Begini Cara Cek KTP Dipakai Pinjol Ilegal atau Tidak, Bisa Lewat Online
Rabu, 20 Mei 2026 | 12:33
Masyarakat bisa mengecek sendiri apakah KTP atau Nomor Induk Kependudukan (NIK) mereka pernah dipakai untuk pinjaman online (pinjol) tanpa izin.
TANGERANGNEWS.com-SMA Nusantara Plus di Ciputat Timur, Kota Tangerang Selatan digegerkan dengan beredarnya video yang menampilkan kekerasan atau dugaan bullying.
Pihak Dinas Pendidikan Kota Tangerang Selatan melalui Plt Kepala Dinas, yakni Taryono mengatakan, pihaknya tengah menghimpun informasi seputar dugaan bullying sesama murid perempuan di SMA Nusantara Plus. BACA JUGA : Kasus Kekerasan Anak di Ciledug, Tetangga Rebutan Ingin Pukuli Ibu Tiri Dafa
Dalam rekaman video tersebut diketahui, sekelompok murid menghukum adik kelas perempuan karena mengenakan rok pendek.
"Kami selalu melarang ospek yang berbau kekerasan. Kalau pun ada hanya pengenalan lingkungan sekolah, tidak boleh ada unsur kekerasan," kata Taryono, Minggu (20/8/2017).
Tampak dalam video yang tersebar melalui media sosial itu di mana adik kelas sekelompok murid dianggap salah karena mengenakan rok pendek. Kemudian mereka diminta meminum sebuah minuman yang diduga berasal dari campuran bahan-bahan tertentu dan dipaksa untuk menghabiskannya. BACA JUGA : Kekerasan Anak di Kota Tangerang Masuk Status Darurat
Dia mengaku masih mencari kebenaran informasi tersebut. Jika benar, dia menyesalkan peristiwa itu.
"Kami sangat menyesalkan kejadian ini dan berharap Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Banten segera menangani masalah ini," tutupnya.(DBI)
Masyarakat bisa mengecek sendiri apakah KTP atau Nomor Induk Kependudukan (NIK) mereka pernah dipakai untuk pinjaman online (pinjol) tanpa izin.
TODAY TAGKasus hantavirus kembali menjadi sorotan setelah muncul laporan infeksi virus langka tersebut di kapal pesiar MV Hondius yang dikabarkan menyebabkan korban meninggal dunia.
Harga bawang merah di Pasar Serpong, Tangerang Selatan, melonjak dalam beberapa hari terakhir hingga dikeluhkan pedagang maupun pembeli.
Wali Kota Tangerang Sachrudin mengimbau masyarakat agar tidak mudah percaya maupun terprovokasi isu kemunculan pocong jadi-jadian yang belakangan ramai dibicarakan warga di sejumlah wilayah Kota Tangerang.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews