Connect With Us

Airin Sebut Sudah Lakukan 3 Hal Ini untuk Pendidikan Tangsel

Yudi Adiyatna | Rabu, 2 Mei 2018 | 16:00

Wali Kota Tangsel Airin Rachmi Diany saat ditemui di Kantor Wali Kota Tangsel, Rabu (2/5/2018). (@TangerangNews/2018 / Yudi Adiyatna)


TANGERANGNEWS.com-Wali Kota Tangsel Airin Rachmi Diany menyoroti tiga hal penting di Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) yang jatuh tiap tanggal 2 Mei ini.

Airin yang berbaju putih dan berjilbab ungu ketika ditemui di Kantor Wali Kota Tangsel di Jalan Raya Pamulang Dua, Serua, Ciputat ini mengatakan dirinya sebagai pemimpin di Tangsel senantiasa berupaya meningkatkan kualitas dan perbaikan pendidikan di wilayahnya.

"Pertama itu kita perhatikan sarana prasarananya. Bagaimana merevitalisasi sekolah SD dan SMP. Yang ke dua dengan peningkatan kurikulum muatan lokal dan juga kurikulum yang berbasis kebijakan nasional, seperti kurikulum 2013 dan seterusnya," terang Airin.

Hal ketiga yang diungkapkannya yakni peningkatan kualitas dari guru itu sendiri. Menurutnya, anak-anak didik itu bisa berhasil, kurikulumnya baik, kalau guru-gurunya memiliki integritas, bisa menjadi contoh buat anak-anak muridnya.

Terkait peningkatan kesejahteraan guru, tahun ini Pemkot Tangsel telah menaikkan gaji guru honorer yang signifikan, dari semula Rp1.000.0000 menjadi Rp2.450.000 untuk guru honorer S1 dan Rp2.550.000 untuk guru honorer S2.

"Dan yang enggak kalah pentingnya kesejahteraan guru sudah mesti yabkewajiban bagi kita. Karena dengan guru sejahtera diharapkan mereka akan fokus melakukan prosea pembelajaran dan pengajaran," paparnya.(RAZ/HRU)

BISNIS
Dampak Rupiah Melemah, Industri Minuman Kemasan Tertekan Biaya Produksi dan Daya Beli

Dampak Rupiah Melemah, Industri Minuman Kemasan Tertekan Biaya Produksi dan Daya Beli

Jumat, 5 Juni 2026 | 23:57

Industri makanan dan minuman nasional, khususnya sektor minuman kemasan, terus menunjukkan resiliensinya sebagai salah satu tulang punggung manufaktur di Indonesia.

TEKNO
Waspada! Ada 263 Ribu Link Penjualan Online Kosmetik Ilegal Beredar di Indonesia

Waspada! Ada 263 Ribu Link Penjualan Online Kosmetik Ilegal Beredar di Indonesia

Jumat, 5 Juni 2026 | 18:50

Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Republik Indonesia (RI), Taruna Ikrar mengungkapkan ada sebanyak 263.000 link penjualan kosmetik ilegal yang telah beredar di seluruh wilayah Indonesia.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill