Dekati Kawasan Hunian, COURTS Buka Gerai One-Stop Shopping di Bintaro Xchange
Sabtu, 24 Januari 2026 | 23:40
Warga urban Jakarta dan sekitarnya tidak lagi harus menembus macet menuju pusat kota, untuk belanja kebutuhan perlengkapan rumah tangga.
TANGERANGNEWS.com-Wali Kota Tangsel Airin Rachmi Diany menyoroti tiga hal penting di Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) yang jatuh tiap tanggal 2 Mei ini.
Airin yang berbaju putih dan berjilbab ungu ketika ditemui di Kantor Wali Kota Tangsel di Jalan Raya Pamulang Dua, Serua, Ciputat ini mengatakan dirinya sebagai pemimpin di Tangsel senantiasa berupaya meningkatkan kualitas dan perbaikan pendidikan di wilayahnya.
"Pertama itu kita perhatikan sarana prasarananya. Bagaimana merevitalisasi sekolah SD dan SMP. Yang ke dua dengan peningkatan kurikulum muatan lokal dan juga kurikulum yang berbasis kebijakan nasional, seperti kurikulum 2013 dan seterusnya," terang Airin.
Hal ketiga yang diungkapkannya yakni peningkatan kualitas dari guru itu sendiri. Menurutnya, anak-anak didik itu bisa berhasil, kurikulumnya baik, kalau guru-gurunya memiliki integritas, bisa menjadi contoh buat anak-anak muridnya.
Terkait peningkatan kesejahteraan guru, tahun ini Pemkot Tangsel telah menaikkan gaji guru honorer yang signifikan, dari semula Rp1.000.0000 menjadi Rp2.450.000 untuk guru honorer S1 dan Rp2.550.000 untuk guru honorer S2.
"Dan yang enggak kalah pentingnya kesejahteraan guru sudah mesti yabkewajiban bagi kita. Karena dengan guru sejahtera diharapkan mereka akan fokus melakukan prosea pembelajaran dan pengajaran," paparnya.(RAZ/HRU)
Warga urban Jakarta dan sekitarnya tidak lagi harus menembus macet menuju pusat kota, untuk belanja kebutuhan perlengkapan rumah tangga.
TODAY TAGGubernur Banten Andra Soni mengatakan akan mengevaluasi efektivitas program penanganan banjir yang telah direncanakan sejak tahun 2025.
Seorang remaja berinisial OJF, 19, ditangkap Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Tangerang Selatan atas kasus persetubuhan dan pencabulan terhadap anak di bawah umur.
Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews