Connect With Us

Asrama IIQ Pamulang Terbakar Saat Santriwati Menghafal Al-Quran

Yudi Adiyatna | Jumat, 12 Oktober 2018 | 22:00

Ratusan santri IIQ yang mengungsi di Masjid pasca kebakaran yang melanda asrama mereka (@TangerangNews / Yudi Adiyatna)

TANGERANGNEWS.com-Peristiwa kebakaran di asrama santriwati Pesantren Takhasus Institute Islam Al Quran (IIQ) di Jalan M.Toha RT 002/009 Kelurahan Pamulang Timur, Kecamatan Pamulang, Tangsel, Jumat (12/10/2018) sore terjadi saat para santriwati sedang melakukan aktivitas perkuliahan.

"Tadi lagi pada menghafal Al-Qur'an ada api dan itu cukup cepat," terang Sekretaris Umum Yayasan IIQ, Rasyud Syakir saat ditemui Tangerangnews.com dilokasi.

Rasyid menjelaskan akibat kebakaran yang cukup cepat tersebut para santriwati langsung berhamburan keluar asrama sambil berteriak ada kebakaran. Bahkan, mereka tak sempat menyelamatkan barang-barang milik pribadinya di asrama tersebut.

"Pakaian, buku-buku, kitab pada terbakar semua," terang Rasyud.

Nurul, salah seorang santriwati menuturkan kesaksiannya. Dikatakannya, ia melihat kepulan asap keluar dari lorong asrama. Saat itu, ia pun spontan lari keluar gedung untuk menyelamatkan.

"Tadi lagi pada setoran bacaan (hafalan) di Masjid, lalu tiba-tiba ada asap di lorong asrama dan langsung pada teriak," ujarnya.

Santriwati asal Karawang, Jawa Barat ini pun kini mengaku tak tahu hendak kemana. Karena semua perlengkapan pribadinya ikut ludes terbakar bersama barang-barang milik ratusan santriwati dari berbagai daerah yang tinggal di asrama tersebut.

"Saya juga belum tau mau ngungsi kemana. Apa ke Kerawang apa kemana.Saya cuma bawa laptop dan dompet doang, pakaian enggak kebawa," tuturnya penuh haru.(MRI/RGI)

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

KOTA TANGERANG
Kerahkan 200 Personel, Pemkot Tangerang Bongkar Lapak PKL yang Bikin Macet di Pasar Sipon

Kerahkan 200 Personel, Pemkot Tangerang Bongkar Lapak PKL yang Bikin Macet di Pasar Sipon

Rabu, 21 Januari 2026 | 20:32

Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang kembali menerjunkan petugas gabungan untuk menertibkan kawasan Pasar Sipon dari pedagang kali lima (PKL) liar di sepanjang Jalan Irigasi Sipon, Cipondoh, Kota Tangerang.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill