Connect With Us

Pemilu 2019, KPU Tangerang Butuh 81.090 Personel di TPS

Maya Sahurina | Jumat, 1 Maret 2019 | 16:00

Komisioner KPU Kabupaten Tangerang Imron Mahrus (berdiri) saat Rapat Koordinasi KPPS beberapa waktu yang lalu. (@TangerangNews / Maya Sahurina)

TANGERANGNEWS.com-Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Tangerang tengah melakukan rekrutmen personel yang akan bertugas pada pelaksanaan pemungutan suara Pemilu 2019 pada 17 April mendatang.

Berdasarkan data KPU, terdapat 9.010 Tempat Pemungutan Suara (TPS) yang tersebar di 29 Kecamatan di Kabupaten Tangerang. Dari jumlah tersebut, di masing-masing TPS, dibutuhkan 9 orang personel.

"Kebutuhan personel pada tiap-tiap TPS adalah 7 orang KPPS (Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara) dan 2 orang Linmas," ungkap Imron Mahrus Komisioner KPU Kabupaten Tangerang, Jumat (1/3/2019).

Dengan jumlah tersebut, lanjutnya, jumlah kebutuhan personel se-Kabupaten Tangerang pun menjadi jauh lebih banyak dibandingkan pada Pilkada. Sehingga, ia mengharapkan peran aktif dari masyarakat.

"Jika dikalkulasi dengan jumlah TPS, kita membutuhkan 81.090 orang," imbuhnya.

Proses rekrutmen itu, terangnya dilakukan sejak 28 Februari sampai 27 Maret 2019. 

Sementara, persyaratan menjadi petugas pemilu dilevel TPS itu diantaranya warga negara Indonesia dengan usia minimal 17 tahun dengan pendidikan minimal lulusan SLTA, bukan anggota parpol atau simpatisan, berdomisili di wilayah kerja, dan belum pernah menjabat dua kali sebagai KPPS.

"Untuk teknis rekrutmen yang melakukan adalah PPS (Panitia Pemungutan Suara) di desa atau kelurahan," tukasnya.(MRI/RGI)

MANCANEGARA
Dampak Perang Timur Tengah, Prabowo Sebut Indonesia Harus Siap-siap

Dampak Perang Timur Tengah, Prabowo Sebut Indonesia Harus Siap-siap

Selasa, 10 Maret 2026 | 09:21

Presiden Prabowo Subianto mengingatkan situasi geopolitik dunia yang memanas, terutama konflik di kawasan Timur Tengah, berpotensi menimbulkan dampak bagi berbagai sektor di Indonesia.

OPINI
May Day dan Gugatan Marx di Balik Penjara Digital

May Day dan Gugatan Marx di Balik Penjara Digital

Jumat, 1 Mei 2026 | 16:57

Sejarah dari seluruh masyarakat yang ada hingga sekarang adalah sejarah perjuangan kelas." Kalimat pembuka Karl Marx dalam Manifesto Komunis (1848) ini sering kali dianggap sebagai peninggalan masa lalu yang tak lagi relevan.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill