Connect With Us

Tangsel Soroti Dugaan Bullying di SMA Nusantara Plus

Dena Perdana | Minggu, 20 Agustus 2017 | 18:00

Ilustrasi Bullying. (Istimewa / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com-SMA Nusantara Plus di Ciputat Timur, Kota Tangerang Selatan digegerkan dengan beredarnya video yang menampilkan kekerasan atau dugaan bullying. 

Pihak Dinas Pendidikan Kota Tangerang Selatan melalui Plt Kepala Dinas, yakni Taryono mengatakan, pihaknya tengah  menghimpun informasi seputar dugaan bullying sesama murid perempuan di SMA Nusantara Plus. BACA JUGA : Kasus Kekerasan Anak di Ciledug, Tetangga Rebutan Ingin Pukuli Ibu Tiri Dafa

Dalam rekaman video tersebut diketahui, sekelompok murid menghukum adik kelas perempuan karena mengenakan rok pendek. 

"Kami selalu melarang ospek yang berbau kekerasan. Kalau pun ada hanya pengenalan lingkungan sekolah, tidak boleh ada unsur kekerasan," kata Taryono, Minggu (20/8/2017). 

Tampak dalam video yang tersebar melalui media sosial itu di mana adik kelas sekelompok murid dianggap salah karena mengenakan rok pendek. Kemudian mereka diminta meminum sebuah minuman  yang diduga berasal dari campuran bahan-bahan tertentu dan dipaksa untuk menghabiskannya. BACA JUGA : Kekerasan Anak di Kota Tangerang Masuk Status Darurat

Dia mengaku masih mencari kebenaran informasi tersebut. Jika benar, dia menyesalkan peristiwa itu. 

"Kami sangat menyesalkan kejadian ini dan berharap Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Banten segera menangani masalah ini," tutupnya.(DBI)

HIBURAN
6.700 Pelari Ramaikan Night Run Gading Serpong, Hidupkan Ekonomi Lokal dan Aksi Sosial 

6.700 Pelari Ramaikan Night Run Gading Serpong, Hidupkan Ekonomi Lokal dan Aksi Sosial 

Minggu, 11 Oktober 2026 | 10:14

Sebanyak 6.700 pelari meramaikan Gemilang KORPRI Night Run 2026 di kawasan Gading Serpong, Kabupaten Tangerang, Sabtu, 10 Oktober 2026.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

KOTA TANGERANG
Camat Jatiuwung Ajak 6 Perusahaan Bedah 4 Rumah Warga Senilai Rp 200 Juta

Camat Jatiuwung Ajak 6 Perusahaan Bedah 4 Rumah Warga Senilai Rp 200 Juta

Jumat, 9 Oktober 2026 | 21:12

Percepatan pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat membutuhkan keterlibatan banyak pihak.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill