Connect With Us

Pengakuan Siswi Korban Bullying di SMA Tangsel

Yudi Adiyatna | Selasa, 22 Agustus 2017 | 10:00

SMA Nusantara Plus. (Istimewa / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com-Aksi perpeloncoan/bullying di era keterbukaan saat ini masih terus terjadi. Belum lama ini beberapa murid di SMA Nusantara, Jalan Tarumanegara Dalam Nomor 1, Pisangan, Ciputat, Tangerang Selatan mengalami hal tersebut.

Kejadian Bullying terhadap beberapa siswi  tersebut mendadak viral dan jadi perbincangan dijagat media sosial. Juga  menggegerkan dunia pendidikan di Tangerang Selatan. BACA JUGA : Bully Adik Kelas, Tujuh Siswi SMA Nusantara Plus Ciputat Diskors

Resita Novia satu dari lima korban insiden bullying tersebut  menceritakan, dirinya diperlakukan secara tak wajar oleh para seniornya di sekolah tersebut.

"Kata kakak kelas, kami ini enggak kompak. Jadinya dipaksa untuk minum campuran nutisari, roti kacang hjiau, nabati cokelat dan keju," ujar Resita pada Senin (21/8/2017).

Resita menceritakan hal itu berawal saat digelarnya sebuah acara di sekolah. Para senior dari kelas XII menilai bahwa adik kelasnya tak serius mengikuti acara tersebut.

Menurut Resita, ada sekitar delapan orang seniornya yang melakukan kekerasan verbal terhadap dirinya beserta rekannya tersebut. Insiden  perpeloncoan itu sendiri dilancarkan di kawasan Situ Gintung, Ciputat Tangsel saat acara berlangsung.

"Kami diajak ke belakang tempat sepi. Saya juga dikata - katain pakai bahasa binatang," kata Resita yang kala itu tak melakukan perlawanan.

Sementara itu Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan SMA Nusantara, Mugiyarto tak menampik bahwa korban dan pelaku bullying tersebut merupakan anak didiknya. Bahkan Ia menyatakan akan menindak tegas para pelaku terkait kejadian ini. BACA JUGA : Bullying Siswi SMA Nusantara Plus Ciputat Berawal dari Aksi Saling Tatap

"Mereka yang melakukan bullying sudah diberikan sanksi," tegas Mugiyarto.

Ia menyatakan, jajarannya langsung merespon atas adanya insiden tersebut. Bahkan pelaku sudah diganjar hukuman skorsing selama satu pekan.(RAZ)

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

TOKOH
KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

Senin, 7 September 2026 | 15:29

‎Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.

OPINI
Menakar Tuan Baru Mesin Birokrasi

Menakar Tuan Baru Mesin Birokrasi

Jumat, 18 September 2026 | 20:40

Pergantian pimpinan di kementerian keuangan selalu menjadi diskursus publik yang sangat didominasi oleh analisis terkait stabilitas ekonomi makro dan fluktuasi pasar modal.

PROPERTI
Hadapi Tantangan Backlog Perumahan, LippoLand Kembangkan Hunian Rp100 Jutaan

Hadapi Tantangan Backlog Perumahan, LippoLand Kembangkan Hunian Rp100 Jutaan

Jumat, 2 Oktober 2026 | 17:18

Memasuki usianya yang ke-39 di industri properti Tanah Air, LippoLand terus memperluas perannya dari pengembang kawasan menjadi property enabler.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill