Pemkab Tangerang Stop Anggaran Seremonial, Fokus Benahi Jalan Rusak hingga Banjir di 2027
Selasa, 14 April 2026 | 19:25
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang mulai menyusun langkah konkret untuk membenahi wilayahnya pada tahun 2027.
TANGERANGNEWS.com-Aksi perpeloncoan/bullying di era keterbukaan saat ini masih terus terjadi. Belum lama ini beberapa murid di SMA Nusantara, Jalan Tarumanegara Dalam Nomor 1, Pisangan, Ciputat, Tangerang Selatan mengalami hal tersebut.
Kejadian Bullying terhadap beberapa siswi tersebut mendadak viral dan jadi perbincangan dijagat media sosial. Juga menggegerkan dunia pendidikan di Tangerang Selatan. BACA JUGA : Bully Adik Kelas, Tujuh Siswi SMA Nusantara Plus Ciputat Diskors
Resita Novia satu dari lima korban insiden bullying tersebut menceritakan, dirinya diperlakukan secara tak wajar oleh para seniornya di sekolah tersebut.
"Kata kakak kelas, kami ini enggak kompak. Jadinya dipaksa untuk minum campuran nutisari, roti kacang hjiau, nabati cokelat dan keju," ujar Resita pada Senin (21/8/2017).
Resita menceritakan hal itu berawal saat digelarnya sebuah acara di sekolah. Para senior dari kelas XII menilai bahwa adik kelasnya tak serius mengikuti acara tersebut.
Menurut Resita, ada sekitar delapan orang seniornya yang melakukan kekerasan verbal terhadap dirinya beserta rekannya tersebut. Insiden perpeloncoan itu sendiri dilancarkan di kawasan Situ Gintung, Ciputat Tangsel saat acara berlangsung.
"Kami diajak ke belakang tempat sepi. Saya juga dikata - katain pakai bahasa binatang," kata Resita yang kala itu tak melakukan perlawanan.
Sementara itu Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan SMA Nusantara, Mugiyarto tak menampik bahwa korban dan pelaku bullying tersebut merupakan anak didiknya. Bahkan Ia menyatakan akan menindak tegas para pelaku terkait kejadian ini. BACA JUGA : Bullying Siswi SMA Nusantara Plus Ciputat Berawal dari Aksi Saling Tatap
"Mereka yang melakukan bullying sudah diberikan sanksi," tegas Mugiyarto.
Ia menyatakan, jajarannya langsung merespon atas adanya insiden tersebut. Bahkan pelaku sudah diganjar hukuman skorsing selama satu pekan.(RAZ)
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang mulai menyusun langkah konkret untuk membenahi wilayahnya pada tahun 2027.
TODAY TAGBisnis minuman teh kekinian Menantea yang didirikan oleh Jerome Polin pada 2021, lalu, resmi menghentikan seluruh operasional gerainya pada 25 April 2026, setelah berjalan selama kurang lebih lima tahun.
Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang melalui Dinas Pendidikan mulai membuka tahapan pra-Sistem Penerimaan Murid Baru (pra-SPMB) untuk jenjang Sekolah Dasar sejak Senin, 13 April 2026.
Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) menegaskan sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memiliki peran vital sebagai tulang punggung dalam menjaga stabilitas ekonomi daerah.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews