Mengapa Mengurus Negara Butuh Lebih dari Sekadar Nyali?
Senin, 20 April 2026 | 19:56
-Belakangan ini, ruang publik kita diwarnai oleh narasi yang cukup mengusik logika akademik: mengurus negara konon tak bisa hanya mengandalkan "ilmu buku".
TANGERANGNEWS.com-Aksi perpeloncoan/bullying di era keterbukaan saat ini masih terus terjadi. Belum lama ini beberapa murid di SMA Nusantara, Jalan Tarumanegara Dalam Nomor 1, Pisangan, Ciputat, Tangerang Selatan mengalami hal tersebut.
Kejadian Bullying terhadap beberapa siswi tersebut mendadak viral dan jadi perbincangan dijagat media sosial. Juga menggegerkan dunia pendidikan di Tangerang Selatan. BACA JUGA : Bully Adik Kelas, Tujuh Siswi SMA Nusantara Plus Ciputat Diskors
Resita Novia satu dari lima korban insiden bullying tersebut menceritakan, dirinya diperlakukan secara tak wajar oleh para seniornya di sekolah tersebut.
"Kata kakak kelas, kami ini enggak kompak. Jadinya dipaksa untuk minum campuran nutisari, roti kacang hjiau, nabati cokelat dan keju," ujar Resita pada Senin (21/8/2017).
Resita menceritakan hal itu berawal saat digelarnya sebuah acara di sekolah. Para senior dari kelas XII menilai bahwa adik kelasnya tak serius mengikuti acara tersebut.
Menurut Resita, ada sekitar delapan orang seniornya yang melakukan kekerasan verbal terhadap dirinya beserta rekannya tersebut. Insiden perpeloncoan itu sendiri dilancarkan di kawasan Situ Gintung, Ciputat Tangsel saat acara berlangsung.
"Kami diajak ke belakang tempat sepi. Saya juga dikata - katain pakai bahasa binatang," kata Resita yang kala itu tak melakukan perlawanan.
Sementara itu Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan SMA Nusantara, Mugiyarto tak menampik bahwa korban dan pelaku bullying tersebut merupakan anak didiknya. Bahkan Ia menyatakan akan menindak tegas para pelaku terkait kejadian ini. BACA JUGA : Bullying Siswi SMA Nusantara Plus Ciputat Berawal dari Aksi Saling Tatap
"Mereka yang melakukan bullying sudah diberikan sanksi," tegas Mugiyarto.
Ia menyatakan, jajarannya langsung merespon atas adanya insiden tersebut. Bahkan pelaku sudah diganjar hukuman skorsing selama satu pekan.(RAZ)
-Belakangan ini, ruang publik kita diwarnai oleh narasi yang cukup mengusik logika akademik: mengurus negara konon tak bisa hanya mengandalkan "ilmu buku".
TODAY TAGBisnis minuman teh kekinian Menantea yang didirikan oleh Jerome Polin pada 2021, lalu, resmi menghentikan seluruh operasional gerainya pada 25 April 2026, setelah berjalan selama kurang lebih lima tahun.
VIVERE Hotel, ARTOTEL Curated menghadirkan pengalaman berbeda bagi calon pengantin melalui Wedding Open House bertajuk “Whispers of Forever” yang digelar pada 18 April 2026. Kegiatan ini menjadi ruang inspirasi bagi pasangan
Pelaksanaan UTBK 2026 yang akan berlansung pada Selasa 21 April 2026, untuk sesi siang tidak berlangsung dengan waktu yang sama di seluruh titik ujian.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews