Pemilik Gudang Pestisida Bantah Jadi Penyebab Pencemaran Sungai Cisadane
Sabtu, 14 Februari 2026 | 18:49
Manajemen PT Biotek Saranatama membantah tudingan bahwa perusahaannya menjadi penyebab pencemaran Sungai Cisadane.
TANGERANGNEWS.com-Warga di wilayah Kampung Utan, Jalan Bukit Mertilang, RT05/03, Pondok Pucung, Pondok Aren, Tangsel dihebohkan dengan penemuan bayi yang terbungkus kantong kain merah di tepi jalan, Senin (24/9/2018) sekitar pukul 08.00 WIB.
Bayi tersebut mulanya ditemukan Saipul, 38, saat dirinya melintas di sekitar lokasi dan melihat ada sebuah bungkusan kantong kain berwarna merah.
Karena penasaran, saksi pun kemudian membuka kantong kain tersebut dan mendapati seorang bayi berjenis kelamin perempuan yang dibungkus dengan kain kerudung warna putih.
"Diperkirakan bayi tersebut baru lahir, masih dalam kondisi hidup dan sehat ketika ditemukan," kata Kasat Reskrim Polres Tangsel AKP Alexander Yurikho.
Oleh saksi, bayi malang tersebut pun kemudian dibawa ke Puskesmas Sawah Baru Ciputat untuk mendapatkan penanganan medis.
Namun, tak lama berselang oleh warga dan petugas kepolisian bayi tersebut pun kemudian dipindahkan ke Puskesmas Perigi Pondok Aren, mengingat wilayah bayi tersebut ditemukan masuk ke wilayah Pondok Aren.
"Kita akan memeriksa saksi-saksi termasuk memeriksa rekaman CCTV yang mengarah ke lokasi," terang Alex.(RAZ/HRU)
Manajemen PT Biotek Saranatama membantah tudingan bahwa perusahaannya menjadi penyebab pencemaran Sungai Cisadane.
TODAY TAGNama Kelurahan Petir di Kecamatan Cipondoh, Kota Tangerang, kerap dikaitkan dengan fenomena alam berupa sambaran kilat. Namun catatan sejarah justru mengungkapkan hal yang berbeda.
Di tahun 2026, sistem kerja perusahaan semakin dinamis. Banyak bisnis sudah menerapkan hybrid working, multi-shift, hingga operasional lintas lokasi. Karena itu, absensi manual seperti tanda tangan atau spreadsheet sudah tidak lagi relevan.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews