Connect With Us

Ada Mayat Tanpa Identitas di Selokan Pondok Aren

Yudi Adiyatna | Senin, 8 Oktober 2018 | 09:13

Polisi mengevakuasi mayat yang di temukan oleh warga berada di dalam selokan air di Kelurahan Jurang Mangu Timur, Pondok Aren, Tangsel, Senin (8/10/2018) dini hari. (TangerangNews.com/2018 / Yudi Adiyatna)

 

TANGERANGNEWS.com-Warga di Jalan Garuda, RT 02/08, Komplek Pajak Kelurahan Jurang Mangu Timur, Pondok Aren, Tangsel dihebohkan dengan penemuan mayat di dalam selokan air, Senin (8/10/2018) dini hari.

Mayat berjenis kelamin laki-laki yang hanya mengenakan kaos berwarna biru dan celana dalam ini, mulanya diketahui salah seorang saksi mata sekitar pukul 22.30 WIB. 

Sebelum tewas, warga melihat korban masih berjalan di sekitaran perumahan warga. Kemudian korban diketahui duduk di pinggir selokan dan sempat diberi minum oleh warga.

Namun, tak lama kemudian korban malah ditemukan sudah tenggelam di dalam selokan berukuran 150 cm x 40 cm tersebut.

"Identitasnya belum diketahui alias Mr X," terang Kasat Reskrim Polres Tangsel AKP Alexander Yurikho.

Polisi yang datang pun kemudian langsung melakukan evakuasi jasad korban dari dalam selokan dan langsung membawanya ke RSUD Tangerang, untuk dilakukan visum terhadap jasad pria yang belum diketahui keluarganya ini.

"(Diduga) Sakit organ dalam, tidak ada tanda kekerasan apapun," tutur Alex.(RAZ/HRU)

WISATA
Tak Maksimal Sumbang PAD, Wisata Kabupaten Tangerang Terkendala Regulasi dan Lahan

Tak Maksimal Sumbang PAD, Wisata Kabupaten Tangerang Terkendala Regulasi dan Lahan

Selasa, 6 Oktober 2026 | 19:40

Potensi pariwisata di Kabupaten Tangerang belum memberikan kontribusi maksimal terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).

KAB. TANGERANG
Gadis 16 Tahun yang Kabur ke Apartemen PIK 2 Diduga Korban Kekerasan Seksual Modus Pengantin Pesanan

Gadis 16 Tahun yang Kabur ke Apartemen PIK 2 Diduga Korban Kekerasan Seksual Modus Pengantin Pesanan

Jumat, 16 Oktober 2026 | 20:46

Seorang siswi SMK berusia 16 tahun asal Tasikmalaya, Jawa Barat (Jabar) yang dilaporkan kabur ke apartemen kawasan Pantai Indah Kapuk (PIK) 2, Kabupaten Tangerang, diduga korban kekerasan seksual warga negara China.

NASIONAL
Bos Buruh Klaim Pabrik PHK Massal Bukan karena Upah Tinggi, Ini Empat Penyebabnya

Bos Buruh Klaim Pabrik PHK Massal Bukan karena Upah Tinggi, Ini Empat Penyebabnya

Rabu, 14 Oktober 2026 | 14:45

Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal menilai kenaikan upah minimum bukan penyebab utama penutupan pabrik dan pemutusan hubungan kerja (PHK) di Indonesia.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill