Connect With Us

Tahun Politik, Diskominfo Tangsel Imbau Waspadai Hoaks

Advertorial | Kamis, 1 November 2018 | 22:09

Kabid Pengelolaan Informasi, Komunikasi dan Kehumasan Diskominfo Tangsel Irfan Santoso saat menyampaikan materi FGD di Polres Tangsel, Kamis (1/11/2018). (TangerangNews.com/2018 / Yudi Adiyatna)

 

TANGERANGNEWS.com-Maraknya informasi palsu (hoaks) dan ujaran kebencian (hate speech) menjadi kekhawatiran banyak pihak. Hoaks tak hanya bisa menyesatkan publik namun juga dapat mengganggu kerukunan dan keharmonisan hidup berbangsa dan bermasyarakat.

Kepala Bidang Pengelolaan Informasi, Komunikasi dan Kehumasan pada Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Tangsel Irfan Santoso, mengatakan maraknya hoaks yang beredar saat ini merupakan fenomena baru yang berdampak sangat luas, sehingga berpotensi mengganggu stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas).

tangsel

"Kita akan menghadapi pesta demokrasi, tentunya harus didukung situasi yang aman dan kondusif, agar agenda nasional ini dapat berjalan dengan sukses dan lancar,” ungkap Irfan dalam Diskusi Kelompok Terpumpun (Forum Group Discussion/FGD) yang diselenggarakan oleh Polres Tangsel, di Mapolres Tangsel, Kamis (1/11/2018).

Dalam sudut pandang pria berkacamata ini, hoaks adalah suatu kepalsuan yang sengaja dibuat untuk menyaru sebagai kebenaran dengan tujuan tertentu. Lebih lanjut lagi disampaikannya, bahwa hoaks lebih banyak menyebar melalui kanal media sosial, sementara isu paling banyak yang dikemas menjadi hoaks biasanya mencakup perihal politik, SARA (Suku, Agama dan Ras) dan masalah kesehatan.

Irfan juga berharap, peran pembinaan masyarakat (Binmas) melalui institusi kepolisian lebih ditingkatkan dengan memberi pembinaan dan edukasi kepada masyarakat mengenai bahaya hoaks dan ujaran kebencian tersebut. 

Ia juga berharap, masyarakat semakin paham konsekuensi hukum bagi para pelaku pembuat dan penyebar hoaks berdasarkan Undang-Undang RI Nomor 11 tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) yang telah direvisi menjadi UU RI Nomor 19 tahun 2016.

“Saya berharap dengan adanya FGD ini, unit Binmas bisa terjun ke masyarakat memberikan pembinaan atau edukasi tentang hoaks dan hate speech. Agar masyarakat tidak terhasut oleh isu bohong, khususnya di tahun politik ini,” ungkapnya.

Sementara itu Kanit Binmas Polres Tangsel Ipda Hartoyo, menjelaskan, secara pribadi dirinya mengajak secara bersama-mana mencari cara untuk mewujudkan Kamtibmas melalui penyampaian informasi bahaya hoaks.

“Di tahun politik, mari kita hindari berita hoaks.” tegasnya.

OPINI
Jeffrey Epstein: Saat Kekayaan Tak Lagi Membahagiakan

Jeffrey Epstein: Saat Kekayaan Tak Lagi Membahagiakan

Senin, 9 Februari 2026 | 14:11

Epstein bukan orang biasa. Ia finansier kaya raya, memiliki pesawat pribadi, pulau pribadi, dan relasi dengan tokoh politik serta figur hiburan kelas atas. Ia hidup di puncak materi yang diimpikan banyak orang.

WISATA
Tak Terurus, Telaga Biru Cigaru Kini Sudah Tak Lagi Biru

Tak Terurus, Telaga Biru Cigaru Kini Sudah Tak Lagi Biru

Jumat, 6 Februari 2026 | 21:55

Telaga Biru Cigaru di Kecamatan Cisoka, Kabupaten Tangerang, yang dulu pernah menjadi wisata favorit keluarga untuk menikmati momen liburan, kini tampak sepi dan terbengkalai.

BANTEN
19 Kata-kata Ucapan Hari Pers Nasional 2026 Banten

19 Kata-kata Ucapan Hari Pers Nasional 2026 Banten

Senin, 9 Februari 2026 | 07:58

Peringatan Hari Pers Nasional (HPN) 2026 menjadi momentum refleksi bagi insan pers untuk meneguhkan kembali peran strategis media dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

SPORT
Jelang Laga Lawan China, Coach Timnas U-17: Musuh Lebih Diunggulkan

Jelang Laga Lawan China, Coach Timnas U-17: Musuh Lebih Diunggulkan

Jumat, 6 Februari 2026 | 16:06

Pelatih Kepala Tim Nasional (Timnas) Indonesia U-17 Nova Arianto menyebut bahwa skuad musuh berada di posisi yang lebih diunggulkan pada laga yang akan digelar di Indomie Arena Tangerang.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill