovasi saya kira sangat penting. Jangan sampai penyerapan anggarannya bagus hanya untuk program rutin dan tidak ada inovasi. Nantinya manfaatnya anggaran tidak akan dirasakan oleh masyarakat,” jelasnya.(ADV)

WISATA
Dari Lahan Terbengkalai Jadi Spot Wisata Keluarga, Intip Wajah Baru Alun-Alun Pondok Ranji

Dari Lahan Terbengkalai Jadi Spot Wisata Keluarga, Intip Wajah Baru Alun-Alun Pondok Ranji

Selasa, 12 Mei 2026 | 15:52

Kawasan Pondok Ranji, Ciputat Timur, Kota Tangerang Selatan (Tangsel) kini punya ikon baru. Alun-alun Pondok Ranji bertransformasi menjadi ruang publik yang modern, inklusif, dan ramah keluarga.

KAB. TANGERANG
Guru Madrasah di Kabupaten Tangerang Curhat Ke DPRD, Bertahan Hidup dengan Gaji Rp65 Ribu Sebulan

Guru Madrasah di Kabupaten Tangerang Curhat Ke DPRD, Bertahan Hidup dengan Gaji Rp65 Ribu Sebulan

Selasa, 12 Mei 2026 | 23:39

Sejumlah guru yang berasal dari Perkumpulan Guru Madrasah Mandiri (PGMM) Kabupaten Tangerang menyampaikan aspirasi kepada Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) setempat, perihal kesejahteraan serta ketidakjelasan status kerja guru madrasah.

BANTEN
Kembangkan Sekolah Unggulan, Pemprov Banten Jajaki Kerja Sama dengan Cambridge School

Kembangkan Sekolah Unggulan, Pemprov Banten Jajaki Kerja Sama dengan Cambridge School

Selasa, 12 Mei 2026 | 18:58

Gubernur Banten Andra Soni menjajaki kerja sama strategis dengan Cambridge School Indonesia guna meningkatkan mutu pendidikan di wilayahnya.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill