Connect With Us

Kekerasan Anak di Kota Tangerang Masuk Status Darurat

Rangga Agung Zuliansyah | Selasa, 8 November 2016 | 16:00

Ilustrasi anak-anak. (Shutterstock / Shutterstock)

 

TANGERANGNews.com-Banyaknya kasus kekerasan dan pelcehan terhadap anak menjadi perhatian Lembaga Perlindungan Anak (LPA). Mereka menilai kasus kekerasan anak di Kota Tangerang sudah memasuki status darurat.

Ketua LPA Kota Tangerang Ahmad Muhaemin mengatakan, berdasarkan data Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Kota Tangerang Tahun 2015 tercatat adan 60 kasus kekerasan anak baik fisik maupun seksual. “Ini udah dadurat kekerasan anak,” pungkasnya.

Dia berharap kepada penegak hukum agar serius dalam menangani setiap laporan yang ada. Dia juga menilai Pemerintah kurang maksimal mensosialisasikan UU tentang Perlindungan anak maupun Perda Kota Tangerang No 2/2015 tentang Perlindungan Anak.

“Pemerintah harus menggiatkan sosialsiasi. Sementara polisi harus melakukan tindakan cepat dan menghukum pelaku seberat-beratnya,” tukasnya.

 

 

 

BANDARA
Lonjakan Penumpang Tembus 39 Juta Orang, Bandara Soetta Kebut Pengembangan di Terminal 1A dan 3

Lonjakan Penumpang Tembus 39 Juta Orang, Bandara Soetta Kebut Pengembangan di Terminal 1A dan 3

Kamis, 22 Oktober 2026 | 18:14

Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta), Kota Tangerang mencatatkan angka pergerakan penumpang yang masif sepanjang periode Januari hingga September 2026.

AYO! TANGERANG CERDAS
Kampus Baru BINUS ASO di BSD, Mahasiswa Kembangkan Robot AI dan Tangan Prostetik

Kampus Baru BINUS ASO di BSD, Mahasiswa Kembangkan Robot AI dan Tangan Prostetik

Senin, 19 Oktober 2026 | 18:28

BINUS ASO School of Engineering resmi membuka kampus baru di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) D-HUB BSD, Kabupaten Tangerang.

TOKOH
KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

Senin, 7 September 2026 | 15:29

‎Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill