Connect With Us

Tega! Bayi Terbungkus Kain Dibuang di Pinggir Jalan Pondok Aren

Yudi Adiyatna | Senin, 24 September 2018 | 12:48

Bayi yang di temukan oleh warga di wilayah Kp. Utan Jalan Bukit Mertilang Rt. 05/03 Pondok Pucung, Pondok Aren, mendapatkan perawatan medis di Puskesmas Sawah Baru Ciputat. (TangerangNews.com/2018 / Yudi Adiyatna)

 

TANGERANGNEWS.com-Warga di wilayah Kampung Utan, Jalan Bukit Mertilang, RT05/03, Pondok Pucung, Pondok Aren, Tangsel dihebohkan dengan penemuan bayi yang terbungkus kantong kain merah di tepi jalan, Senin (24/9/2018) sekitar pukul 08.00 WIB.

Bayi tersebut mulanya ditemukan Saipul, 38, saat dirinya melintas di sekitar lokasi dan melihat ada sebuah bungkusan kantong kain berwarna merah.

Karena penasaran, saksi pun kemudian membuka kantong kain tersebut dan mendapati seorang bayi berjenis kelamin perempuan yang dibungkus dengan kain kerudung warna putih.

"Diperkirakan bayi tersebut baru lahir, masih dalam kondisi hidup dan sehat ketika ditemukan," kata Kasat Reskrim Polres Tangsel AKP Alexander Yurikho.

Oleh saksi, bayi malang tersebut pun kemudian dibawa ke Puskesmas Sawah Baru Ciputat untuk mendapatkan penanganan medis. 

Namun, tak lama berselang oleh warga dan petugas kepolisian bayi tersebut pun kemudian dipindahkan ke Puskesmas Perigi Pondok Aren, mengingat wilayah bayi tersebut ditemukan masuk ke wilayah Pondok Aren.

"Kita akan memeriksa saksi-saksi termasuk memeriksa rekaman CCTV yang mengarah ke lokasi," terang Alex.(RAZ/HRU)

KAB. TANGERANG
Kosmetik Ilegal Asal Tiongkok di Gudang Tangerang Berpotensi Rugikan Negara Rp4,78 Triliun

Kosmetik Ilegal Asal Tiongkok di Gudang Tangerang Berpotensi Rugikan Negara Rp4,78 Triliun

Jumat, 5 Juni 2026 | 23:07

Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Republik Indonesia menyita sebanyak sebanyak 2.082.039 pcs dari 956 item produk kecantikan impor ilegal dari sebuah gudang di wilayah Kecamatan Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang, pada Jumat 5 Juni 2026.

BISNIS
Dampak Rupiah Melemah, Industri Minuman Kemasan Tertekan Biaya Produksi dan Daya Beli

Dampak Rupiah Melemah, Industri Minuman Kemasan Tertekan Biaya Produksi dan Daya Beli

Jumat, 5 Juni 2026 | 23:57

Industri makanan dan minuman nasional, khususnya sektor minuman kemasan, terus menunjukkan resiliensinya sebagai salah satu tulang punggung manufaktur di Indonesia.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill