Connect With Us

Finalis Master Chef Indonesia Paparkan 3 Hal Keliru Memasak Nasi Goreng

Yudi Adiyatna | Minggu, 31 Maret 2019 | 18:00

Syafril Ramadhan yang merupakan, salah satu finalis Chef Indonesia. (@TangerangNews / Rachman Deniansyah)

TANGERANFNEWS.com-Syafril Ramadhan, salah satu finalis Chef Indonesia yang telah mencapai babak 17 besar memberikan berbagai trik dalam membuat nasi goreng (nasgor).

Rama, sapaan akrabnya, yang menyebut dirinya President of Nasgor mengatakan, ada beberapa hal keliru yang dilakukan kebanyakan orang dalam membuat nasgor.  Hal tersebut, kada dia, justru malah membuat rasa nasgor menjadi kurang lezat.

"Kadang ada hal yang dilakukan ibu-ibu kalau masak nasgor itu keliru," ujar Rama kepada TangerangNews di Jalan Boulevard Graha Raya, Klub Keluarga Graha Raya, Paku Jaya, Serpong Utara, Tangsel, Minggu (31/3/2019). 

Rama yang dalam penampilannya di Master Cheff Indonesia identik dengan nasgor menyebutkan, hal kekeliruan pertama adalah dalam penumisan bawang. 

"Jadi kalau biasanya ibu-ibu menumis bawang itu, dianggap matang apabila sudah harum, itu salah. Justru yang benar mentumis sampai wanginya hilang dan berwarna coklat muda," jelasnya. 

Bila menumis hanya berpatokan sampai wangi, kata dia, justru akan membuat rasa tidak enak, dan membuat makanan menjadi rasa bawang mentah. 

Hal kedua, lanjutnya, nasi goreng itu bukan lah nasi yang diaduk, melainkan nasi yang digoreng. "Banyak ibu-ibu yang memahami kalau nasgor itu nasi yang diaduk. Harusnya nasi itu digoreng sampai nasinya merekah, panas dan bumbu halusnya benar-benar meresap," tukasnya. 

Rama yang juga memiliki restoran dengan menu andalan nasgor itu menyatakan bahwa nasgor yang lezat itu tak selalu harus memakai telur. 

"Seperti di tempat (resto) saya, nasgor itu banyak variasinya. Bisa pakai bumbu khas nusantara, seperti nasi goreng Betawi pakai daun mengkudu, nasgor Sunda pakai daun kemangi dan sambal ijo dan lainnya," bebernya. 

Terakhir, menurutnya, dalam membuat nasi goreng, biasanya identik dengan kecap manis, namun hal itu keliru. 

"Nasgor juga tak selalu harus menggunakan kecap, namun bisa diganti dengan alternatif lain yaitu air gula, ini bisa membuat masakan menjadi lebih gurih dan lezat," tukasnya.(RAZ/RGI)

BISNIS
Hadapi Era Digital, Habib Idrus Ajak Pemuda Perkuat Empat Pilar dan Lirik Bisnis Affiliate

Hadapi Era Digital, Habib Idrus Ajak Pemuda Perkuat Empat Pilar dan Lirik Bisnis Affiliate

Senin, 22 Juni 2026 | 11:45

Di tengah derasnya arus informasi dan meningkatnya tantangan sosial, penguatan nilai-nilai kebangsaan dinilai menjadi benteng utama dalam menjaga persatuan bangsa.

TANGSEL
Genjot Ekonomi Daerah, Pemkot Tangsel Perluas 5.000 Titik Wi-Fi Gratis Berbasis Rumah Ibadah

Genjot Ekonomi Daerah, Pemkot Tangsel Perluas 5.000 Titik Wi-Fi Gratis Berbasis Rumah Ibadah

Rabu, 24 Juni 2026 | 21:08

Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) terus memacu penetrasi inklusi digital guna mendukung transformasi ekonomi daerah.

BANTEN
Sempat Gangguan, PLN Pastikan Seluruh Listrik di Banten Sudah Kembali Normal

Sempat Gangguan, PLN Pastikan Seluruh Listrik di Banten Sudah Kembali Normal

Rabu, 24 Juni 2026 | 15:12

PT PLN (Persero) memastikan sistem kelistrikan di wilayah Banten telah kembali pulih sepenuhnya setelah gangguan yang terjadi pada salah satu pembangkit listrik milik mitra swasta beberapa waktu lalu.

TOKOH
Masinis Penyintas Tragedi Bintaro 1987 Slamet Suradio Tutup Usia di Umur 87 Tahun

Masinis Penyintas Tragedi Bintaro 1987 Slamet Suradio Tutup Usia di Umur 87 Tahun

Rabu, 3 Juni 2026 | 15:53

Slamet Suradio, masinis yang selamat dari peristiwa tabrakan kereta api dalam Tragedi Bintaro 1987, meninggal dunia pada Rabu, 3 Juni 2026, dini hari.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill