Pemuda di Kosambi Ditangkap Edarkan 1.918 Obat Keras Ilegal
Kamis, 6 Agustus 2026 | 13:42
1.918 butir obat keras jenis Tramadol dan Hexymer dalam operasi yang dilakukan di wilayah Kosambi, Kabupaten Tangerang.
TANGERANGNEWS.com-Warga di Jalan Garuda, RT 02/08, Komplek Pajak Kelurahan Jurang Mangu Timur, Pondok Aren, Tangsel dihebohkan dengan penemuan mayat di dalam selokan air, Senin (8/10/2018) dini hari.
Mayat berjenis kelamin laki-laki yang hanya mengenakan kaos berwarna biru dan celana dalam ini, mulanya diketahui salah seorang saksi mata sekitar pukul 22.30 WIB.
Sebelum tewas, warga melihat korban masih berjalan di sekitaran perumahan warga. Kemudian korban diketahui duduk di pinggir selokan dan sempat diberi minum oleh warga.
Namun, tak lama kemudian korban malah ditemukan sudah tenggelam di dalam selokan berukuran 150 cm x 40 cm tersebut.
"Identitasnya belum diketahui alias Mr X," terang Kasat Reskrim Polres Tangsel AKP Alexander Yurikho.
Polisi yang datang pun kemudian langsung melakukan evakuasi jasad korban dari dalam selokan dan langsung membawanya ke RSUD Tangerang, untuk dilakukan visum terhadap jasad pria yang belum diketahui keluarganya ini.
"(Diduga) Sakit organ dalam, tidak ada tanda kekerasan apapun," tutur Alex.(RAZ/HRU)
1.918 butir obat keras jenis Tramadol dan Hexymer dalam operasi yang dilakukan di wilayah Kosambi, Kabupaten Tangerang.
TODAY TAGKasus megakorupsi yang merugikan negara terus terjadi, seolah tidak memiliki solusi yang pas, walaupun telah dibentuk lembaga untuk memberantas kasus korupsi ini, yaitu KPK. Namun kasus korupsi terus berulang dengan nilai yang sangat fantastis.
Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut
Sekretaris Komisi V DPRD Provinsi Banten, Rifky Hermansyah, meminta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Provinsi Banten menjamin hak siswa yang terdampak setelah tujuh SMA swasta mengundurkan diri dari Program Sekolah Gratis.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews