Serpong Jaya Luncurkan 3 Cluster Baru, Tawarkan Hunian Modern Mulai Rp700 Jutaan
Jumat, 8 Mei 2026 | 14:54
Kebutuhan hunian nyaman dan terintegrasi di kawasan penyangga Jakarta terus meningkat seiring perkembangan kehidupan urban.
TANGERANGNEWS.com-Satuan Lalu Lintas Polres Tangsel melakukan rekayasa lalu lintas (lalin) terkait proyek pembangunan crossing saluran drainase di depan Tandon Nusaloka, Jalan Raya Ciater, Serpong, Tangsel. Hal ini sebagai upaya mengantisipasi kemacetan saat jam sibuk.
"Rekayasa mulai berlaku hari ini, supaya arus lalu lintas yang padat saat jam-jam tertentu di Jalan Raya Ciater bisa diatasi," ucap Kasat Lantas Polres Tangsel AKP Lalu Hedwin , Kamis (15/11/2018).
Ada pun jadwal rekayasa di Jalan Raya Ciater adalah sebagai berikut :
Pagi hari, akan diprioritaskan arus lalin yang mengarah ke Gedung Intermark atau arah pintu masuk Tol BSD dengan menggunakan jalur yang berlawanan.
Sore-malam hari, akan diprioritaskan arus yang mengarah ke Maruga (Kantor Pemkot Tangsel) dengan menggunakan jalur yang berlawanan arah.
Adapun untuk titik contraflow akan mulai dilakukan sejak di Putaran SPBU Ciater dan Putaran depan Ruko Nusaloka BSD.
"Pemberlakuan juga situasional. Sabtu-Minggu pun tetap berlaku. Melihat kepadatan lalu lintas,"ucap Lalu.
Diberitakan sebelumnya, Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kota Tangsel akan membangun crossing line saluran air (drainase) di depan tandon Nusa Loka yang melintasi Jalan Raya Ciater.
Drainase menyilang jalan itu dibangun karena air sering menggenang di lokasi tersebut. Proyek pengerjaan diperkirakan akan memakan waktu hingga akhir bulan November ini atau selama tiga minggu ke depan.(RAZ/HRU)
Kebutuhan hunian nyaman dan terintegrasi di kawasan penyangga Jakarta terus meningkat seiring perkembangan kehidupan urban.
TODAY TAGMemulai bisnis tanpa legalitas yang jelas bisa menjadi hambatan besar di masa depan. Banyak pelaku usaha akhirnya kesulitan saat ingin bekerja sama dengan perusahaan besar atau mengikuti tender.
Modus penyelundupan satwa liar kian nekat. Badan Karantina Indonesia (Barantin) melalui Karantina Banten bekerja sama dengan Bea Cukai berhasil menggagalkan upaya penyelundupan belasan satwa hidup asal Thailand di Terminal 2 Bandara
Wali Kota Tangerang Selatan (Tangsel) Benyamin Davnie menargetkan sebanyak 329 unit rumah warga akan dibedah sepanjang 2026. Jumlah tersebut berdasarkan hasil seleksi dari tingkat urgensi di lapangan.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews