Connect With Us

Airin Raih Penghargaan Yokatta Wonderful Indonesia Award 2018

Yudi Adiyatna | Minggu, 22 Juli 2018 | 13:00

Menpar Arief Yahya saat memberikan penghargaan Wonderful Indonesia Tourism Awards 2018 kepada Wakil Walikota Tangsel Benyamin Davnie di Balairung Soesilo Soedarman gedung Sapta Pesona Kantor Kemenpar Republik Indonesia. (@TangerangNews / Yudi Adiyatna)

TANGERANGNEWS.com-Kota Tangerang Selatan (Tangsel) tidak memiliki topografi alam yang menarik seperti pantai dan gunung, namun Wali Kota Tangsel Airin Rachmi Diany terus berkomitmen untuk memaksimalkan setiap tempat wisata yang ada di kota tersebut. 

Komitmen Airin dilihat oleh Kementerian Pariwisata, sehingga dia mampu meraih penghargaan sebagai kepala daerah yang memiliki komitmen inovasi dan reformasi dalam memajukan pariwisata daerah.

Penghargaan Wonderful Indonesia Tourism Awards 2018 ini diberikan langsung oleh Yokatta News kerjasama dengan Kementerian Pariwisata Republik Indonesia dan diserahkan Menpar Arief Yahya, kepada Wakil Wali Kota Tangsel Benyamin Davnie yang mewakili Airin. 

Penyerahan penghargaan tersebut diserahkan di Balairung Soesilo Soedarman gedung Sapta Pesona Kantor Kemenpar Republik Indonesia, Jakarta Pusat, Jumat (20/7/2018) kemarin.

Wali Kota Tangsel menjadi salah satu dari 35 kepala daerah baik kota maupun kabupaten yang meraih penghargaan tersebut. 

Benyamin Davnie mengungkapkan, meskipun Tangsel tidak memiliki banyak wisata alam,  namun Pemkot Tangsel mampu mengembangkan wisata yang ada, seperti Jaletreng, Tandon Ciater, Puspobudoyo, dan lainnya.

"Ini hasil kerja kita semua. OPD yang sudah bekerja untuk selalu memberikan inovasi untuk kemajuan Tangsel," katanya.

Dirinya berharap ke depan Tangsel mampu mempertahankan dan mengembangkan tempat wisata yang ada. Sehingga Tangsel tidak hanya dijadikan sebagai pusat perdagangan barang dan jasa saja, melainkan sebagai tempat berkumpulnya masyarakat dari berbagai Kota untuk berwisata di Tangsel.

Kepala Dinas Pariwisata Kota Tangsel, Judianto menjelaskan, Tangsel termasuk dari 35 Kota maupun Kabupaten yang mempunyai komitmen yang tinggi terhadap kemajuan disektor pariwisata.

"Salah satu tolak ukur penghargaan ini yakni kontribusi pendapatan dari sektor pariwisata terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) masing-masing Kota/Kabupaten. Atraksi pariwisata yang ada di wilayah masing-masing, kebijakan yang mengarah pada suporting bidang wisata, seperti infrastruktur yang mendukung destinasi wisata," ungkapnya.

Penghargaan ini, merupakan penghargaan pertama kali yang diterima Kota Tangsel dalam bentuk komitmen Wali Kota terhadap peningkatan sektor pariwisata.

Selain Kota Tangsel, daerah lain yang meraih penghargaan, seperti halnya Kabupaten Banyuwangi, Kabupaten Badung Gianyar Bali, Kota Surabaya. Manado, Yogyakarta dan Raja Empat.

"Meski Tangsel tidak memiliki obyek wisata laut maupun gunung, namun Tangsel sudah bisa mensejajarkan diri dengan Kota/Kabupaten yang memiliki destinasi wisata yang top di Indonesia," pungkasnya.(RAZ/RGI)

WISATA
BSD Urbanatura Eco Urban Park, Taman Kota Seluas 12 Hektare dengan Aliran Sungai Cijantra

BSD Urbanatura Eco Urban Park, Taman Kota Seluas 12 Hektare dengan Aliran Sungai Cijantra

Kamis, 6 Agustus 2026 | 14:41

Sebuah taman kota multifungsi dengan bentangan jalur sungai sepanjang 1,5 kilometer yang dikelilingi lanskap tropis rimbun kini hadir di BSD City, Tangerang.

BISNIS
JETOUR Kantongi 1.038 SPK di GIIAS 2026, Model SUV T2 dan T1 i-DM Paling Laku

JETOUR Kantongi 1.038 SPK di GIIAS 2026, Model SUV T2 dan T1 i-DM Paling Laku

Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:23

Selama pameran berlangsung, JETOUR berhasil membukukan total 1.038 Surat Pemesanan Kendaraan (SPK) dari seluruh lini SUV yang ditawarkan kepada konsumen Indonesia.

BANTEN
Pemprov Banten Buka Opsi Pangkas Tukin ASN agar PPPK Tetap Digaji hingga 2027

Pemprov Banten Buka Opsi Pangkas Tukin ASN agar PPPK Tetap Digaji hingga 2027

Kamis, 13 Agustus 2026 | 14:55

Pemerintah Provinsi Banten menyiapkan penyesuaian tunjangan kinerja (tukin) ASN sebagai salah satu opsi untuk menjaga seluruh pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) tetap bekerja hingga 2027.

KOTA TANGERANG
BMKG Sebut Batuceper Tangerang Masuk Kategori Awas Kekeringan

BMKG Sebut Batuceper Tangerang Masuk Kategori Awas Kekeringan

Kamis, 13 Agustus 2026 | 20:10

Berdasarkan hasil pemantauan dan kajian Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), Kecamatan Batuceper masuk kategori Awas Kekeringan Meteorologis pada Dasarian III Juli 2026.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill