Connect With Us

Anggota DPRD Belum Miliki Buku RPJMD Tangsel

Yudi Adiyatna | Rabu, 2 Agustus 2017 | 19:00

Wakil Ketua DPRD Tangsel Taufik MA, bersama Ketua Komisi 1 DPRD Tangsel Ahmad Syawqi dan anggota DPRD lainnya seusai Rapat Paripurna DPRD Tangsel, Senin (10/7/2017). (@TangerangNews2017 / Yudi Adiyatna)

TANGERANGNEWS.com-Wakil Ketua DPRD Tangsel Tb Bayu Murdani mempertanyakan hingga saat ini lembaga DPRD belum mendapatkan buku Perda RPJMD Tangsel 2016-2021 yang sudah berjalan hampir setahun.

Menurut Bayu, buku RPJMD tersebut sangatlah penting, karena merupakan pedoman dan turunan dari visi misi kepala daerah dalam memerintah selama lima tahun. "Aneh sampai sekarang lembaga DPRD belum mempunyai buku RPJMD Walikota" ungkap Bayu, Rabu (2/8/2017).

Lebih lanjut lagi, Bayu mengatakan, karena RPJMD ini sudah sahkan menjadi Perda, seharusnya dicetak dan diperbanyak dalam bentuk hard copy.

"Ini kan sudah diundangkan, harusnya sampai ke tingkatan camat punya, kalo ini saja tidak punya jangan-jangan pembangunan yang ada saat ini tidak menyentuh RPJMD," ungkap Politisi PDIP ini.

Senada dengan Bayu, Ketua Komisi 1 DPRD Tangsel Ahmad Syawqi pun membenarkan bahwa dirinya hingga kini belum memiliki Buku RPJMD tersebut

"Saya hanya punya draft saat awal penyusunannya saja, harusnya seperti Perda-perda lainnya kami pun wajib mendapatkan salinannya,"ungkap Syawqi.(RAZ)

TOKOH
KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

Senin, 7 September 2026 | 15:29

‎Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.

TANGSEL
Tragedi di Markas Polairud Pondok Cabe Tangsel, Polisi Tewas Ditembak Rekan Junior

Tragedi di Markas Polairud Pondok Cabe Tangsel, Polisi Tewas Ditembak Rekan Junior

Senin, 19 Oktober 2026 | 15:04

Peristiwa penembakan polisi terjadi di Markas Komando Polisi Perairan dan Udara (Mako Polairud) Pondok Cabe, Kecamatan Pamulang, Kota Tangerang Selatan (Tangsel), pada Jumat 16 Oktober 2026, kemarin.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill