Mulai Dibangun, DPD RI Banten Bakal Punya Kantor Baru Senilai Rp10 Miliar
Rabu, 5 Agustus 2026 | 21:14
Pembangunan Kantor Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI Provinsi Banten mulai berlangsung di Kota Serang, Rabu, 5 Agustus 2026.
TANGERANGNEWS.com-SMA Nusantara Plus di Ciputat Timur, Kota Tangerang Selatan digegerkan dengan beredarnya video yang menampilkan kekerasan atau dugaan bullying.
Pihak Dinas Pendidikan Kota Tangerang Selatan melalui Plt Kepala Dinas, yakni Taryono mengatakan, pihaknya tengah menghimpun informasi seputar dugaan bullying sesama murid perempuan di SMA Nusantara Plus. BACA JUGA : Kasus Kekerasan Anak di Ciledug, Tetangga Rebutan Ingin Pukuli Ibu Tiri Dafa
Dalam rekaman video tersebut diketahui, sekelompok murid menghukum adik kelas perempuan karena mengenakan rok pendek.
"Kami selalu melarang ospek yang berbau kekerasan. Kalau pun ada hanya pengenalan lingkungan sekolah, tidak boleh ada unsur kekerasan," kata Taryono, Minggu (20/8/2017).
Tampak dalam video yang tersebar melalui media sosial itu di mana adik kelas sekelompok murid dianggap salah karena mengenakan rok pendek. Kemudian mereka diminta meminum sebuah minuman yang diduga berasal dari campuran bahan-bahan tertentu dan dipaksa untuk menghabiskannya. BACA JUGA : Kekerasan Anak di Kota Tangerang Masuk Status Darurat
Dia mengaku masih mencari kebenaran informasi tersebut. Jika benar, dia menyesalkan peristiwa itu.
"Kami sangat menyesalkan kejadian ini dan berharap Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Banten segera menangani masalah ini," tutupnya.(DBI)
Pembangunan Kantor Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI Provinsi Banten mulai berlangsung di Kota Serang, Rabu, 5 Agustus 2026.
TODAY TAGPegawai bank keliling berinisial PG, 25, mengalami trauma berat imbas peristiwa penganiayaan dan pelecehan seksual diduga dilakukan oleh lima rekan kerjanya di Kecamatan Panongan, Kabupaten Tangerang.
Ikatan Dokter Indonesia (IDI) menanggapi munculnya komentar yang dinilai tidak berempati dari sejumlah akun yang mengaku sebagai tenaga kesehatan terhadap pasien BPJS Kesehatan bernama Yurizal Tri Chaerawan.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews