Lawan Arah Terobos Perlintasan Rel Tanah Tinggi, Pengendara Scoopy Tewas Tertabrak Kereta
Rabu, 11 Maret 2026 | 21:11
Insiden kecelakaan maut terjadi di perlintasan Kereta Rel Listrik (KRL) Tanah Tinggi, Kecamatan Tangerang, Kota Tangerang.
TANGERANGNEWS.com-Penyebab aksi bullying siswi di SMA Nusantara Plus, Ciputat, Tangsel, yang terekam dalam video telah diketahui oleh pihak sekolah. Berdasarkan keterangan murid yang terlibat, aksi itu berawal karena saling tatap antara kakak dengan adik kelasnya. BACA JUGA : Bully Adik Kelas, Tujuh Siswi SMA Nusantara Plus Ciputat Diskors
Peristiwa yang terjadi di Situ Gintung itu melibatkan tujuh siswi kelas 12 dan lima siswi kelas 11. “Jadi murid kelas 11 ini menatap kakk kelasnya yang kelas 12 dari atas sampai bawah, sehingga menimbulkan kesan tidak menghormati. Akhirnya adik kelasnya itu diajak ke Situ Gintung untuk dikasih pelajaran,” Wakil Kepala SMA Nusantara Plus Bidang Kesiswaan Mugiarto, Senin (21/8/2017).
Kemudian peristiwa itu dilaporkan salah satu murid kelas 11 ke pihak sekolah Pada Sabtu (12/8/2017). Perwakilan sekolah, mulai dari kepala sekolah hingga wali kelas langsung memanggil belasan murid yang terlibat, lalu menyelesaikan masalah tersebut secara musyawarah. BACA JUGA : Tangsel Soroti Dugaan Bullying di SMA Nusantara Plus
"Di hari itu juga masalahnya kami selesaikan, jadi sebenarnya sudah tidak ada persoalan lagi," ujar Mugiarto.(RAZ)
Insiden kecelakaan maut terjadi di perlintasan Kereta Rel Listrik (KRL) Tanah Tinggi, Kecamatan Tangerang, Kota Tangerang.
TODAY TAGMomentum Ramadan menjadi salah satu pendorong utama aktivitas ekonomi nasional. Berdasarkan tren data Badan Pusat Statistik (BPS), konsumsi rumah tangga cenderung meningkat selama periode Ramadan
PT Angkasa Pura Indonesia (InJourney Airports) Kantor Cabang Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta) melakukan berbagai persiapan dalam menghadapi periode Angkutan Lebaran 2026.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews