Cek Loker hingga Harga Bahan Pokok Kini Bisa Lewat Aplikasi Tangsel One
Senin, 5 Oktober 2026 | 18:54
Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) terus melengkapi aplikasi Tangsel One dengan berbagai layanan.
TANGERANGNEWS.com-Tim pengibar Bendera Gede Jasa harus bergantung selama 45 menit di atas ketinggian sekitar 38 meter, Rabu (2/8/2017).
Suasana di gedung Apartemen Sudirman One depan Hotel Amaris, Tangcity, Kota Tangerang selama pengibaran bendera gede jasa tampak tegang. Hal ini karena angin bertiup sangat kencang saat bendera dan sembilan orang pengibar sudah bergantungan di dinding apartemen yang beluh rapih tersebut.
Meskipun begitu, tim tetap melanjutkan rencana pengibaran bendera seluas 3350 meter ini tepat pada pukul 17.00 WIB.
Aldo, pimpinan regu pengibaran bendera mengaku sangat kesulitan dalam membentangkan bendera merah putih gede jasa tersebut. Selain karena sangat besar, tapi juga karena kencangnya angin yang berhembus di sana.
"Selain itu kita juga tidak persiapan sehingga sempat kesulitan saat melakukan penurunan. Bahkan bendera juga baru datang hari ini," katanya.
Pria yang merupakan komandan tim BPBD Kota Tangerang ini menambahkan, hal itu tentunya tidak menciutkan nyalinya dan tetap melanjutkan pengibaran bendera merah putih yang diklaim terbesar di dunia ini.
"Kami tentunya bangga dapat mengibarkan bendera dalam momentum Hari Kemerdekaan RI," tandasnya.
Sementara, Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah mengatakan, dirinya bersama dengan Muspida dalam pengibaran bendera ini memberikan komitmen bersama dalam menjaga NKRI dalam menghadapi tantangan yang dihadapi. "Hal ini juga merupakan rangkaian kegiatan dalam rangka memperingati Hari Kemerdekaan Indonesia ke-72 tahun," pungkasnya.(RAZ)
Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) terus melengkapi aplikasi Tangsel One dengan berbagai layanan.
TODAY TAGUlama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.
Rencana pemerintah menggratiskan biaya pendidikan negeri dari jenjang sekolah dasar hingga perguruan tinggi masih dalam tahap penyusunan.
Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews