Connect With Us

Usai Direndam Banjir, Warga Setu Kesulitan Air Bersih

Rachman Deniansyah | Jumat, 26 April 2019 | 14:00

Warga Perumahan Pesona Serpong, Kademangan, Setu, Kota Tangsel saat mengantri menggunakan pompa air untuk mendapatkan air bersih. (TangerangNews/2019 / Rachman Deniansyah)

 

TANGERANGNEWS.com-Paskca dilanda air luapan Cisadane setinggi 2 meter, Warga Perumahan Pesona Serpong, Kademangan, Setu, Kota Tangsel mengaku kesulitan tuk dapatkan air bersih. 

Banjir yang merendam sejak Kamis (25/4/2019), pukul 23.00 WIB malam, hingga sekitar pukul 07.00 WIB pagi itu, kini menyisakan lumpur yang mengendap di dalam rumah dan jalan. 

Warga Perumahan Pesona Serpong, Kademangan, Setu, Kota Tangsel saat mengantri menggunakan pompa air untuk mendapatkan air bersih.

Keadaan tersebut diperburuk dengan kondisi listrik yang padam.  Sehingga warga tak dapat menggunakan pompa airnya untuk mengeluarkan air bersih yang akan dipergunakan untuk mandi dan membersihkan sisa lumpur yang mengendap. 

Dengan keadaan tersebut, salah seorang warga, Edi Sitepu, 46, mengaku bahwa dirinya dan warga yang lainnya sangat membutuhkan air bersih. 

"Banjir surut tadi itu jam 07.00 WIB, tapi sekarang menyisahkan lumpur, jadi yang paling utama kita membutuhkan air bersih," kata dia kepada TangerangNews, Jumat (26/4/2019).

Air bersih itu, kata dia, nantinya akan digunakan untuk mandi dan juga membersihkan sisa lumpur yang mengendap. 

"Kalau tidakbada air bersih, gimana kita bisa membersihkan lumpur sebanyak itu?" tanya Edi sambil menunjuk ke arah rumahnya. 

Selain itu, Edi juga mengaku bahwa dirinya sangat membutuhkan alat permbersih serta pakaian. Pasalnya, semua pakaian yang dimilikinya itu basah semua akibat terendam air luapan Cisadane. 

"Kita juga butuh baju, Mas. Baju cuma tersisa yang kita pakai ini saja. Ini pun dari basah, kemudian kering lagi, sampai basah lagi dan kering lagi," tuturnya. 

Sementara, Kepala Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Tangsel, Uci Sanusi yang juga berada di lokasi banjir, menjelaskan, selain mengevakuasi saat malam kejadian, kini pihaknya juga telah menyiapkan bantuan pasca banjir. 

"Kalau saat kejadian itu kan bantuan yang diberikan berupa evakuasi warga. Nah, sekarang ini, kita bantu untuk bersih-bersih sisa lumpur yang ditinggalkan," ungkapnya. 

Bantuan itu berupa pasokan air bersih, guna membantu warga untuk membersihkan rumahnya. 

"Dua unit mobil damkar sudah di kerahkan untuk membersihkan sisa-sisa yang ditinggalkan oleh banjir, yaitu lumpur," tuturnya. 

Selain itu, kata Uci, pihaknya juga akan mendatangkan alat pembangkit listrik cadangan (Genset). 

"Nah yang kedua, listrik ini kan mati. Sehingga fungsi pompa air tidak berfungsi. Saya sedang mendatangkan genset yang ada di kantor untuk menyalakan pompa," tukasnya. 

Tak hanya Damkar yang memberikan bantuannya, terlihat pula beberapa dinas, seperti Dinas Sosial, Dinas Kesehatan, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan dinas lainnya.(RAZ/HRU)

BANDARA
Sindikat Pengirim Pekerja Migran Ilegal Ditangkap di Bandara Soetta, Modus Liburan, Tipu Korban Rp90 juta

Sindikat Pengirim Pekerja Migran Ilegal Ditangkap di Bandara Soetta, Modus Liburan, Tipu Korban Rp90 juta

Jumat, 25 September 2026 | 20:04

Polresta Bandara Soekarno-Hatta (Soetta) menangkap dua anggota sindikat pengiriman Calon Pekerja Migran Indonesia (CPMI) non-prosedural dengan modus perjalanan wisata ke Jepang.

BISNIS
Ide Bisnis Makanan di Kawasan Perkotaan dan Cara Menyiapkan Operasionalnya

Ide Bisnis Makanan di Kawasan Perkotaan dan Cara Menyiapkan Operasionalnya

Kamis, 1 Oktober 2026 | 20:07

Kawasan perkotaan memiliki permintaan kuliner yang tinggi karena mobilitas dan gaya hidup penghuninya yang sibuk. Misalnya, area padat seperti Tangerang membuka peluang bagi beragam konsep makanan.

TANGSEL
Oknum Guru Tersangka Pelecehan Siswi Dinonaktifkan, Sekolah ICM Serpong Perketat Pengawasan

Oknum Guru Tersangka Pelecehan Siswi Dinonaktifkan, Sekolah ICM Serpong Perketat Pengawasan

Senin, 5 Oktober 2026 | 20:40

Pihak Sekolah Insan Cendekia Madani (ICM) Serpong, Kota Tangerang Selatan (Tangsel), mengambil langkah tegas terkait kasus dugaan pelecehan seksual terhadap siswi yang melibatkan salah satu oknum tenaga pengajarnya berinisial NA, 49.

KOTA TANGERANG
Waspada Potensi Guncangan Megathrust Selat Sunda, Warga Kota Tangerang Diimbau Siap Siaga

Waspada Potensi Guncangan Megathrust Selat Sunda, Warga Kota Tangerang Diimbau Siap Siaga

Senin, 5 Oktober 2026 | 19:13

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tangerang mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana gempa bumi, khususnya ancaman gempa dahsyat dari zona Megathrust.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill