Connect With Us

Ngebut Honda Jazz Tabrak Gerobak Pedagang Sampai Porak Poranda

Yudi Adiyatna | Sabtu, 21 April 2018 | 18:00

Mobil Honda Jazz dengan nomor polisi B 178 YL mengalami kecelakaan menabrak pedagang gerobak penjual sepatu yang berada di pinggir Jalan Raya Wana Kencana Sektor 12, BSD, Serpong, Kota Tangsel, Sabtu (21/4/2018). (@TangerangNews/2018 / Yudi Adiyatna)

TANGERANGNEWS.com-Sebuah mobil Honda Jazz dengan nomor polisi B 178 YL menabrak  pedagang gerobak penjual sepatu yang berada di pinggir Jalan Raya Wana Kencana Sektor 12, BSD, Serpong, Kota  Tangsel siang tadi, Sabtu (21/4/2018).

Mobil yang dikemudikan oleh Anggita Beth Hadi, 20 tahun warga Sunter, Jakarta Utara tersebut itu pun melaju dengan kecepatan tinggi dari arah BSD menuju Tandon Ciater. Kemudian menabrak gerobak penjual sepatu hingga porak poranda.

"Pengemudi melaju dengan kecepatan tinggi dan diduga tak bisa  kehilangan kendali kendaraannya sehingga menabrak," terang Kapolsek Serpong Kompol Dedy Kurniawan.

Akibat kecelakaan tersebut Mobil Honda Jazz tersebut pun terbalik dan ratusan pasang sepatu dalam gerobak yang ditabraknya pun berhamburan ke jalan raya. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut.

Kanit Lantas Polsek Serpong, AKP Purwako menerangkan walau tak ada korban jiwa. Namun pedagang sepatu yang mengaku mengalami kerugian sekitar Rp15 juta itu menuntut pengendara untuk ganti rugi barang dagangannya. Karena banyak saksi yang melihat perempuan itu mengemudi seraya main handphone.

"Sepatu saya setiap hari bawa 200 pasang. Hampir semua rusak. Banyak juga yang nyebur ke kali. Sepatu pantopel, sepatu sekolah dan sepatu futsal. Kalo diitung-itung saya rugi sekitar Rp15juta," katanya penjual sepatu M Nasir, warga Cipondoh Tangerang

Atas kejadian tersebut, kedua belah pihak pun dibawa ke Mapolsek Serpong beserta barang bukti yang diamankan. Hingga akhirnya dicapai kesepakatan ganti rugi oleh pengemudi yang juga mengalami pecah kaca dan ringsek pada bemper depan tersebut.

"Hasil kesepakatan bersama, pedagang sepatu menerima uang Rp6,5 juta, menandakan gidak ada lagi tuntutan dan masalah telah selesai," jelasnya.(RAZ/HRU)

KAB. TANGERANG
Bapenda Tangerang Sebut Aturan LSD Berpotensi Kurangi Pendapatan Daerah dari Properti dan Investasi

Bapenda Tangerang Sebut Aturan LSD Berpotensi Kurangi Pendapatan Daerah dari Properti dan Investasi

Jumat, 30 Oktober 2026 | 19:14

Regulasi lahan sawah dilindungi (LSD) dalam Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 4 Tahun 2026 berpotensi memengaruhi pendapatan asli daerah (PAD) Kabupaten Tangerang pada 2027 mendatang.

TOKOH
KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

Senin, 7 September 2026 | 15:29

‎Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.

SPORT
Cerita Pelari Jawara Run 2026, Irsan Jauh-Jauh dari Sulawesi Jadi Finisher Pertama hingga Syahdan Ikut Lari untuk Terapi

Cerita Pelari Jawara Run 2026, Irsan Jauh-Jauh dari Sulawesi Jadi Finisher Pertama hingga Syahdan Ikut Lari untuk Terapi

Rabu, 28 Oktober 2026 | 11:22

Perjalanan jauh dari Sulawesi mengantarkan Irsan menjadi finisher pertama dalam PLN Mobile Jawara Run 2026 di Serang, Banten.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill