Connect With Us

Aktivis Dampingi 9 Korban Kekerasan Seksual di Tangerang

Mohamad Romli | Rabu, 3 Mei 2017 | 20:00

Ilustrasi kekerasan seksual terhadap anak. (National Geographic Indonesia / National Geographic Indonesia)

TANGERANGNEWS.com-Sembikan anak perempuan yang menjadi korban tindakan kekerasan seksual di RW 07, Kelurahan Pakulonan Barat, Kecamatan Kelapa Dua mendapatkan pendampingan psikologi. Hal itu dilakukan oleh Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Kabupaten Tangerang.

Nadlirotun, Sekretaris P2TP2A Kabupaten Tangerang mengatakan, pihaknya melakukan pendampingan psikologi terhadap anak-anak yang menjadi korban tindakan kekerasan seksual yang dilakukan tersangka K tersebut.

"Besok (Kamis), kami akan melakukan trauma healing untuk 9 anak tersebut di sekretariat P2TP2A Kabupaten Tangerang," Rabu (03/4/2017).

Nadlirotun  mengatakan, trauma healing tersebut akan dilakukan oleh psikiater anak dari universitas yang bekerjasama dengan P2TP2A Kabupaten Tangerang.

Pihaknya akan mendampingi anak yang menjadi korban kekerasan seksual tersebut, sampai kondisi psikologinya benar-benar pulih pasca terjadinya tindakan kekerasan seksual yang menimpa mereka.

KAB. TANGERANG
Eks Kasatpol PP Tangerang Mangkir Pemeriksaan Polisi, Kuasa Hukum Minta Penjadwalan Ulang

Eks Kasatpol PP Tangerang Mangkir Pemeriksaan Polisi, Kuasa Hukum Minta Penjadwalan Ulang

Kamis, 8 Oktober 2026 | 20:46

Eks Kasatpol PP Kabupaten Tangerang, Ana Supriyatna meminta penjadwalan ulang pemeriksaan yang dilakukan oleh Polda Banten atas dugaan kasus pelecehan seksual

WISATA
Tak Maksimal Sumbang PAD, Wisata Kabupaten Tangerang Terkendala Regulasi dan Lahan

Tak Maksimal Sumbang PAD, Wisata Kabupaten Tangerang Terkendala Regulasi dan Lahan

Selasa, 6 Oktober 2026 | 19:40

Potensi pariwisata di Kabupaten Tangerang belum memberikan kontribusi maksimal terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill