Connect With Us

KPU Tangsel Mulai Rakit Ribuan Kotak Suara

Rachman Deniansyah | Senin, 4 Maret 2019 | 22:47

Ketua KPU Tangsel, Bambang Dwitoro saat menunjukan tempat kotak suara di Kantor KPU Tangsel. (TangerangNews.com/2019 / Rachman Deniansyah)

 

TANGERANGNEWS.com-Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Tangerang Selatan telah memulai perakitan kotak suara Pemilu 2019.

Diketahui, sebanyak 19.095 kotak suara sebelumnya telah sampai dan disimpan didua gudang KPU terpisah, yakni di Gedung Serba Guna Kecamatan Pondok Aren dan gudang Kodiklat TNI, Buaran, Kecamatan Serpong.

Kotak suara KPU Tangsel di Gedung Serba Guna Kecamatan Pondok Aren.

Informasi yang dihimpun, sekitar 11.320 kotak suara disimpan di Gedung Serba Guna Kecamata  Pondok Aren, Pondok Aren, Jalan Graha Raya Bintaro, Parigi, Pondok Aren, Tangsel. Sisanya, disimpan di gudang Kodiklat.

Dijelaskan Ketua KPU Tangsel, Bambang Dwitoro, perakitan 19.095 kotak suara berbahan karton duplex tersebut melibatkan Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) dan Panitia Pemungutan Suara (PPS) dari masing-masing wilayah. 

"Kita melibatkan PPK dan PPS masing-masing daerah untuk perakitan kotak suaranya. Misal, untuk Kecamatan Pondok Aren, kita libatkan Pondok Aren, untuk Pamulang kita libatkan PPK dan PPS Pamulang, dan seterusnya," jelas Bambang saat di temui di Gudang Serba Guna Kantor Kecamatan Pondok Aren, Selasa (4/3/2019).

Bambang mengatakan, untuk setiap wilayah, pihaknya membutuh sekitar 10 sampai 15 orang untuk  pengerjaan perakitan tersebut.

Ia menambahkan, sebelumnya pihaknya telah melakukan simulasi perakitan untuk mengetahui waktu yang dibutuhkan untuk merakit kotak suara yang akan digunakan pada 17 April itu.

"Pernah kita simulai untuk 8 jam kerja. Satu orang mampu merakit 160 kotak suara. Rata-rata membutuhkan waktu 2 sampai 3 menit untuk mengerjakan satu kotak suara," terangnya.

Lanjutnya, setelah selesai dirakit, kotak suara tersebut kemudian akan didistribusikan ke masing-masing wilayah di Tangsel bersamaan dengan kertas suara.

"Masih menunggu surat suara kemungkinan diakhir Maret atau diawal April," tukasnya.(RAZ/HRU)

NASIONAL
BMKG Bantah Narasi OMC Jadi Bom Waktu Picu Cuaca Tak Stabil

BMKG Bantah Narasi OMC Jadi Bom Waktu Picu Cuaca Tak Stabil

Jumat, 30 Januari 2026 | 09:15

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) membantah narasi yang beredar di media sosial terkait Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) yang disebut-sebut dapat menjadi “bom waktu” dan memicu cuaca tidak stabil jika dilakukan secara terus-menerus.

TOKOH
Innalillahi, Istri Pesulap Merah Marcel Radhival Meninggal Dunia

Innalillahi, Istri Pesulap Merah Marcel Radhival Meninggal Dunia

Selasa, 27 Januari 2026 | 15:05

Kabar duka datang dari pesulap Marcel Radhival atau yang lebih dikenal publik sebagai Pesulap Merah. Istri tercintanya, Tika Mega Lestari, dikabarkan meninggal dunia pada Selasa, 27 Januari 2026, dini hari.

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill